SATELITNEWS.COM, LEBAK—Sistem pembayaran parkir nontunai masuk Pasar Rangkasbitung yang baru diterapkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak mendapat sorototan dari Ketua Gapensi Lebak Moch Nabil Jayabaya. Ia menyebut kebijakan tersebut jangan sampai memberatkan masyarakat kecil.
Nabil berharap, kebijakan pemerintah daerah tidak menambah beban masyarakat menengah ke bawah. Jangan sampai hadirnya kebijakan menjadi bumerang bagi warga kurang mampu. “Kalau dirasa berat untuk persoalan parkir ini, Bil Group siap mensubsidi para tukang becak, gerobak dan ojek. Yang penting masyarakat tidak keberatan apalagi mengeluh seperti ini,” tutur Nabil yang belakangan ini mendapat aduan dari masyarakat, Selasa (7/11/2023).
Untuk itu, Nabil meminta pemerintah daerah untuk mengevaluasi kembali atas kebijakan yang baru beberapa hari diterapkan di Pasar Rangkasbitung tersebut. Sebab, kata Nabil jika tidak ada evaluasi maka bakal memberatkan masyarakat kecil. “Evaluasi penting dilakukan karena dalam beberapa hari penerapannya, parkir elektronik tersebut dikeluhkan banyak masyarakat,” ujr Nabil.
“Saya harap bisa bisa dievaluasi, kasihan mereka seperti tukang becak, gerobak, ojek di situ. Kalau bolak-balik harus bayar Rp 2 ribu, bisa keberatan mereka, pendapatannya saja juga belum pasti,” timpal pria yang biasa disapa Nabil ini.
Poin yang tidak kalah penting menurut Nabil adalah bagaimana pemerintah daerah juga harus mampu memperketat pengawasan terhadap pengelolaan parkir di pasar tradisional tersebut. Pemerintah menunjuk PT Securindo Packatama Indonesia (SPI) selaku pihak pengelolanya. “Kita ambil tiket masuk lalu parkir kan, nah jangan sampai ada oknum yang kembali meminta uang parkir padahal nanti saat keluar kita harus tetap bayar lagi dengan menunjukan tiket parkir,” ucap Nabil.
Sementara, Kepala Disperindag Lebak Orok Sukmana mengatakan, evaluasi terus dilakukan oleh pemerintah daerah bersama pihak ketiga dalam penerapan e-parkir. “Ini kan upaya untuk mencegah kebocoran PAD, kita terus berupaya, masukkan-masukan yang ada pasti kita terima dan kaji. Termasuk itu soal member juga sedang kita siapkan,” pungkas Orok.(mulyana)
Baca Juga: Harga Daging Melonjak Jelang Ramadan di Lebak, Ayam Rp 40 Ribu dan Kerbau Rp180 Ribu
























