Minggu, 6 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Dituduh Begal, Warga Aceh Tewas Dikeroyok di Serpong

Polisi Tangkap Satu Terduga Pengeroyokan

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Senin, 11 Mei 2020 10:30 WIB
Rubrik Headline, Kota Tangsel, Metro Tangerang
Dituduh Begal, Warga Aceh Tewas Dikeroyok di Serpong

ILUSTRASI. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.ID, SERPONG—Seorang warga Aceh M Basri tewas dikeroyok massa setelah dituduh sebagai begal di wilayah Ciater, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Jumat (8/5) dini hari lalu. Polisi mengamankan satu orang yang diduga menjadi pengeroyok M Basri.

Pengeroyokan terhadap M Basri terekam dalam video amatir yang viral di media sosial. Basri yang tertangkap dan berlumuran darah sudah dikerumuni warga. Tak hanya itu, dia diikat di pohon menggunakan kabel atau tali.

M Basri dituduh ingin merampas sepeda motor milik pemuda bernama Raka Indrawan di sebuah mini market kawasan Sektor 12, Ciater, Serpong. Raka kemudian berteriak meminta tolong. Warga yang melintas dan mendengar teriakan Raka segera mendatangi lokasi langsung menghakimi M Basri hingga luka parah. Luka parah yang dideritanya, menyebabkan Basri meninggal dunia di Rumah Sakit. Atas kejadian tersebut, Kapolsek Serpong AKP Supriyanto terus melakukan proses penyelidikan dan sudah mengamankan satu orang yang terlibat pengeroyokan.

“Satu orang berhasil kami amankan. Sampai sekarang masih proses pengejaran kepada para pelaku lainnya yang terlibat,” tutur Supriyanto saat dikonfirmasi, Minggu (10/5).

Supriyanto juga masih mendalami keterangan saksi dan memeriksa Closed Circuit Television (CCTV). Terutama terkait dugaan Basri ingin merampas motor.

“Baru meminta kunci motor dan belum terjadi, proses terhadap dugaan pelaku atau korban yang ingin merampas motor masih didalami dengan pemeriksaan saksi-saksi dan CCTV,” terangnya.

Baca Juga: Polres Tangsel Selidiki Kasus 340 Ribu Dolar Singapura Palsu

Lebih lanjut, adanya barang bukti adanya kunci leter T itupun masih dilakukan penyelidikan lebih dalam.

“Masih kita dalami kepemilikannya yang ada pada pelaku atau korban,” jelasnya.

BeritaTerbaru

Gubernur Banten Andra Soni, meninjau aktivitas GAK di PVMBG, Minggu (6/9/2026). (ISTIMEWA)

Pemprov Banten Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh

Minggu, 6 Sep 2026 21:14 WIB
Kepala Dindikpora Kabupaten Pandeglang, Sutoto. (ISTIMEWA)

Erupsi GAK Terus Meningkat, Sekolah di Pandeglang Berlakukan BDR

Minggu, 6 Sep 2026 20:14 WIB
BERSIHKAN ABU -- Seorang warga di Kelurahan Pandeglang, Kecamatan Pandeglang, sedang membersihkan sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, Minggu (6/9/2026). (MARDIANA/SATELITNEWS.COM)

Abu Vulkanik Erupsi GAK Hujani Pandeglang, Bupati Dewi: Gunakan Masker dan Kacamata

Minggu, 6 Sep 2026 20:10 WIB
DPRD Imbau Warga Kota Tangerang Waspada Abu Vulkanik GAK

DPRD Imbau Warga Kota Tangerang Waspada Abu Vulkanik GAK

Minggu, 6 Sep 2026 19:54 WIB

Sementara itu untuk satu orang yang sudah diamankan di Polsek Serpong, dijerat tindak pidana pengeroyokan yang mengakibatkan seorang meninggal dunia. “Pasal 170 KUHP,” singkatnya.

Salah satu pegawai mini market membenarkan kejadian tersebut sekitar pukul 01.00 WIB dini hari. Namun, dirinya tak mengetahui apa yang menjadi penyebab hingga Basri diamuk warga.

“Iya katanya jam 1 pagi, tapi ini sudah tutup jam 10 malam udah tutup. Jadi enggak tau apa-apa,” imbuhnya.

Bahkan, pegawai mini market tersebut di pagi harinya kaget dengan banyaknya darah segar dan langsung membersihkannya.

Baca Juga: Karyawan Pergoki Pemuda Curi Laptop dan iPhone di ITC BSD

“Iya saya yang bersihin, darahnya banyak banget,” pungkasnya.

Pengeroyokan terhadap M Basri menuai kecaman dari Ketua Aliansi Pemuda Aceh Jakarta Nazarullah. Dia memprotes kejadian tersebut. Pihaknya meminta semua pelaku pengeroyokan ditangkap dan Polsek Serpong mengklarifikasi pernyataannya.

“Jadi begini, saudara kami (korban) ini bekerja di salah satu kargo sebagai sopir kargo di daerah Ciater. Jadi dia itu kebetulan mau beli rokok di minimarket,” ucapnya.

Tempat kerja korban dengan lokasi juga tidak jauh, hanya beberapa meter saja. Makanya, saat kejadian, korban hanya membawa uang tunai untuk membeli rokok dengan berjalan kaki tetapi ada oknum yang meneriakinya.

“Saat dalam perjalanan ke minimarket itu, ada yang meneriaki dia maling, begal. Kalau dia memang begal, pasti membawa sajam untuk melukai orang. Tetapi dia hanya jalan dan tidak bawa apa-apa selain uang,” katanya.

Akibat teriakan itu, warga langsung memukul dan mengeroyoknya. Bahkan, dengan tega mengikat dan menyiksanya hingga akhirnya korban menghembuskan napas terakhir.

“Dia dikeroyok sampai kepala, celana keluar darah. Enggak bisa bicara lagi, karena ada teriakan maling-maling. Akhirnya massa kian bertambah brutal sampai korban diseret. Kita akan advokasi kasus ini,” ucapnya.

Dia berharap, semua pelaku yang terlibat dalam pengeroyokan itu ditangkap dan polisi memberikan klarifikasi atas pemberitaan yang beredar bahwa korban pelaku begal.

“Perlakuan biadap ini harus diproses sampai tuntas. Kami dari Aliansi Pemuda Aceh Jakarta dan Persatuan Aceh Serantau (PAS) siap mengawal proses hukum kasus ini. Kami juga sudah siapkan pengacara,” katanya. Almarhum merupakan warga Leuge, Kecamatan Peureulak, Aceh Timur. (jarkasih/gatot)

Tags: kota tangselpenganiayaanpengeroyokanpolres tangselserpong
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Fase Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Status Siaga Tetap Berlaku
Headline

Fase Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Status Siaga Tetap Berlaku

Minggu, 6 Sep 2026 17:27 WIB
MENYAMPAIKAN KETERANGAN : Gubernur Banten Andra Soni, menyampaikan keterangan kepada wartawan, usai melalukan rakor dengan PVMBG dan stakeholders terkait lainnya. (ISTIMEWA)
Banten Region

Pantau PGA GAK di Pasauran, Gubernur Andra Tegaskan Hal Ini

Minggu, 6 Sep 2026 17:21 WIB
Ilustrasi erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. (ISTIMEWA)
Banten Region

Gunung Anak Krakatau Erupsi Menerus, 14 Letusan Tercatat Sejak 4 September

Minggu, 6 Sep 2026 16:39 WIB
Abu Anak Krakatau Tutup Bandara Soekarno-Hatta, 22.798 Penumpang Terdampak
Headline

Abu Anak Krakatau Tutup Bandara Soekarno-Hatta, 22.798 Penumpang Terdampak

Minggu, 6 Sep 2026 16:05 WIB
Gubernur Banten, Andra Soni. (ISTIMEWA)
Banten Region

Waspada Sebaran Abu Vulkanik GAK, Masyarakat Diminta Gunakan Masker

Minggu, 6 Sep 2026 15:57 WIB
Gelar Konsolidasi, PKB Kota Tangerang Bidik Minimal 7 Kursi di Pemilu 2029
Kota Tangerang

Gelar Konsolidasi, PKB Kota Tangerang Bidik Minimal 7 Kursi di Pemilu 2029

Minggu, 6 Sep 2026 15:50 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Layanan SIM Keliling Jakarta Selasa 1 September, Cek Lokasinya

Layanan SIM Keliling Jakarta Selasa 1 September, Cek Lokasinya

Selasa, 1 Sep 2026 08:28 WIB
BERBINCANG -- Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, berbincang dengan siswa/siswi Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 1 yang sedang mengikuti MPLS. (ISTIMEWA)

Bupati Dewi Motivasi Siswa Sekolah Rakyat yang Sedang Mengikuti MPLS

Senin, 31 Agu 2026 16:16 WIB
Imingi WNI Gaji Tinggi di Luar Negeri, 7.908 Loker Fiktif Ditutup

Imingi WNI Gaji Tinggi di Luar Negeri, 7.908 Loker Fiktif Ditutup

Rabu, 2 Sep 2026 20:59 WIB
Polres Lebak Siagakan Satgas Karhutla

Polres Lebak Siagakan Satgas Karhutla

Senin, 31 Agu 2026 20:39 WIB
SELESAI DIBANGUN : Daerah Irigasi di Desa Bojongpandan, Kecamatan Tunjungteja, Kabupaten Serang, selesai dibangun. DI tersebut, belum difungsikan untuk mengalirkan air ke lahan pertanian seluas 250 hektare. (ISTIMEWA)

Anggaran Pembangunan Irigasi Capai Rp520,83 Miliar, Dibiayai APBN dan APBD Banten

Kamis, 3 Sep 2026 11:57 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.