SATELITNEWS.COM, SERANG – Pemerintah Pusat memberikan peringatan kepada Provinsi Banten, terkait penyebaran Covid-19 yang saat ini sudah kembali terjadi di beberapa daerah. Kewaspadaan itu penting dilakukan, terlebih saat ini mulai memasuki libur panjang lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah.
Moment libur panjang, menjadi perhatian khusus. Pasalnya akan terjadi pergerakan masa yang begitu tinggi, yang berpotensi terjadinya penyebaran virus Covid-19. Maka dari itu, Pemprov Banten menjadi daerah yang siaga dalam mengantisipasi terjadinya penyebaran itu.
“Kita sudah mulai di warning oleh Kemenkes, agar kegiatan pengendalian Covid-19 tidak diabaikan. Apalagi di hari libur nasional dan cuti bersama, tentu bagaimana pengendalian dari penularan Covid-19 ini harus segera diputuskan,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banten, Ati Pramudji Hastuti, akhir pekan lalu.
Dikatakan Ati, jika bicara trand peningkatan kasus, di Provinsi Banten sendiri sampai saat ini masih cukup terkendali. Tidak ada pasien Covid-19 yang ditemukan dan dilakukan perawatan intensif, di sejumlah rumah sakit.
Namun karena saat ini sudah terjadi trand peningkatan, kita akan melakukan penguatan terhadap hal-hal yang urgent dilakukan di seluruh Kabupaten dan Kota adalah bagaimana meningkatkan suplemen epidemiologi aktif.
“Artinya, kita mencari secara aktif apabila ada gejala, cepat diperiksa dan sembuhkan jangan sampai menyebar,” pungkasnya.
Oleh karena itu, pada arus mudik tahun ini posko-posko pemberian layanan vaksinasi disiagakan. Selain itu, juga akan melakukan rapid antigen secara acak untuk menghindari terjadinya penularan jika ada orang yang menderita Covid-19.
“Selama hari libur juga, kita akan buka posko di tempat-tempat pariwisata,” imbuhnya. (mg2)
























