SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG– Memasuki tahun politik anggota komisi I DPR RI Rizki Aulia Rahman Natakusumah mengingatkan kepada semua elemen masyarakat, terkait mudah menyebarnya informasi hoaks.
Hal itu selalu terjadi pada setiap perhelatan pesta demokrasi. Karena berbagai kepentingan dengan berbagai tujuan. Sehingga masyarakat mudah dipecah belah dan menyisakan konflik sosial berkepanjangan.
Rizki mengatakan, salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah agar masyarakat tidak mudah percaya informasi hoaks yakni dengan memberikan pemahaman terkait hal tersebut.
Agar pemahaman mengenai informasi hoaks bisa dibedakan dengan informasi yang benar, diperlukan sosialisasi yang masif.
Salah satu pengawasan dan penyampaian informasi hoaks yang bisa dilakukan itu yakni dengan melibatkan semua pihak. Di antranya media dan instansi yang bergerak dibidang penyiaran dan sejenisnya.
“Peran pengawasan tentang penyiaran dalam konteks pemilu tidak hanya menjadi tanggung jawab dari KPI. Namun, semua harus berperan aktif baik dari masyarakat maupun serta pemerintah daerah harus terlibat aktif,” katanya.
Rizki menilai, pengawasan terhadap penyebaran informasi hoaks harus dilakukan secara masif, sehingga masyarakat tidak lagi dibingungkan dan diadu domba oleh informasi yang belum terbukti kebenarannya.
“Pentingnya pengawasan media online dan penyiaran elektronik untuk memastikan bahwa informasi yang disampaikan kepada masyarakat tetap akurat dan sesuai,” katanya.
Sementara, Wakil Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat Mohamad Reza mengatakan, pihaknya akan terus memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait informasi hoaks serta melakukan pengawasan. Kata dia, masyarakat jug memiliki peran dalam hal itu, salah satunya dengan melaporkan apabila ditemukan ada informasi hoakd.
“Dengan adanya peran serta tokoh-tokoh masyarakat di Pandeglang diharapkan dapat memahami proses pengaduan terkait penyiaran yang kurang tepat,” katanya.(mg4)