SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Kecelakaan lalu lintas (laka lantas), terjadi di Jalan Raya Maja – Cibiuk kilometer 7, di Kampung Banjar, Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Senin (26/2/2024) sekira pukul 12.00 WIB.
Kecelakaan tunggal itu, menewaskan seorang pengendara bernama Imam Khadafi (38) warga Subang, Jawa Barat. Ia meninggal dunia, meski sempat mendapatkan perawatan medis. Korban mengalami luka parah, pada bagian kaki sebelah kiri.
Informasi yang berhasil didapat, kendaraan Toyota Avanza ber Nomor Polisi (Nopol) B 2241 SZX yang dikendarai korban dan rekannya, Muhamad Irfan Munawar melaju dari arau Cibiuk menuju Cikole, hilang kendali. Namun, dari arah berlawanan ada kendaraan lain yang melintas.
Untuk menghindari kecelakaan, korban banting setir ke arah kiri. Namun nahas, kendaraan yang digunakan keduanya justru jatuh ke parit sedalam lima meter, dan menyebabkan kepala korban mengalami luka dan harus dibawa ke rumah sakit.
Anggota Unit Laka Lantas Polres Pandeglang Ajun Inspektur Polisi Dua (AIPDA) Asep Nurhalim, membenarkan adanya kejadian itu. Kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Raya Maja-Cibiuk, merupakan laka tunggal.
Polisi, kata dia, langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan darurat, termasuk mengatur lalu lintas.
Baca Juga: Berbagi di HUT Polwan, Kompol Reni: One Polwan Extraordinary Impact
Seorang sopir mobil harus dilarikan ke rumah sakit, karena mengalami luka pada bagian kepala.
“Informasinya sopir yang dibawa ke rumah sakit, untuk mendapatkan perawatan medis itu meninggal dunia. Korban sempat mendapatkan perawatan medis, namun nyawa korban tidak tertolong,” kata Asep, Senin (26/2/2024).
Asep mengatakan, korban meninggal dunia bernama Imam Khadafi (38), warga asal Subang, Jawa Barat. Sedangkan korban selamat, bernama Muhammad Irfan Munawar (31) warga Majalengka, Jawa Barat.
“Korban meninggal, bekerja sebagai manager di salah satu perusahaan ternak ayam, yang sekaligus supir. Sementara untuk korban luka, kita larikan ke RSUD Berkah untuk penanganan lebih lanjut,” paparnya.
Umar seorang saksi mata mengatakan, pada saat kejadian mobil yang dikendarai korban melaju dengan cepat. Namun, mobil Avanza tersebut, tiba – tiba masuk ke jurang, karena mencoba menghindari kendaraan dari arah berlawanan.
“Mobil yang kecelakaan itu, melaju sangat kencang dari arah Banjar menuju Cikole. Kemudian, pas di TKP, mobil tersebut menghindari mobil dari arah berlawanan hingga banting stir kearah kiri lalu jatuh ke jurang. Kemudian saya bergegas menghampiri, untuk melakukan pertolongan kepada korban,” imbuhnya. (adib)
























