SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang melakukan upaya antisipasi banjir. Pada awal tahun 2024 ini normalisasi drainase di banyak titik dilakukan khususnya di lokasi-lokasi yang dinilai rawan terjadi banjir.
Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang, Ruta Ireng Wicaksono menuturkan, pihaknya sudah melakukan pemetaan beberapa lokasi yang dinilai menjadi kawasan rawan banjir di Kota Tangerang. Saat ini, Dinas PUPR Kota Tangerang memusatkan perhatian untuk mengawasi perkembangan di Kali Sabi Cibodas, Kali Ledug Periuk, Saluran Pembuangan (SP) BTT 6-9 Sipon-Cipondoh, Kali Cantiga Karang Tengah, Saluran Sekunder Kamar Benda, SP Cikoneng Hilir Jatiuwung, Embung Gempol Pinang, Rawa Kunciran, dan SP Pasar Baru Karawaci.
“Akhir-akhir ini hujan lebat kerap melanda Kota Tangerang. Untuk merespon hal tersebut, kami (Dinas PUPR Kota Tangerang) telah memetakan beberapa titik lokasi yang dinilai rawan terjadi luapan sehingga perlu diperhatikan, diawasi, dan ditangani lebih lanjut secara bersama-sama,” ujar Ruta, Senin, (15/1/2024).
Ia melanjutkan, PUPR juga berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memasifkan langkah-langkah antisipasi pada musim penghujan ini. Di antaranya meningkatkan kerja sama dengan pihak Provinsi dan masyarakat dalam mengoptimaliasi proses drainase jalan lingkungan, drainase jalan kota, sampai drainase jalan Provinsi di seluruh Kota Tangerang.
“Setelah pemetaan dilakukan, kami gencar melakukan kegiatan-kegiatan kolektif untuk bersama-sama mengantisipasi terjadinya banjir pada musim penghujan kali ini, khususnya dengan semakin masif merealisasikan kerja bakti di banyak tempat,” tambahnya. Selain itu, pihaknya menyiapkan komponen-komponen infrastruktur sistem pengendali banjir di Kota Tangerang. Seperti, kesiapan petugas lapangan, 267 pompa pengendali banjir dan sebagainya. (made)
























