SATELITNEWS.COM, SERANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Serang, meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang untuk menyiapkan tenaga kesehatan yang disiagakan pada saat pelaksanaan pemilu 14 Februari 2024. Untuk mengantisipasi, adanya petugas atau masyarakat yang sakit.
Ketua KPU Kabupaten Serang, Muhamad Nasehudin mengatakan, berkaca pada Pemilu sebelumnya banyak petugas yang mengalami kelelahan, sehingga jatuh sakit.
Oleh karena itu, perlu adanya tenaga kesehatan yang disiagakan pada saat proses pemilihan.
“Belajar dari pemilu yang sebelumnya agar bisa di backup kaitan dengan kesehatan, kita koordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) minta disupport apakah itu melalui puskesmas atau pun RSUD,” kata Naseh, Rabu (24/1/2024).
Naseh menuturkan, pihaknya akan segera berkirim surat terkait permintaan tenaga kesehatan tersebut. Sehingga saat pelaksanaannya nanti pada 14 Februari tenaga kesehatan sudah disiagakan.
“Jadi paling penting pada hari H, khawatir ada petugas kita yang kurang fit, maka direspon cepat oleh petugas kesehatan baik ditingkat desa, kecamatan maupun tingkat daerah,” tuturnya.
Baca Juga: 84 Pegawai Non-ASN RSUD Serpong Utara Dirumahkan
Sementara, Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah mengaku, akan segara mengkoordinasikan dengan Puskesmas setempat terkait dengan permintaan tenaga kesehatan.
Sehingga saat ada yang sakit pada hari H, tenaga TPS dapat berkomunikasi dengan Puskesmas yang bersangkutan.
“Nomor handphone Puskesmas ini, siapa yang bisa dihubungi pada hari H nanti disiapkan, jadi untuk pengangkutan ke lokasi seperti ambulan dan lain sebagainya itu tanggung jawab puskesmas,” ujarnya.
Tatu menuturkan, dengan telah disiapkannya tenaga kesehatan, para petugas di TPS tidak ada yang sibuk ngurus yang sakit. Supaya semua proses pemilu berjalan dengan lancar.
“Karena kan petugas TPS melayani yang akan melakukan pemilihan,” pungkasnya. (sidik)
























