SATELITNEWS.COM, LEBAK– Jalan rabat beton Cinyiru-Sigobang, di Desa Banjarsari, Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak, yang baru selesai dibangun akhir tahun 2023 lalu kini rusak kembali. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kabupaten setempat pun mengaku sudah melakukan monitoring atas kondisi tersebut.
Jalan rabat beton Cinyiru-Sigobang, yang dibangun melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Lebaktahun 2023 tersebut kini kondisinya rusak dengan keadaan mengelupas. Batu-batu yang tercampur semen itu kini berserakan di badan jalan. Kata salah-salah seorang warga, Ade jalan tersebut sebulan lalu baru selesai dikerjakan. Kini kondisinya sudah kembali rusak.
“Kalau diperhatikan pembangunan jalan ini tidak mengutamakan kualitas, jadi mudah rusak terlebih kerap diguyur hujan yang melanda wilayah sekitar,” kata Ade, Senin (1/1/2024).
Atas kejadian tersebut, Ade berharap pihak dinas terkait untuk segera melakukan pengawasan. Kondisi jalan yang rusak, kata Ade pihak ketiga harus bertanggung jawab karena diduga ada pengerjaan asal jadi.
“Rusaknya jalan yang baru selesai dibangun ini saya menilai kurangnya pengawasan dari Dinas PUPR, masa baru sebulan jalan tersebut sudah rusak lagi,” ujar Ade.
Ia mengungkapkan, pada saat kegiatan pembangunan, banyak masyarakat yang selalu mengingatkan kepada pihak pelaksana kegiatan agar selalu memperhatikan kualitas pekerjaan agar hasilnya memuaskan.
Baca Juga: Warna Pelangi Jembatan Dipersoalkan FPI, Begini Respons Dinas PUPR Lebak
“Sudah sering disampaikan agar pembangunan jalan sebagai penopang ekonomi masyarakat agar mengutamakan kualitas. Tapi, kenyataannya sebulan sudah rusak. Ini diduga ada indikasi pembangunan asal jadi,”tuturnya.
“Harus segera ditindaklanjuti, pihak dinas juga bisa memberikan teguran atau hal lainnya kepada pihak ketiga selaku yang mengerjakan pekerjaan jalan ini,” tandasnya.
Dihubungi melalaui telepon selulernya, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lebak, Irvan Suyatupika mengaku, pihaknya sudah memonitor jalan tersebut. “Saya sudah monitor, dan pelaksananya akan dipanggil oleh PPK,” ucap Irvan.
Ia menambahkan, atas kerusakan jalan yang baru selesai dibangun Irvan yang tidak menyebutkan berapa anggarannya akan melakukan uji lab terkait kualitas jalan tersebutt
“Jika memang uji labnya bermasalah, nanti pihak pelaksana akan melakukan perbaikan di pemeliharaan,” imbuhnya.(mulyana)
























