SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Juventus tertahan di markas Hellas Verona 2-2. Hasil ini membuat posisi Bianconeri di peringkat kedua terancam disalip AC Milan.
Hellas Verona vs Juventus berlangsung di Marc Antonio Bentegodi pada laga pekan ke-25 Serie A 2023/2024, Minggu, (18/2/2024). Duel berlangsung sengit.
Tuan rumah mampu merepotkan Si Nyonya Tua di laga ini. Verona bahkan bisa unggul dulu lewat gol indah Michael Fulnorusho di menit ke-11. Juventus membalas dari penalti Dusan Vlahovic di menit ke-28. Skor 1-1 mengakhiri babak pertama.
Verona kembali unggul setelah Tijjani Noslin bikin gol di menit ke-51. Juventus merespon cepat dengan membuat kedudukan imbang tiga menit berselang dari gol Adrien Rabiot di menit ke-55.
Hasil imbang 2-2 tak berubah hingga 90 menit tuntas. Kegagalan Bianconeri meraih kemenangan di markas Verona bikin posisi mereka di urutan kedua terancam.
Juventus saat ini mengumpulkan 54 poin tertinggal sembilan angak dari Inter Milan di puncak klasemen. Mereka berpeluang tersalip oleh AC Milan yang berada di peringkat ketiga dengan 52 poin. Pasalnya, Milan bermain melawan Monza, Senin (19/2) dini hari tadi. Untuk Verona, mereka belum lepas dari zona degradasi. Verona di posisi ke-18 dengan 20 poin.
Hasil yang merugikan Juventus mengingat mereka kini tertinggal sembilan poin dari Inter Milan di puncak, yang masih punya satu laga simpanan. Memang musim masih menyisakan sepertiga akhir, tapi melihat performa Juventus, rasa-rasanya Inter seperti diberi karpet merah menuju Scudetto.
Sebab, Juventus sudah nir kemenangan di empat pertandingan terakhirnya, dua imbang dan dua kalah. Catatan ini cuma lebih baik dari Sassuolo, Frosinone, dan Salernitana dengan satu poin, serta Cagliari yang nir poin.
Ini jadi kali pertama Juventus mengalaminya setelah terakhir pada April 2023. Membandingkan dengan laju Inter Milan yang memenangi lima partai terakhirnya, Juventus bak langit dan bumi. “Kami tertinggal 10 poin dari tim yang tampil luar biasa, karena rataan 2,7 poin itu hebat. Sulit untuk bersaing dengan tim seperti itu,” ujar pelatih Juventus Massimiliano Allegri di Football Italia.
“Kami membuat banyak kesalahan di dua partai kandang terakhir, kami harus melupakan itu dan mengingat ada 42 poin yang bisa diraih. Saya ingin mengembalikan Juventus ke jalur yang benar.”
Dalam laga tersebut, Juventus seolah kehilangan cara untuk menang. Padahal sebelumnya, Si Nyonya Tua sempat tampil begitu efektif untuk meraih tiga angka.
Allegri menilai timnya kini seolah kehilangan cara untuk menang. Pasalnya, Juventus terlalu mudah kebobolan dan kerap bikin peluang di depan gawang. Padahal sebelumnya, Bianconeri dikenal sebagai tim yang begitu efektif. Hal tersebut yang membuat mereka sempat bersaing dengan Inter Milan di urutan teratas.
“Anda bahkan bisa kalah dalam pertandingan seperti ini, meski kami punya tiga atau empat peluang di menit-menit akhir. Kami perlu mengatur ulang ide-ide kami, menetapkan tujuan dan berhenti kebobolan dengan mudah,” kata Allegri kepada DAZN.
“Bahkan melawan Udinese kami memiliki lima atau enam peluang dan tidak berhasil mengkonversinya. Itu bisa saja terjadi, tapi yang tidak boleh salah adalah sikap yang memungkinkan kami membawa pulang kemenangan di empat bulan pertama, yang tidak kami tunjukkan sekarang,” jelasnya. (dm)