SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Real Madrid menang secara dramatis atas Almeria di lanjutan LaLiga. Madrid sempat tertinggal dua gol dari tim juru kunci itu sebelum berbalik menang 3-2.
Laga Real Madrid vs Almeria di pekan ke-21 LaLiga digelar di Santiago Bernabeu, Minggu (21/1/2024) malam WIB. Madrid tertinggal 0-2 dari Almeria di babak pertama.
Pertandingan ini sempat diwarnai oleh beberapa keputusan VAR. Madrid pada akhirnya mampu mencetak tiga gol di paruh kedua untuk membalikkan keadaan.
Berkat kemenangan ini, Madrid memuncaki klasemen Liga Spanyol dengan 51 poin. Mereka unggul dua angka atas Girona. Sementara Almeria masih jadi juru kunci dengan enam poin.
Laga ini diwarnai sejumlah keputusan kontroversial yang amat merugikan Almeria. Gol ketiga tim tamu yang dicetak Sergio Arribas dianulir wasit berdasarkan pertimbangan Video Assistant Referee (VAR).
VAR menilai ada pelanggaran yang dilakukan pemain Almeria, Dion Lopy, kepada Jude Bellingham sebelum terjadinya gol. Alhasil gol pada menit ke-57 itu pun dibatalkan.
Selanjutnya terkait gol penyeimbang kedudukan Real Madrid yang dicetak Vinicius Jr. Wasit awalnya tidak mengesahkan gol tersebut karena Vinicius dianggap handball.
Dalam tayangan ulang terlihat bagian lengan Vinicius mengenai bola sebelum masuk ke gawang. Namun, VAR menilai kejadian itu bukan handball dan mengesahkan gol Vinicius.
Bek Almeria, Marc Pubill, amat geram dengan keputusan-keputusan yang merugikan timnya itu. Dia menuding ada yang mengatur supaya Almeria tak bisa menang melawan Real Madrid. “Seseorang memutuskan bahwa kami tidak bisa menang di sini dan itulah yang terjadi. Kami pergi dengan keyakinan mereka telah mencuri permainan dari kami secara terang-terangan,” kata Pubill kepada DAZN usai laga.
“Saya pikir tidak ada lagi yang bisa dilakukan dari luar untuk membawa mereka ke dalam permainan. Tidak ada cara untuk menerimanya. Apa yang terjadi hari ini melampaui semua batas,” jelasnya.
Kekesalan juga disampaikan pemain Almeria lainnya, Gonzalo Melero. Menurutnya apa yang terjadi di Santiago Bernabeu membuktikan kualitas Liga Spanyol yang jauh tertinggal ketimbang Liga Inggris. “Mereka telah mengancam kami dan terlebih lagi mereka berpikir telah melakukannya dengan baik. Ini sangat menyakitkan bagi saya. LaLiga jelas ketinggalan jauh banget dari Premier League,” Melero mengkritik dengan keras.
Pelatih Madrid Carlo Ancelotti menanggapi keluhan Almeria soal keputusan-keputusan wasit usai kemenangan kontroversial Real Madrid. Ancelotti menilai tidak ada yang salah dengan keputusan wasit. “Saya paham kemarahan Almeria terhadap keputusan-keputusan wasit, tapi saya kira itu semua benar,” ujar Ancelotti seperti dilansir ESPN.
“Saya sudah melihatnya. Saya kira wasit sudah benar. Ini bukan VAR yang bikin keputusan. VAR memberi masukan dan wasit yang memutuskan. Saya kira dia benar.”
Ancelotti mengakui salah dalam menurunkan susunan pemain. Pelatih asal Italia itu menyebut pemain-pemainnya masih kelelahan setelah bermain sampai babak perpanjangan waktu melawan Atletico Madrid di Copa del Rey tengah pekan lalu. “Babak pertama jelek banget. Kami tidak punya energi. Tim lelah. Babak kedua ceritanya berbeda dan kami punya dukungan dari seisi stadion yang mendorong kami, itu penting,” ujar Ancelotti seperti dilansir ESPN.
“Saya membuat kesalahan dengan tim dengan memilih pemain-pemain yang capek. Setelah 30 menit, saya sudah berpikir untuk mengganti pemain agar ada energi lebih.”
“Yang bisa saya lakukan untuk mengubah dinamika adalah memasukkan pemain yang masih bugar saat jeda. Beberapa pemain terdampak main sampai extra time melawan Atletico di hari Kamis. Babak kedua lebih baik.”
“Saya lebih marah dengan diri saya sendiri. Semua orang ingin main, tapi saya harus menilai siapa yang siap, siapa yang butuh istirahat, dan lain-lain, dan saya salah hari ini,” kata Ancelotti. (dm)