SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Delapan orang remaja ditangkap oleh aparat Unit Reskrim Polsek Ciledug, Polres Metro Tangerang Kota lantaran berulah dan membuat onar menggunakan senjata tajam di wilayah Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang pada Minggu (8/10/2023) pukul 03.00 WIB. Kapolsek Ciledug AKP Diorisha mengatakan, para pemuda tersebut sedang mencari musuh untuk dijadikan lawan tawuran.
Diorisha menuturkan awalnya mereka berkumpul sekitar pukul 01.00 WIB. “Kelompok tawuran tersebut awalnya berkumpul di daerah Jalan H Mencong, Paninggilan Utara, Kecamatan Ciledug Kota Tangerang sambil membawa senjata tajam jenis celurit dan petasan,”ungkapnya.
Kemudian sekitar pukul 02.00 WIB mereka berjalan mengarah ke daerah Pamulang Kota Tangerang Selatan untuk mencari lawan tawuran. Namun karena di daerah Pamulang tidak ada musuh, lalu kelompok itu balik arah ke Ciledug. “Selanjutnya pada saat kembali ke Jalan Cipto Mangunkusumo, Paninggilan, Ciledug, kelompok tersebut berhasil diamankan oleh anggota kepolisian dari Polsek Ciledug yang sedang melakukan Patroli,”ucapnya.
Polsek Ciledug pun berhasil mengamankan 8 remaja yakni berinisial FR (17), RDP (22), AS (22), RS (21), DS (19), SA (15), NF (16), dan FF (15). “Serta barang bukti yang diamankan diantaranya 3 buah celurit, 4 unit sepeda motor dan 1 buah senjata tajam samurai,”sebutnya. “Delapan remaja dan barang buktinya saat ini sedang dilakukan pemeriksaan oleh penyidik unit Reskrim Polsek Ciledug,”terangnya.
Sebelumnya, salah satu warga di sekitar yakni Hartono mengatakan, saat itu dirinya yang tengah berjaga warung, mendengar suara keramaian di jalan Raden Fatah, Parung Serab. Ia yang penasaran mendengar suara tersebut lalu keluar dan melihat ada segerombolan remaja membawa sajam. “Jadi sekitar jam 03.00 WIB malam itu, saya lihat ada kelompok remaja membawa motor rusuh dan ada beberapa dari mereka itu juga membawa celurit,”ungkapnya.
Kata Hartono, situasi jalanan saat itu sedang sepi karena terjadi di malam hari. Namun masih ada pengendara motor yang melintas di jalanan tersebut yang kemudian putar balik untuk menghindari kerusuhan. “Ada warga yang ingin melintas tapi enggak jadi dan putar balik karena mungkin takut tetjadi hal-hal yang tidak diinginkan,”ujarnya. (mg05)
Baca Juga: Bawa Sajam, Remaja Diduga Hendak Tawuran Ditangkap Warga Batuceper
























