SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) M Faridzal Gumay memastikan ketersediaan stok logistik untuk bantuan korban bencana alam aman.
Gumay menyebutkan, bantuan yang diberikan oleh pihaknya aman, terutama dari seg masa berlakunya.
Diketahui, sejumlah warga terdampak banjir sempat dibuat cemas dengan adanya bantuan yang sudah tidak layak pakai alias dalam kondisi kedaluwarsa.
“Dalam kondisi aman kebanyakan masih tahun 2025 dan 2026 masa kedaluwarsanya,” ujar Gumay Selasa (9/1).
Gumay menyontohkan masa berlaku seperti kemasan teh, ikan kemasan kaleng dan lain-lain masa berlakunya masih lama. Hanya saja, tambah dia, untuk kemasan beras saja masa berlaku sampai April 2024.
Gumay mengatakan, masa berlaku yang sudah mendekati habis untuk paket makanan bantuan korban bencana biasanya disalurkan untuk kegiatan kerja bakti. Seperti kegiatan bersih-bersih sungai jelang musim hujan yang biasanya melibatkan kelompok relawan siaga bencana.
Baca Juga: Bupati Serang Salurkan Bantuan Untuk Aceh, Sumut dan Sumbar Rp1,19 Miliar
“Dan itu pun sudah kami konsultasikan ke Inspektorat. Boleh nggak logistik yang mau expired dibagikan. Ternyata boleh,” jelas Gumay.
Menurutnya, di gudang logistik bantuan bencana yang dikelola BPBD Kota Tangsel telah diberikan tanda khusus untuk waktu masa berlakunya. Penyimpanan diletakan di rak gudang.
Kebijakan di atas telah diatur dalam Peraturan Kepala BNPB Nomor 04 Tahun 2009 tentang Pedoman Bantuan Logistik. Termaktub mengenai kebijakan pada Pasal 6 huruf d tertulis, bantuan logistik penanggulangan bencana harus menjamin jumlah, mutu, sasaran, efektif dan akuntabel. (eko)
