Rabu, 9 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Dr Novianty Elizabeth Nilai Pentingnya Literasi Digital untuk Kaum Muda

Oleh Made Nusantara
Rabu, 20 Sep 2023 14:14 WIB
Rubrik Edukasi
Dr Novianty Elizabeth Nilai Pentingnya Literasi Digital untuk Kaum Muda

LITERASI DIGITAL: Dr Novianty Elizabeth usai menjadi pembicara. ISTIMEWA

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Kelompok milenial (gen Y) serta generasi Z (i.gen) adalah salah satu generasi pengangkses informasi paling aktif dari media sosial. Sayangnya besarnya paparan informasi yang diterima membuat mereka juga paling rentan menjadi “sasaran” hoaks, disinformasi (informasi palsu) dan misinformasi  (informasi  yang salah).

Berdasarkan data  Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet di Indonesia (APJII)  periode 2022-2023 ada   215,63 juta orang  pengguna internet.  Dan sekitar 191 juta lebih (data We Are Social 2022)  pengguna medsos di Indonesia. Dari jumlah pemakai medsos tersebut,  kelompok gen Y dan Z inilah yang  paling banyak menggunakan  medsos. Sebabnya, mereka lahir dan  tumbuh di  era digital dan teknologi yang sudah sangat maju.  Generasi milineal adalah mereka yang lahir pada 1980 hingga 1995, sedangkan gen  Z adalah mereka yang lahir pada 1997 hingga 2000-an.

Gagalnya literasi digital memiliki konsekuensi serius dan mempengaruhi  kemampuan generasi muda untuk berpartisipasi secara efektif dalam masyarakat  yang semakin terhubung secara digital. Tindakan perlu diambil oleh pemerintah, lembaga pendidikan, dan keluarga untuk meningkatkan literasi digital di kalangan  generasi muda.

Dalam upaya meningkatkan pemahaman tentang keamanan data, menjaga privasi, dan tidak mudah menyebarkan data hingga informasi yang tidak benar di media sosial, Pengurus Cabang HIKMAHBUDHI, BEM STAB N Sriwijaya, dan SiberKreasi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyelenggarakan seminar Literasi Digital di Vihara Ekayana Gading Serpong, Kabupaten Tangerang Sabtu, (16/09/2023) lalu.

Seminar yang mengambil tema ‘Membangun Karakter Generasi Muda Melalui Peningkatan Literasi Digital’ itu menghadirkan narasumber Savero Dwipayana, Wakil Koordinator Divisi Komunikasi SiberKreasi dan Dr Novianty Elizabeth Ayuna, Dosen Komunikasi Universitas Jayabaya, Jakarta. Acara yang berlangsung selama 2 jam itu dipandu oleh  Metta Listiana, Wakil Ketua BEM STAB N Sriwijaya.

Novianty Elizabeth mengatakan literasi digital sangat penting bagi generasi muda, khususnya generasi Z agar tidak mudah terpengaruh atau termakan berita-berita bohong. Gagalnya literasi digital akan berdampak pada kehidupan sosial, secara pribadi dan juga masyarakat umum.

Baca Juga: Penguatan Literasi, Pemprov bersama ICN Banten Antisipasi Penyebaran Hoax

“Menurut data Kominfo ada 800 ribu lebih situs penyebar hoaks di Indonesia. Kita bisa lihat ada peristiwa kerusuhan baik di dalam maupun luar negeri yang dipicu oleh hoaks. Informasi bohong dan informasi yang salah juga dapat menyebabkan perpecahan dan pertikaian. Jadi, generasi muda jangan mudah termakan oleh berita-berita yang tidak jelas sumbernya,” ujar Novianty dalam keterang tertulis yang diterima, Rabu (20/09/2023).

Lebih lanjut, calon anggota legislatif (caleg) dari Partai Persatuan Indonesia (Perindo) itu juga memaparkan  hasil temuan Tim AIS Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Kementerian Kominfo bahwa sejak Agustus 2018 hingga Juni 2023 ada total sebanyak 11.759 konten hoaks.

BeritaTerbaru

YSH Bantah Isu Perpindahan Siswa Dampak Konflik dengan UIN Jakarta

YSH Bantah Isu Perpindahan Siswa Dampak Konflik dengan UIN Jakarta

Selasa, 8 Sep 2026 20:53 WIB
40 Guru Madrasah di Kabupaten Tangerang Dapat Beasiswa S1 Gratis

40 Guru Madrasah di Kabupaten Tangerang Dapat Beasiswa S1 Gratis

Selasa, 8 Sep 2026 20:12 WIB
Sehari PJJ, Siswa di Tangerang Selatan Berharap Pembelajaran Tatap Muka

Sehari PJJ, Siswa di Tangerang Selatan Berharap Pembelajaran Tatap Muka

Selasa, 8 Sep 2026 08:16 WIB
Wisuda Lulusan Bidan Perdana,  Institut Asyifa Indonesia Minta Alumni Jangan Gaptek

Wisuda Lulusan Bidan Perdana, Institut Asyifa Indonesia Minta Alumni Jangan Gaptek

Kamis, 3 Sep 2026 16:48 WIB

“Berita hoaks tersebut terbanyak dari konten kesehatan, terutama di masa pandemi Covid-19, kemudian berita hoaks tentang pemerintahan dan politik. Untuk itu bagi  generasi Z dan milenial pada umumnya, khususnya generasi muda komunitas Buddhis, saya berharap bisa bijak dan cermat menyikapi sebuah informasi di medsos. Hati-hati dengan judul yang provokatif, cermati alamat situsnya, periksa faktanya dan keaslian foto-foto yang ditampilkan. Atau bisa mengonfirmasi kebenaran informasi tersebut ke media-media konvensional,” kata Novianty di sela-sela seminar.

Ia menambahkan, hingga Januari 2023 dari persentasi pemakai internet di Indonesia berusia 16 tahun hingga 64 tahun, pengguna platform Whatsapp masih tertinggi, yakni 92,1%, diikuti  Instagram 86,5%, Facebook 83,8% dan Tik Tok sebanyak 70,8%.

Sementara, di acara yang sama   Savero Dwipayana mengatakan , literasi digital dapat ditemui dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Ia juga menyinggung penggunaan medsos, berita hoaks dapat berdampak buruk bagi pengguna media dan bisa menyebar ke berbagai pihak. Namun, klarifikasi yang disebar membutuhkan waktu 20 hari, sedangkan berita hoaks dapat di sebar hanya membutuhkan waktu 24 jam.

“Informasi hoaks atau tidak benar ini bermula ketika sesorang mengatakan ‘katanya’” dan kemudian pendengar langsung saja percaya dengan berita tersebut. ketika kita mendengar berita hanya setengah-setengah dan belum bisa di katakan valid, tidak lain kita sudah terkena berita hoaks atau berita yang tidak valid,” ungkapnya.

Baca Juga: Wakil Wali Kota Tangerang Ingatkan Warga Tak Sebar Hoaks

Diki Vimala Bodhi, selaku ketua Panitia menyampaikan bahwa seminar literasi digital ini sangat penting, tentunnya bagi kalangan generasi Z dan millennial, karena Sebagian besar menggunakan media sosial dan beraktivitas dengan dunia digital harus bisa menjaga privasi, data diri, dan lebih dari itu tidak mudah terkontaminasi hoaks atau sebaliknya.

Salah satu alasan mengapa literasi digital penting adalah karena generasi muda  sering kali menjadi sasaran utama penyebaran hoaks dan berita palsu. Dalam  lingkungan online (daring) yang penuh dengan informasi yang tidak diverifikasi,  generasi muda perlu memiliki keterampilan kritis untuk membedakan antara fakta  dan opini, serta kemampuan untuk mencari sumber informasi yang dapat dipercaya.

“Adapun tujuan diselenggarakannya seminar literasi digital tersebut agar generasi muda komunitas Buddhis dapat lebih memahami aktivitas yang ada di dunia digital serta lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas di dunia digital,” ungkapnya. Animo peserta dalam kegiatan seminar literasi digital, sambung Diki, cukup tinggi, yakni dihadiri oleh 213 dari berbagai kampus, organisasi dan komunitas pemuda atau mahasiswa Buddhis di Tangerang.  “Peserta begitu antusias menanggapi materi yang dibawakan oleh para narasumber. Hal itu terlihat dari banyaknya peserta yang bertanya,” pungkas Diki. (made)

 

 

Tags: Dr Novianty Elizabeth Ayunaliterasi digitalWaspada Hoaks
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

SMPN 25 Ditolak Warga, Pemkot Tangsel Tak Punya Opsi Lain
Edukasi

SMPN 25 Ditolak Warga, Pemkot Tangsel Tak Punya Opsi Lain

Kamis, 3 Sep 2026 07:33 WIB
TKA SMK di Kabupaten Tangerang Disosialisasikan, Sekolah Diminta Bersiap
Edukasi

TKA SMK di Kabupaten Tangerang Disosialisasikan, Sekolah Diminta Bersiap

Rabu, 2 Sep 2026 18:04 WIB
Wabup Lebak Gagas Bapak-Ibu Asuh di Sekolah Rakyat
Banten Region

Wabup Lebak Gagas Bapak-Ibu Asuh di Sekolah Rakyat

Rabu, 2 Sep 2026 17:56 WIB
Gyokai Indonesia Kompeten Gandeng UNTARA, Siapkan Lulusan SMK Kuliah Sambil Bekerja
Edukasi

Gyokai Indonesia Kompeten Gandeng UNTARA, Siapkan Lulusan SMK Kuliah Sambil Bekerja

Rabu, 2 Sep 2026 12:32 WIB
Jumlah Mahasiswa Baru Melonjak, UNIS Tangerang Semangat Gelar PKKMB
Edukasi

Jumlah Mahasiswa Baru Melonjak, UNIS Tangerang Semangat Gelar PKKMB

Selasa, 1 Sep 2026 12:13 WIB
Pemkab Tangerang Hibahkan Lahan, Pemprov Banten Bangun Gedung Sekolah
Edukasi

Pemkab Tangerang Hibahkan Lahan, Pemprov Banten Bangun Gedung Sekolah

Selasa, 1 Sep 2026 08:52 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Kasus Dugaan Sengketa Lahan Seret 2 Camat di Kabupaten Serang

Kasus Dugaan Sengketa Lahan Seret 2 Camat di Kabupaten Serang

Minggu, 6 Sep 2026 16:22 WIB
Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Pemkot Tangerang Terapkan PJJ Mulai Hari Ini

Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Pemkot Tangerang Terapkan PJJ Mulai Hari Ini

Senin, 7 Sep 2026 08:13 WIB
Bantu Wilayah Terdampak Kekeringan, PMI Banten Salurkan 840 Ribu Liter Air Bersih

Bantu Wilayah Terdampak Kekeringan, PMI Banten Salurkan 840 Ribu Liter Air Bersih

Minggu, 6 Sep 2026 16:13 WIB
Hingga Hari Keempat, Kebakaran Tumpukan Sampah di Pinang

Hingga Hari Keempat, Kebakaran Tumpukan Sampah di Pinang Belum Padam

Selasa, 8 Sep 2026 19:53 WIB
Belasan Warga Sesak Nafas Akibat Kebakaran Sampah di Tangsel, Sekolah Diliburkan

Belasan Warga Sesak Nafas Akibat Kebakaran Sampah di Tangsel, Sekolah Diliburkan

Jumat, 4 Sep 2026 16:03 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.