SATELITNEWS.COM, SERANG – Perusahaan industri PT Prima Jaya Multicon, yang memproduksi bata ringan atau hebel di Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, tutup. Akibatnya sekitar 335 karyawan kehilangan pekerjaan.
Plt Kepala Bidang Hubungan Industrial Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Serang, TB Ana Supriatna, membenarkan adanya perusahaan di Jawilan yang gulung tikar atau tutup.
Kata Ana, saat ini perusahaan tengah berupaya melakukan proses Bipartit atau perundingan dengan buruh, terkait dengan hak haknya.
“Jadi dia hari Rabu itu, akan melakukan Bipartit, penyelesaian internal antara perusahaan dan pekerjanya langsung, kemungkinan di pabrik perundingan penyelesaiannya,” kata Ana, Minggu (10/3/2024).
Ana pun mengaku, akan menunggu proses perundingan tersebut. Menurutnya, jika tidak menemui kesepakatan pihaknya akan melakukan pemanggilan kedua belah pihak untuk dilakukan mediasi.
“Insya Allah kita akan memanggil juga, tapi kita menghargai dulu proses Bipartit,” tuturnya.
Baca Juga: Wujudkan Smart City, Diskominfosatik Kabupaten Serang Akan Bina 326 Desa
Ana mengungkapkan dengan tutupnya perusahaan, ada sekita 335 karyawan kehilangan pekerjaan. Namun demikian hal tersebut tidak bisa dihindari lantaran perusahaan mengalami penurunan produksi.
“Jadi intinya Disnaker sekarang menunggu dari kedua belah pihak untuk mengadu,” pungkasnya. (sidik)

















