Minggu, 13 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Sultan Rifat Alfatih, Korban Jeratan Kabel Operasi Pengangkatan Pita Suara

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Jumat, 20 Okt 2023 10:31 WIB
Rubrik Headline, Kota Tangsel, Metro Tangerang
Sultan Rifat Alfatih, Korban Jeratan Kabel Operasi Pengangkatan Pita Suara

OPERASI PENGANGKATAN PITA SUARA: Sultan Rifat Alfatih harus menjalani operasi pengangkatan pita suara. (DOK/SATELIT NEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Sultan Rifat Alfatih, korban kecelakaan kabel fiber optik milik PT Bali Towerindo Sentra (Bali Tower), harus menjalani operasi pengangkatan pita suara oleh tim dokter Rumah Sakit Polri Polri, Kramatjati. Konsekuensinya, Sultan Rifat dipastikan akan mengalami cacat permanen.

Menurut Fatih, ayah Sultan Rifat, kemungkinan besar Sultan Rifat tidak bisa lagi berbicara secara normal. Fungsi nafas secara permanen terpaksa dipindahkan dari hidung ke lubang buatan di bagian leher.

Rencananya, operasi pengangkatan pita suara Sultan Rifat akan dilakukan Kamis (19/10) di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur. Operasi itu sendiri diperkirakan memakan waktu sekitar enam sampai delapan jam.

“Sultan Rifat juga akan kehilangan fungsi hidung sebagai indra penciuman. Supaya tetap bisa berbicara, nantinya akan dilatih menggunakan nafas dari perut, dengan kualitas suara seperti robot. Terapi ini sendiri diperkirakan membutuhkan waktu sekitar enam bulan,” kata Fatih, mengutip penjelasan tim dokter RS Polri Kramatjati.

Fatih mengungkapkan, perkembangan fisik Sultan Rifat secara umum saat ini sebenarnya sudah semakin baik. Berat badannya sudah lebih dari 52 Kg. Tim dokter RS Polri juga sudah melakukan beberapa kali tindakan operasi, seperti penyuntikan lemak pada pita suara, pelebaran saluran kerongkongan untuk makan, dan tindakan lain yang berhubungan dengan upaya normalisasi fungsi menelan dan fungsi bicara.

Menurut Fatih, beberapa minggu lalu Sultan Rifat menjalani uji coba untuk berbicara, dan secara terbatas sudah bisa mengeluarkan suara. Akan tetapi karena kondisi pita suara, jaringan syaraf dan otot terkait lainnya rusak akibat terjerat kabel FO Bali Tower. Untuk tindakan selanjutnya tim dokter memberikan pilihan, diantaranya agar pita suara Sultan Rifat diangkat.

Baca Juga: Provider Membandel, Kabel Udara di Ciputat Timur Ditertibkan

“Ada dua opsi untuk mengatasi masalah pita suara anak saya, yaitu tetap dipertahankan atau diangkat. Setelah diberikan edukasi dan penjelasan detail oleh tim dokter, termasuk segala risiko dan konsekuensi, serta mendengarkan keinginan Sultan, dengan berat hati akhirnya kami menyetujui untuk dilakukan operasi pengangkatan pita suara Sultan,” paparnya.

Hal ini terpaksa dilakukan dengan pertimbangan supaya fungsi makan Sultan Rifat dapat kembali normal. Nantinya setelah dilakukan operasi, aktivitas keseharian Sultan Rifat diharapkan bisa dilakukan secara normal, kecuali berenang, karena ada lubang di bagian leher yang berfungsi sebagai saluran pernafasan.

BeritaTerbaru

Cegah Balap Liar di Puspemkab Tangerang, Polisi Amankan Empat Motor

Sabtu, 12 Sep 2026 20:05 WIB
FIFGROUP Cabang Cikupa Perkuat Kepedulian, Lewat Donor Darah dan Edukasi Mengelola Keuangan Sejak Dini

FIFGROUP Cabang Cikupa Perkuat Kepedulian, Lewat Donor Darah dan Edukasi Mengelola Keuangan Sejak Dini

Sabtu, 12 Sep 2026 16:58 WIB
Golkar Kota Tangerang Mulai Proses Pengganti Alm Rusdi Alam

Sachrudin: Saiful Millah Terpilih Sebagai Ketua DPRD Kota Tangerang

Sabtu, 12 Sep 2026 13:31 WIB

Helikopter HR-3604 Perluas Pencarian Rombongan Wartawan di Selat Sunda

Sabtu, 12 Sep 2026 13:04 WIB

Kembali mengutip penjelasan tim dokter RS Polri, Fatih menjelaskan bahwa kerusakan pita suara dan jaringan syaraf serta otot terkait lainnya membuat Sultan Rifat tidak dapat menelan dengan sempurna. Sebagian makanan atau minuman dari mulut masuk ke saluran nafas dan paru-paru. Untuk mengatasi masalah tersebut, dengan memprioritaskan fungsi makan secara normal, akhirnya pihak keluarga dan Sultan sendiri menyetujui untuk mengangkat pita suara.

Diketahui, Sultan Rifat Alfatih terjerat kabel FO milik PT Bali Towerindo Sentra, Tbk. Sudah hampir 3 bulan dirawat di RS Polri Kramatjati, atas atensi khusus dari Kapolri, Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. Sejak mengalami kecelakaan pada awal Januari 2023 lalu, Sultan sudah menjalani perawatan di beberapa rumah sakit, diantaranya RS. Fatmawati, RSCM, dan sejak 03 Agustus 2023 lalu dirawat di RS Polri. Hari ini, sudah masuk hari ke-75 Sultan Rifat dirawat di RS Polri Kramajati.

Terkait status permasalahan dengan Bali Tower sebagai pemilik kabel fiber optik yang menjadi penyebab kecelakaan, saat ini keluarga masih menunggu itikad baik mereka. Hingga saat ini belum ada atensi dan kontribusi apapun dari Bali Tower, termasuk untuk menemui Sultan pun belum dilakukan.

“Hingga saat ini tidak ada atensi apapun dari Bali Tower. Menemui Sultan Rifat saja tidak, apalagi bertanggung jawab atas musibah ini. Mereka (Bali Tower) terlalu ketakutan dinyatakan salah atau dinyatakan lalai, sehingga sibuk membuat pembelaan dan opini, dan mengabaikan faktor kemanusiaan, ” kata Fatih.

Baca Juga: Relokasi Kabel Udara di Tangerang Selatan Terus Berlanjut

“Jadi sebenarnya tidak perlu lagi diperdebatkan masalah itu, ayo kita selesaikan secara kekeluargaan,” sambungnya.

Pihak keluarga sendiri sudah melaporkan masalah ini ke Polda Metro Jaya. Sejauh ini pihak kepolisian masih memeriksa saksi – saksi terkait.

Sebagai informasi, Sultan merupakan mahasiswa Universitas Brawijaya Malang, menjadi korban kecelakaan kabel fiber optik yang terjuntai di Jalan Pangeran Antasari, Jakarta Selatan, pada 5 Januari 2023 lalu. Kejadian bermula saat Sultan Rifat melintas jalan tersebut dengan berkendara sepeda motor di belakang sebuah mobil. Tanpa disadari, kabel fiber optik yang terjuntai di atas jalan raya tersangkut pada mobil tersebut. Setelah itu, terlepas dan mengenai Sultan tepat pada bagian lehernya. (eko)

Tags: kabelOptiksultan Rifat Alfatih
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Banten Region

Pencarian Jurnalìs yang Hilang Diperluas Melalui Udara dan Laut

Sabtu, 12 Sep 2026 12:34 WIB
Kota Tangsel

HUT ke-24, Polsek Serpong Santuni Anak Yatim dan Doakan Lima Jurnalis Hilang

Sabtu, 12 Sep 2026 12:02 WIB
Banten Region

Diduga Hirup Gas Beracun Saat Perbaiki Mesin Air, Warga Kab Serang Jatuh ke Sumur

Sabtu, 12 Sep 2026 11:53 WIB
Kota Tangerang

DPRD Kota Tangerang Dorong Penyediaan Air Bersih dan Salat Istisqa

Sabtu, 12 Sep 2026 09:52 WIB
Banten Region

Doa dari Ratusan Masyarakat Carita untuk Keselamatan Rombongan Jurnalis yang Hilang

Sabtu, 12 Sep 2026 09:01 WIB
Headline

Gempa M6,5 Guncang Kepulauan Seribu

Sabtu, 12 Sep 2026 08:46 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Abu Anak Krakatau Tutup Bandara Soekarno-Hatta, 22.798 Penumpang Terdampak

Abu Anak Krakatau Tutup Bandara Soekarno-Hatta, 22.798 Penumpang Terdampak

Minggu, 6 Sep 2026 16:05 WIB
Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Pemkot Tangerang Terapkan PJJ Mulai Hari Ini

Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Pemkot Tangerang Terapkan PJJ Mulai Hari Ini

Senin, 7 Sep 2026 08:13 WIB
Fuso Hantam Truk Pengangkut Sapi di Lebak, 2 Ekor Luka Berat, 6 Kabur

Fuso Hantam Truk Pengangkut Sapi di Lebak, 2 Ekor Luka Berat, 6 Kabur

Minggu, 6 Sep 2026 19:20 WIB
MEMIMPIN RAKOR : Gubernur Banten Andra Soni (kanan), memimpin rakor pemantauan aktivitas GAK. (ISTIMEWA)

Kasus ISPA Capai 4.500, Pemprov Banten Perpanjang PJJ

Rabu, 9 Sep 2026 10:00 WIB
Beras Langka di Pasar Modern, Pemerintah Gelontorkan 110 Ribu Ton

Beras Langka di Pasar Modern, Pemerintah Gelontorkan 110 Ribu Ton

Minggu, 6 Sep 2026 17:23 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.