SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Diduga mabuk dan tabrak pengendara motor di Jalan Raya Serang KM 22, Desa Cibadak, Kecamatan Cikupa, Kamis (17/8) malam, seorang pengendara truk berinisial DK (47) melarikan diri. Namun akhirnya berhasil ditangkap dan diamuk massa di Jalan Raya Serang KM 15,4 tepatnya di depan Kantor Desa Cikupa.
Salah satu saksi mata yang merupakan warga Kampung Cikupa, Desa Cikupa, Kecamatan Cikupa, Redi (33) mengatakan, awal mula laka lantas itu terjadi ketika mobil truk tanah dengan Nopol B-9533-TIS berjalan dari arah Balaraja menuju Cikupa. Namun, ketika berada di Jalan Raya Serang KM 22, Kawidaran, Desa Cibadak, truk yang dikendarai DK (47) menabrak sebuah sepeda motor, tepatnya di depan SPBU.
“Kejadiannya sekitar pukul 21.00 WIB. Setelah menabrak sepeda motor, bukannya berhenti, si sopir malah lanjut tancap gas melarikan diri. Bahkan sepeda motornya sempat terseret sejauh 50 meter oleh truk itu,” kata Redi kepada Satelit News, Jumat (18/8).
Setelah melarikan diri, warga sekitar bersama para rukang ojek yang ada di Kawidaran, Desa Cibadak langsung mengejar truk tanah yang dikendarai DK tersebut. Saat berusaha melarikan diri dengan melaju lebih cepat, kendaraan pelaku justru kembali menabrak sejumlah pengendara motor lainnya yang berada tak jauh dari kejadian awal.
“Laju kendaraan pelaku baru berhenti saat hendak menuju ke Citra Raya di Jalan Raya Serang KM 15,4, tepatnya di depan Kantor Desa Cikupa. Lantaran kendaraan itu menabrak pembatas jalan hingga terguling,” katanya.
Setelah menabrak dan terguling, pengendara motor yang mengejar pelaku langsung menarik keluar DK dan mengeroyoknya, serta melemparinya menggunakan batu hingga babak belur.
Baca Juga: 23 Santri Lulus Sertifikasi Tahsin Utsmani dan Tahfizh Ponqi Tangerang
“Mobil berhenti itu karena nabrak pembatas jalan dan terguling. Kemudian warga yang ngejar itu langsung melemparkan batu ke mobil itu,” ungkapnya.
Saat menjadi bulan-bulanan massa, tidak lama kemudian pihak Kepolisian Sektor Cikupa tiba di lokasi dan mengamankan sang sopir dari amukan massa yang kesal.
Kanit Laka Lantas AKP Sagala menambahkan, bahwa saat ini pelaku masih dirawat di RS. Dan setelah pulih akan langsung dipakukan pemeriksaan.
“Terduga pelaku pun berhasil diselamatkan dari amukan massa setelah petugas Kepolisian Polsek Cikupa melakukan pengamanan,” tukasnya. (alfian)
























