SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Diduga gagal menyalip kendaraan truk trailer Hino Nopol B-9807-UWX yang dikemudikan MF di Jalan Raya Korelet – Rancaiyuh, Kecamatan Panongan, seorang pelajar berinisial FTM (16) jatuh dan tewas terinjak ban belakang truk, Selasa (4/4) pagi dalam perjalanan ke sekolah.
Kasubnit Lakalantas Polresta Tangerang IPDA Adi Silpaturohman mengatakan bahwa, FTM (16) merupakan warga Kampung Ciangir RT 001/RW002 Desa Ciangir, Kecamatan Legok. Menurut Adi, FTM merupakan seorang pelajar di tingkat menengah. Diduga, dia mengalami kecelakaan ketika hendak berangkat ke sekolah.
“Diduga FTM ini mengalami kecelakaan ketika hendak menuju ke sekolah,” kata Adi kepada Satelit News, Selasa (4/4).
Adi menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi bahwa kejadian bermula ketika FTM yang mengendarai sepeda motor honda scoopy dengan nopol B-6219-JDH melaju dari arah Panongan menuju arah Legok. Lalu sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), FTM mencoba menyalip truck trailer Hino Nopol B-9807-UWX yang dikemudikan MF dari arah kanan.
Namun saat hendak menyalip, kata Adi, FTM menabrak kendaraan sepeda motor Yamaha Fazio dengan nopol B-5695-BGR milik AF(20), yang muncul tepat dari arah di depan atau dari arah yang berlawanan dengan FTM.
“Akibat peristiwa itu FTM terjatuh kekiri dan terlindas ban belakang sebelah kanan truk, hingga meninggal ditempat,” ujarnya.
Baca Juga: Pasar ABC di Panongan Tangerang Hidupkan UMKM Kreatif Berbasis Budaya
Katanya, FTM yang meninggal ditempat langsung dievakuasi ke RSUD Balaraja. Sementara, AF yang hanya mengalami luka-luka dibawa ke RS Metro Cikupa. “AF dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Metro Cikupa Hospital,” tandasnya. (alfian/aditya)
























