SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Puluhan hektar sawah di Kampung Lor, Desa Pagelaran, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, gagal panen. Hal itu terjadi, akibat serangan hama wereng terhadap tanaman padi milik para petani di sana.
Nana Miharja, petani setempat mengatakan, sawah miliknya mengalami gagal panen akibat serangan hama sejak beberapa hari.
Padahal, kata dia, beberapa hari lagi tanaman padi miliknya bakal segera dipanen, namun dalam waktu singkat tanaman padi miliknya mati.
“Baru mau dipanen, dua hari lagi. Tapi pas besoknya dilihat, sudah mati tanaman padinya. Saya juga bingung, bisa seperti itu tanaman padinya, Padahal, baru kemarin diperiksa masih bagus tanamannya,” kata Nana, Selasa (16/4/2024).
Nana mengatakan, selain tanaman padi miliknya, beberapa tanaman padi para petani lain, juga mengalami hal yang sama.
Akibat hal itu, para petani mengalami kerugian hingga jutaan rupiah, karena tanaman padi milik para petani gagal panen.
Baca Juga: Tangani Gagal Panen di Pandeglang, Ketua Lakpesdam Usulkan Asuransi Pertanian
“Rugi sudah pasti, jutaan rupiah ruginya. Soalnya semua tanaman padi enggak bisa dipanen. Kita berharap bisa ada bantuan buat petani yang mengalami gagal panen, karena modal buat bertani itu enggak sedikit,” tambahnya.
Eka, petani lainnya berharap, agar bisa mendapatkan bantuan dan perhatian dari Pemkab Pandeglang terkait kegagalan panen akibat serangan hama. Oleh karena, selama ini banyak nelayan yang kesulitan karena mengalami kerugian akibat tidak bisa memanen padi.
“Kita sih inginnya ada bantuan 2atau perhatian dari pemerintah, karena kerugian kita enggak sedikit. Tetapi sampai sekarang juga belum ada respons terkait kegagalan panen akibat serangan hama,” tanbahnya.
Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang Uun Junanda mengaku, belum mendapatkan laporan terkait adanya peristiwa kegagalan panen tersebut.
Oleh karena itu, pihaknya akan segera menginstruksikan kepada koordinator penyuluh untuk melakukan pemeriksaan.
“Kita belum dapat laporannya, nanti kita cek ke lokasi. Kalau mereka ikut asuransi, bisa mengajukan klaim buat ganti rugi gagal panen. Kalau mereka enggak ikut asuransi, paling kita ganti benihnya,” imbuhnya. (adib)
Baca Juga: Hadapi Gagal Panen, DPRD Banten Usulkan Pemberian Asuransi Untuk Petani
























