SATELITNEWS.COM, TIGARAKSA – Kepala Satpol PP Kabupaten Tangerang Agus Suryana ingatkan netralitas anggotanya jelang Pemilu 2024. Peringatan ini disampaikan setelah ramai kasus netralitas anggota Satpol PP di Garut.
“Terkait netralitas anggota Satpol PP mendapat atensi khusus dari Pj Bupati Tangerang, Pj Gubernur Banten, Kasatpol PP Banten, bahkan sampai ada Surat Edaran dari Kemendagri. Oleh karena itu, Selasa (9/1) kemarin saya kumpulkan anggota Satpol PP Kabupaten Tangerang saya ingatkan untuk menjaga netralitas,” ujar Agus kepada Satelit News, Rabu (10/1/2024).
Pengawasan ketat kata Agus, juga dilakukan terhadap anggotanya. Lantaran anggota Satpol PP juga punya peran penting dalam keberlangsungan Pemilu 2024. “Ada 150 anggota Satpol PP Kabupaten Tangerang yang disiapkan dalam pengamanan Pemilu 2024 ini,” ungkapnya.
Lanjut Agus yang hobi olahraga Tarung Derajat ini, dalam tugasnya anggota Satpol PP Kabupaten Tangerang berperan sebagai koordinator yang membawahi 9.018 anggota Linmas. “Jadi 1 TPS 1 Linmas, jumlahnya 9.018. Nah, anggota Satpol PP 150 orang ini sebagai koordinator, jadi 1 orang ada yang membawahi 5 sampai 7 TPS,” tandasnya.
“Tugas Satpol PP Kabupaten Tangerang harus netral dan tidak boleh ikut berkampanye memilih siapapun paslon dan juga harus terus bersinergi dengan kepolisian dan TNI guna menyukseskan Pemilu 2024,” imbuhnya.
Untuk saat ini, kata Agus, yang juga mantan Kepala Dishub, bahwa pihaknya sudah menjalin kerjasama dengan KPU terkait pengamanan kantor. “Ada permintaan dari KPU kepada Satpol PP agar menugaskan anggota untuk pengamanan. Mulai Selasa (9/1) kemarin sudah kami tugaskan 5 orang anggota,” ucapnya.
Baca Juga: Paramount Land Dukung Gemilang KORPRI Night Run 2026, Diikuti 6.700 Peserta
Sebelum menempatkan anggotanya, pihaknya terlebih dahulu mendatangi Kantor KPU dan gudang logistik pemilu berkaitan dengan pengamanan Pemilu 2024 di Kabupaten Tangerang, Selasa (9/1/2024).
“Koordinasi dan pengecekan di Kantor KPU Kabupaten Tangerang kemudian di Gudang Logistik, dalam rangka peninjauan dan pengecekan terkait kesiapan KPU selaku penyelenggara pemilu dalam menghadapi Pemilu 2024,” jelas Agus.
Berdasarkan hasil peninjauan ke lokasi gudang logistik tempat penyimpanan surat suara, terdapat 134 pekerja pelipat surat suara, yang mana mereka adalah para pekerja profesional.

Agus menyebutkan, pihaknya pun telah mendirikan posko pengamanan yang didirikan di halaman Kantor KPU Kabupaten Tangerang, bersinergi dengan unsur TNI-Polri untuk melakukan pengamanan terhadap tahapan Pemilu.
“Di posko pengamanan ini, kami siagakan personel Satpol PP untuk menjaga keamanan dan ketertiban serta kenyamanan, khususnya pada Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tangerang,” ucapnya. (aditya)





















