SATELITNEWS.COM, SERANG – Pj Gubernur Banten Al Muktabar, meresmikan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) di tiga sekolah di Kota Serang, Kamis (25/1/2024). Tiga sekolah itu yakni, SMK Negeri 7, SMK Negeri 8 dan SMK Negeri 4 Kota Serang. Dengan peresmian itu, diharapkan tidak ada lagi sekolah yang menerapkan double shift atau bergantian karena kekurangan ruang kelas atau mungkin menggunakan ruang laboratorium.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten Tabrani mengatakan, tahun anggaran 2023 terdapat 3 titik SMK Negeri yang dibangun dan dilengkapi sarana prasarananya di wilayah Kota Serang yaitu di SMKN 7, 8 dan 4 serta 2 SMA Negeri yaitu SMA Negeri 2 dan 3.
Untuk SMK Negeri sambung Tabrani, masing-masing ada pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB), seperti pada SMKN 7 terdapat 12 Ruang Kelas Baru, Ruang Praktik Sekolah (RPS), ruang kebutuhan perkantoran, ruang kepala sekolah, ruang Guru dan ruang Tata Usaha (TU).
Sedangkan di SMK Negeri 8 Kota Serang, dibangun Ruang Kelas Baru (RKB) dan sekaligus ditambah alat-alat praktiknya.
Sedangkan untuk SMK Negeri 4 dibangun aula atau Gedung Serba Guna (GSG), ruang praktik dan ruang kelas.
“Pembangunan Sarpras ini akan terus kita lakukan secara bertahap. Konsepnya kedepan 1 untuk SMK Negeri kita lengkapi dengan ruang kelasnya, ruang praktiknya, sarana praktiknya, utilitasnya dan ruang penunjang lainnya. Jika sudah selesai, kita pindah ke sekolah lain kita lengkapi dan insya Allah pada saatnya nanti SMK di Banten menghasilkan SDM yang diharapkan dunia usaha industri,” kata Tabrani, Kamis (25/1/2024).
Dikatakan Tabrani, Pemprov Banten membangun RKB di SMK/SMA/SKH karena terdapat sekolah yang menerapkan pembelajaran gilir ganda (double shift) serta memfungsikan peruntukan ruangan sekolah sebagaimana mestinya.
“RKB dibangun lebih disebabkan karena ada sekolah yang menerapkan duble sift juga ada yg menggunakan ruang kelas lain misalnya di laboratorium. Sekarang kalau Ruang Kelasnya sudah lengkap kita fungsikan ruangan itu sesuai dengan peruntukannya misalnya laboratorium ya untuk laboratorium, perpus ya untuk perpus,” tutupnya.
Sementara, Pj Gubernur Banten Al Muktabar mengungkapkan, Pembangunan sejumlah sarpras sekolah itu dilakukan dalam rangka peningkatan kualitas dan mutu pendidikan serta kontribusi pemerintah dalam penggiatan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kota Serang.
“Dampaknya adalah kita berharap semakin kita lengkapi sarana dan prasarananya dapat berkontribusi dalam penggiatan peningkatan SDM di Kota Serang,” sambungnya
Dikatakan Al Muktabar, saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tengah mempersiapkan pembangunan jangka panjang nasional menuju Indonesia Emas 2045, menurutnya parameter menuju Indonesia Emas itu salahsatunya dengan menggiatkan pendidikan dengan pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan dan telah menjadi komitmen Pemerintah Provinsi Banten
“Parameter menuju Indonesia Emas 2045 itu salah satunya menggiatkan pendidikan dan perlu sarana dan prasarana sekolah yang mendukung. Kita berkomitmen menuju itu semua,” ungkapnya
Pada kesempatan ini juga, Al Muktabar menyampaikan pesan kepada para tenaga pendidik agar dapat memanfaatkan platform digital untuk meningkatkan kompetensi dan ilmu pengetahuan dan juga dirinya berpesan kepada para siswa untuk menguasai kemampuan lebih dari dua bahasa (multi bahasa) agar dapat memiliki keunggulan menghadapi tantangan global.
“Saya berpesan, di era digitalisasi saat ini ilmu pengetahuan itu terbuka. Banyak Platform digital yang membuka ruang seperti tutorial-tutorial ilmu pengetahuan dan teknologi,” imbuhnya. (luthfi)