Senin, 7 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

PT KAI Pasang Pagar di Stasiun Serpong, Omzet Parkir Turun

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Kamis, 21 Des 2023 22:18 WIB
Rubrik Headline, Kota Tangsel, Metro Tangerang
PT KAI Pasang Pagar di Stasiun Serpong, Omzet Parkir Turun

DIPAGAR: Warga berjalan di pinggir rel Stasiun Serpong yang dipagar. Pemagaran menyebabkan omzet parkir di lokasi menurun drastis. (EKO SETIAWAN/SATELIT NEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, SERPONG—Omzet parkir kendaraan sepeda motor di kawasan Stasiun Serpong, Kota Tangerang Selatan turun drastis.

Penurunan itu disebabkan adanya pemasangan pagar oleh PT KAI sehingga para pengendara lebih memilih tempat penitipan yang lebih dekat.

Dampak tersebut dirasakan Nana Sumarsana (59). Usaha parkir turun temurun dari keluarganya itu terancam mati pascaadanya pemasangan pagar. Pasalnya, kata dia, sebelum ada pagar para pelanggannya tidak perlu berjalan jauh untuk masuk ke dalam stasiun. Namun kini mereka harus memutar.

Kata Nana, sejak tiga bulan lalu omzetnya turun drastis. Biasanya, kata dia, dalam satu hari tempat penitipan motornya bisa menampung sampai 400 motor. Namun, sekarang paling banyak hanya 100 motor dalam satu hari.

“Keinginan kita sebenarnya cuma hanya dikasih akses jalan ke stasiun. Sebetulnya buat pelanggan kereta api juga. Tadinya ini ngga ada pagar, terbuka saja. Dipagar dari 13 Oktober malam,” ujarnya saat ditemui, Kamis (21/12).

Tidak tinggal diam, ia dan para pelaku usaha yang sama sempat melakukan protes. Bahkan ia pun telah mengadukan hal tersebut sampai ke Wali Kota Tangsel dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tangsel tetapi tidak ada respon.

Baca Juga: Stasiun Serpong Macet, Ini Langkah Dishub Tangerang Selatan

“Kita sudah bersurat dari kelurahan, ngga ada respon. Ya itu surat tembusannya ke camat sama wali kota,” katanya.

Kata Nana, dirinya pernah beberapa kali mendapatkan intimidasi lantaran kerap memprotes hal itu. Kata dia, rumahnya didatangi oleh aparat TNI dan mantan Paspampres.

BeritaTerbaru

Pabrik Plastik Terbakar di Balaraja, Warga Panik

Pabrik Plastik Terbakar di Balaraja, Warga Panik

Senin, 7 Sep 2026 08:22 WIB
Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Pemkot Tangerang Terapkan PJJ Mulai Hari Ini

Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Pemkot Tangerang Terapkan PJJ Mulai Hari Ini

Senin, 7 Sep 2026 08:13 WIB
Layanan SIM Keliling Tangsel Jumat 3 Juli 2026, Cek Lokasinya

SIM Keliling Tangerang Selatan Senin 7 September 2026, Lokasi dan Jadwalnya

Senin, 7 Sep 2026 08:06 WIB
SIM Keliling Kota Tangerang Selasa 1 September, Cek Lokasinya

SIM Keliling Kota Tangerang Senin 7 September, Cek Lokasinya

Senin, 7 Sep 2026 08:00 WIB

“Saya kan protes. Saya diintimidasi. Datang ke rumah bawa TNI aktif sama mantan paspampres ngakunya. Yang TNI itu memang tentara yang di BKO di kereta api. Tapi kan harusnya ngga boleh seperti itu, harusnya panggil saya untuk duduk bareng,” ucapnya.

Bukan tanpa alasan dirinya melakukan protes, omzet menurun membuat dirinya kebingungan lantaran ada 5 orang pegawai yang harus ia tanggung.

“Pegawai saya ada 5 orang loh, ada istrinya anak-anaknya pada sekolah. Tadinya biasanya perhari motor masuk 400, sekarang paling 100. Tadinya banyak yang jualan sudah pada mati usahanya karena sepi,” bebernya.

Nana menyebutkan, dirinya pernah dimintai sejumlah uang oleh kepala Stasiun Serpong bernama Wahyudi untuk mengusahakan agar membantu buka jalan di pagar tersebut.
Namun, setelah dua kali penyetoran dengan total Rp 4.000.000 akses jalan pun tidak diberikan.

Baca Juga: Dishub Tangsel Siapkan Sanksi Gembos Pentil untuk Parkir Liar di Trotoar

“Wahyudi, terakhir sih katanya sudah tidak ada. Dimutasi. Saya sudah setor 4 juta. Dua kali setoran. Pertama dia hubungi minta uang biar semangat membantu buka jalan di pagar itu. Ya sudah saya kasih. Setelah tiga hari minta lagi, saya ketemu sama kawan-kawan. Akhirnya kita patungan lima orang pengusaha parkiran di sini. Ke rekening pribadi Wahyudi Beni,” ungkapnya.

“Saya sempat dipanggil ke Daop 1 di Cikini, didampingi pak RW. Waktu itu memang dia sedang periksa kepala stasiun kalau dia itu sudah menerima suap, tapi waktu itu serikat dari KAI datang kesini minta saya buat surat pernyataan bahwa itu bukan suap. Itu hanya pinjam supaya dia selamat. Kalau suap kan dia masuk pelanggaran tingkat 3, ya di-PHK,” sambungnya.

Nana berharap ada kebijaksanaan yang dilakukan oleh PT KAI agar memberikan akses jalan. Diketahui, sejak dilakukan pemagaran, pengguna KRL menaruh motor didalam area stasiun.

“Lahan tempat parkiran kita mah lahan pribadi. Kita juga bayar pajak dari Dinas Pendapatan Daerah,” ungkapnya.

Hal senada dikatakan Edi Sumarna (65), penghasilannya ikut merosot. Padahal, banyak pengguna KRL yang mengeluhkan hal serupa. Pasalnya, menaruh kendaraan dilokasi tempat warga memiliki keuntungan. Mulai dari harganya yang murah tidak menghitung jam, dan tempatnya yang terlindung dari panas dan hujan.

Raffa salah satu pengguna KRL mengatakan harga yang murah membuat ia menitipkan sepeda motor di tempat warga. Walaupun kata dia, harus berjalan lebih jauh. Waktu belum dipagar, jarak ke pintu stasiun hanya 50 meter, setelah dipagar harus memutar dengan jarak sekitar 250 meter.

“Karena murah di sini. Lima ribu Saja. Kalau di dalam kan hitungan jam di atas itu harganya. Ini juga enak di dalam bangunan jadi motor lebih aman,” pungkasnya. (eko)

Tags: parkirpt kaiStasiun Serpong
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Gubernur Banten Andra Soni, meninjau aktivitas GAK di PVMBG, Minggu (6/9/2026). (ISTIMEWA)
Banten Region

Pemprov Banten Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh

Minggu, 6 Sep 2026 21:14 WIB
Kota Tangerang

Turidi Imbau Warga Tangerang Waspada Abu Vulkanik

Minggu, 6 Sep 2026 20:54 WIB
Kepala Dindikpora Kabupaten Pandeglang, Sutoto. (ISTIMEWA)
Banten Region

Erupsi GAK Terus Meningkat, Sekolah di Pandeglang Berlakukan BDR

Minggu, 6 Sep 2026 20:14 WIB
BERSIHKAN ABU -- Seorang warga di Kelurahan Pandeglang, Kecamatan Pandeglang, sedang membersihkan sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, Minggu (6/9/2026). (MARDIANA/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

Abu Vulkanik Erupsi GAK Hujani Pandeglang, Bupati Dewi: Gunakan Masker dan Kacamata

Minggu, 6 Sep 2026 20:10 WIB
DPRD Imbau Warga Kota Tangerang Waspada Abu Vulkanik GAK
Kota Tangerang

DPRD Imbau Warga Kota Tangerang Waspada Abu Vulkanik GAK

Minggu, 6 Sep 2026 19:54 WIB
Fase Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Status Siaga Tetap Berlaku
Headline

Fase Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Status Siaga Tetap Berlaku

Minggu, 6 Sep 2026 17:27 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Bupati Tangerang Sambangi Korban Pohon Tumbang di Teluknaga

Bupati Tangerang Sambangi Korban Pohon Tumbang di Teluknaga

Selasa, 1 Sep 2026 22:08 WIB
Anggaran MBG Terancam Dipangkas, Ditargetkan di Bawah Rp200 Triliun

Anggaran MBG Terancam Dipangkas, Ditargetkan di Bawah Rp200 Triliun

Jumat, 4 Sep 2026 07:38 WIB
BAGIKAN MASKER -- Personel TNI dan petugas Puskesmas Pagadungan, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, bagikan masker, Minggu (6/9/2026). (ISTIMEWA)

Bagikan 1.000 Masker, Personel Koramil 0102/Cadasari Pandeglang Minta Masyarakat Tak Panik

Minggu, 6 Sep 2026 21:36 WIB
620 Anak Terpapar Konten Kekerasan, BNPB Waspadai True Crime Community

620 Anak Terpapar Konten Kekerasan, BNPB Waspadai True Crime Community

Rabu, 2 Sep 2026 20:51 WIB
Kepala Bagian Hukum Setda Kabupaten Serang, Anton Hermawanto. (ISTIMEWA)

Kasus Dugaan Sengketa Lahan Seret 2 Camat di Kabupaten Serang

Minggu, 6 Sep 2026 16:22 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.