SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Barcelona secara mengejutkan ditumbangkan Royal Antwerp di laga terakhir fase grup Liga Champions. Meski begitu, Barca dipastikan finis sebagai juara Grup H.
Laga Antwerp vs Barcelona berlangsung di Bosuilstadion pada Kamis (14/12/2023) dinihari WIB. Barca dipaksa mengakui keunggulan tim tuan rumah dengan skor akhir 2-3.
Barcelona dua kali mengejar ketinggalan usai Ferran Torres dan pemain pengganti Marc Guiu mencetak gol penyama.
Namun, Antwerp berhasil menciptakan gol kemenangan berkat George Ilenikhena di pengujung permainan.
Dengan hasil ini, Barcelona berhak atas juara Grup H. Barca mengoleksi 12 poin dari enam pertandingan sama dengan Porto yang di laga lainnya mengalahkan Shakhtar Donetsk 5-3, tapi unggul head to head. Shakhtar finis ketiga dengan sembilan poin untuk menuju playoff Liga Europa, sedangkan
Antwerp di posisi terbawah usai mengumpulkan tiga poin. Kekalahan itu rupanya membuat rapor merah Xavi berlanjut. Mantan gelandang Blaugrana itu mencatat rekor buruk kala melatih di Liga Champions.
Xavi Hernandez kini sudah kalah 6 kali dari 14 laga Barcelona di Liga Champions yang ia pimpin. Persentase kekalahannya mencapai 48 persen.
Ia menjadi pelatih Barcelona asal Spanyol dengan rasio kekalahan terbesar, lebih buruk dari Luis Enrique (6 kekalahan dari 33 laga atau 18 persen), dan Pep Guardiola (6 kekalahan dari 52 laga atau 12 persen).
Namun demikian, Barcelona berarti belum mampu keluar dari jalur merah setelah kekalahan 2-4 dari Girona di lanjutan
LaLiga akhir pekan lalu. Xavi khawatir meski Barca sukses mencapai target utamanya dengan lolos ke babak knockout.
“Saya khawatir, tim sedang merasa tidak nyaman,” sahut pelatih Barcelona Xavi Hernandez dilansir AS. “Kami mendapatkan hasil negatif beruntun, kami harus membaik.”
“Mereka menciptakan banyak peluang untuk menyerang kami. Anda harus kritis sekalipun targetnya tercapai, kami menjadi juara grup. Meski demikian, kami harus memperbaiki penampilan kami dan di atas semuanya kami harus sadar bahwa kami sedang dalam laju buruk.”
“Liga Champions itu sulit. Kami sudah menang di kandang lawan terberat kami, Porto, dan laga tandang itu sulit. Kami datang dari beberapa musim yang berat untuk klub, tapi sekarang kami berada di babak kedua, yang menjadi target utama kami di kompetisi ini. Kami harus mendapatkan kembali permainan bagus kami dan saya kira kami akan mendapatkannya,” kata Xavi.
Di luar lapangan, Barcelona memang sedang diganggu ‘Negreira Case’. Mereka didakwa melakukan suap ke wasit.
Ferran Torres menuding ada upaya pihak luar untuk mengganggu Blaugrana. “Kita tahu seperti apa Barcelona, gangguan dari luar, tang mencoba untuk menghancurkan kami, bahwa kami merasa gugup,” kata Ferran Torres di As.
“Tapi, kami adalah tim yang mempunyai segalanya dengan sangat jelas, bahwa kami bersama pelatih dan dari sana kami akan membalikan situasi.”
Sementara itu, Sergi Roberto menegaskan bahwa Barcelona harus lebih baik lagi. Pemain Barcelona itu ingin tim Catalan segera keluar dari tren kekalahan.
“Semua kekalahan itu menyakitkan, kami terkejut dengan hasil akhirnya. Tapi, tim lebih kompak dari sebelumnya: kami harus keluar dari rentetan hasil buruk ini,” kata Sergi Roberto di As.
“Kami semua tahu bahwa kami harus lebih baik lagi. Kepercayaan pada Xavi itu total, tim sangat kompak, kami keluarga, ini merupakan saat sulit tapi kami sudah melewati yang lebih buruk dan kami akan keluar dari itu. Kami pasti akan melewatinya,” kata dia menambahkan.
Barcelona akan melawan Valencia dalam Liga Spanyol akhir pekan ini. Laga itu akan berlangsung di Stadion Mestalla, Minggu (17/12) dini hari WIB. (dm)