SATELITNEWS.COM, SERANG – Ribuan masyarakat Kabupaten Serang, meramaikan gelaran Festival Desa Wisata Cikolelet, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Selasa (8/8/2023).
Dalam gelaran tersebut, ada banyak atraksi yang ditampilkan. Sehingga, mengundang antusiasme masyarakat untuk hadir dan menyaksikannya.
Kepala Desa (Kades) Cikolelet, Obat Darojat mengatakan, Festival Desa Wisata Cikolelet ini merupakan yang kedua kalinya.
Namun kali ini, tingkat kehadiran masyarakat dan partisipasi masyarakat pada opening seremoni mengalami peningkatan.
“Total peserta yang ikut festival sekitar 4.000 orang, diikuti oleh masyarakat Cikolelet, tamu undangan OPD, dan ada beberapa sponsorhif serta komunitas,” kata Ojat, Selasa (8/8/2023).
Kemudian untuk atraksi, kata Ojat, pada tahun ini juga ada peningkatan. Antara lain Angklung, Bendrong Lesung, dan Rudat.
Baca Juga: Beredar ‘Iuran Alumni’ di Wisuda Faletehan, IKAFA Klarifikasi
Kemudian, ada juga lomba Dongeng Sunda, lomba Video Konten Kreatif dan kegiatan ngagurah danau.
“Untuk ngagurah danau, kita targetkan sekitar 10.000 orang yang hadir dari 5 kecamatan di Serang Barat. Pada tahun 2019, ngagurah danau ini hanya diikuti oleh sebanyak 6.000 orang, ikan yang di siapkan 6 kwintal terdiri dari ikan mas dan ikan nila,” tuturnya.
Sementara, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan, Festival Desa Wisata Cikolelet ini merupakan tahun kedua. Kata Tatu, pihaknya sedang merintis Desa – desa wisata selain Cikolelet.
“Untuk prasyarat menjadi Desa Wisata, yang pertama tentunya akses jalan, dan rasanya saya ke Desa – desa sudah menyambungkan jalan. Jadi wisatawan masuk ke desa, sudah cukup mudah,” ungkap Tatu.
Menurut Tatu, yang perlu dikembangkan oleh desa sekarang ini adalah atraksi. Untuk di Desa Cikolelet, jika dilihat sudah punya beberapa atraksi, dan tentunya harus terus dikembangkan kreasi – kreasi atraksi yang lainnya.
“Kalau bisa atraksinya tidak hanya untuk ditonton, melainkan tamu juga harus ikut terlibat. Karena biasanya, wisatawan itu tidak hanya ingin lihat tapi terlihat di dalamnya,” imbuhnya. (sidik)
Baca Juga: Terkendala SK, Anggaran Karang Taruna Kabupaten Serang Rp500 Juta Tersendat
























