SATELITNEWS.COM, SERANG – Komunitas Bahasa Jawa Serang (BJS) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 13 dengan menyantuni puluhan anak yatim dan duafa. Perayaan ini dilakukan, selain sebagai ajang silaturahmi juga mematangkan program rencana kegiatan BJS di tahun 2024 mendatang.
Hal tersebut diungkapkan Penasihat BJS Lulu Jamaludin, saat memberikan sambutan di Rumah Singgah pasien Duafa Fesbuk Banten News (FBN) Jalan Gelatik Komplek Tegal Padang Kelurahan Drangong Kecamatan Taktakan Kota Serang, Sabtu (2/12/2023).
“Semoga apa yang telah dilakukan BJS dapat benar-benar dirasakan masyarakat,” ungkap Lulu.
Ditambahkan, Komunitas BJS ini lahir untuk melestarikan Bahasa Jawa Serang, budayanya, serta makanan khas dan kuliner asli daerah Serang Banten yang sebagian besar kondisinya terancam punah dan kritis.
“Mari kita jaga kelestarian bahasa daerah kita, Tetap lestarikan dan jangan sampai punah,” tambahnya.
Tujuan dilakukan BJS untuk pelestarian makanan khas dan kuliner asli daerah Serang Banten, kata Lulu menjamin hak masyarakat untuk melestarikan, mempromosikan dan mengarusutamakan keragaman makanan khas dan kuliner, salah satunya dapat menumbuhkan UMKM guna kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga: Gelar Bukber, Relawan FBn dan Komunitas BJS Ajak Lestarikan Makanan Tradisional Banten
“Kita harus memastikan bahwa BJS dapat menciptakan tumbuhnya UMKM agar masyarakat sejahtera,” ujarnya. Milad ke 13 BJS ini menggelar tema Santunan Lan Bacakan Rabeg Bareng Yatim. (aditya)
























