Jumat, 15 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Banten Region

Tangani Gagal Panen di Pandeglang, Ketua Lakpesdam Usulkan Asuransi Pertanian

Oleh Mardiana
Selasa, 27 Jan 2026 18:11 WIB
Rubrik Banten Region, Kabupaten Pandeglang
Area lahan pertanian di Kabupaten Pandeglang yang mengalami gagal panen. (ISTIMEWA)

Area lahan pertanian di Kabupaten Pandeglang yang mengalami gagal panen. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG — Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam), Zaenal Abidin menyatakan, pemerintah harus menjamin penuh kebutuhan petani pasca dilanda bencana seperti banjir.

Selain bantuan bibit padi, ia berharap, petani juga mendapat asuransi pertanian yang dapat mengcover penuh permodalan ketika mereka harus melakukan tanam ulang.

“Bencana seperti banjir, sebetulnya dapat diminimalisir dampaknya. Karena, pemerintah dapat memprediksi daerah mana saja yang akan terdampak,” kata Zaenal, Selasa (27/1/2026).

Katanya, ketika terjadi gagal panen pascabencana, kerugian petani bukan hanya pada padi yang sudah ditanam. Tetapi, mereka juga sudah mengeluarkan modal besar selama masa pertumbuhan padinya.

Dengan demikian, harus diantisipasi sedini mungkin siklus cuaca atau musim per musim kapan petani harus menanam dan memanen. Ketika petani mengalami musibah, sebelum memasuki musim panen, tentu menimbulkan kerugian besar.

“Atau, paling tidak ada bantuan permodalan, sehingga kerugian petani dapat ditekan,” ujarnya.

BeritaTerbaru

FP SPS IKBA Kabupaten Serang Beri Pelatihan Kesehatan Mental Bagi Guru

FP SPS IKBA Kabupaten Serang Beri Pelatihan Kesehatan Mental Bagi Guru

Kamis, 14 Mei 2026 12:02 WIB
Tunaikan Ibadah Haji, Wabup Pandeglang Iing Sampaikan Pesan Mengharukan

Tunaikan Ibadah Haji, Wabup Pandeglang Iing Sampaikan Pesan Mengharukan

Kamis, 14 Mei 2026 11:33 WIB
Lantik Pengurus BKPRMI Banten, Andra Soni Tekankan Masjid Sebagai Laboratorium Nasionalisme

Lantik Pengurus BKPRMI Banten, Andra Soni Tekankan Masjid Sebagai Laboratorium Nasionalisme

Kamis, 14 Mei 2026 11:29 WIB
Tahun Ini Pemkab Serang akan Terima Setoran Rp5,7 M Lebih dari PT KTI

Tahun Ini Pemkab Serang akan Terima Setoran Rp5,7 M Lebih dari PT KTI

Kamis, 14 Mei 2026 11:16 WIB

Diberitakan sebelumnya, pascabencana banjir melanda beberapa wilayah di Kabupaten Pandeglang, tercatat 2.165 hektar lahan persawahan terendam tersebar di 13 kecamatan, serta 21 hektar diantaranya gagal panen alias puso.

Plt Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Pandeglang, Uun Junandar mengatakan, pihaknya telah melakukan pendataan terhadap kelompok tani yang terdampak banjir.

Selain itu, pihaknya juga telah mengusulkan bantuan benih ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten agar petani dapat melakukan tanam ulang.

“Kami sudah mengidentifikasi lahan dan petani terdampak, sekaligus mengajukan bantuan benih ke provinsi,” katanya, Senin (26/1/2026).

“Untuk pembagian teknisnya, kita akan bagikan berdasarkan luasan lahan yang terendam banjir. Bantuan benih itu, 25 kg per hektar, khususnya yang mengalami puso,” tandasnya.

Uun menyebut, akibat adanya banjir yang menggenangi lahan persawahan, cadangan gabah di Kabupaten Pandeglang hilang.

“Kalau dihitung, rata-rata ton per hektare gabah, untuk yang mengalami puso saja, artinya satu hektar 6 ton gabah, 126 ton gabah ini terjadi kegagalan,” tukasnya.

Kerugian yang dialami para petani akibat banjir, diperkirakan mencapai 126 ton gabah. Jika mengacu pada Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah, yang saat ini ditetapkan sebesar Rp6.500 per kilogram, dan menjadi acuan penerimaan Bulog, maka total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp786 juta.

Kerugian tersebut, dialami petani yang tersebar di 13 kecamatan yang terdampak banjir, seperti, Kecamatan Panimbang, Patia, Sukaresmi, Cikeusik, Sindangresmi, Labuan, Carita, Angsana, Munjul. Cigeulis, Cibitung, Cibaliung dan Cimanggu.

Sementara, seorang petani asal Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Endang mengaku, mengalami kerugian hingga Rp20 juta dari satu hektar sawah miliknya, akibat gagal panen.

Ia menyebut, tanaman padi membusuk dan mati terendam air, sehingga harus menanam ulang dan kembali mengeluarkan biaya produksi.

“Padinya rusak semua, terendam banjir. Mau tidak mau harus tanam ulang, dan butuh biaya lagi,” ujar Endang.

Ia menambahkan, kerugian yang dialami petani dengan lahan lebih luas, bahkan bisa mencapai ratusan juta rupiah, terutama bagi mereka yang memiliki puluhan hektar sawah.

Para petani berharap, pemerintah segera melakukan normalisasi sungai yang mengalami pendangkalan akibat sedimentasi, yang dinilai menjadi salah satu penyebab banjir.

Selain itu, mereka juga meminta adanya bantuan dan perhatian serius dari pemerintah daerah, untuk meringankan beban para petani yang terdampak bencana banjir.

Kepala Desa (Kades) Idaman, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Ilman menyatakan, mayoritas warganya berprofesi sebagai petani. Sehingga, kerugian besar bagi warganya ketika banjir melanda seperti pekan lalu.

“Kemarin-kemarin banjir berturut-turut, kerusakan lahan persawahan juga lumayan parah. Kami sudah koordinasikan dengan Pemkab Pandeglang, melalui kecamatan,” pungkasnya.

Ditegaskannya, saat banjir terakhir melanda sepekan lalu, usia padi petani memang hampir panen. Maka demikian, kerugian cukup besar. (mardiana)

Tags: DPKP Pandeglanggagal panenkabupaten pandeglang
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

Aturan Porprov Banyak Dilanggar, KONI Kabupaten Tangerang Protes KONI Banten
Banten Region

Aturan Porprov Banyak Dilanggar, KONI Kabupaten Tangerang Protes KONI Banten

Rabu, 13 Mei 2026 20:16 WIB
IMG_20260513_192234
Banten Region

Gubernur Banten Ajak Warga Perkuat Gerakan Indonesia ASRI

Rabu, 13 Mei 2026 19:25 WIB
IMG_20260513_164935
Banten Region

Open Bidding Pemprov Banten Dibuka, 308 Barang Inventaris Kantor Resmi Dilelang

Rabu, 13 Mei 2026 16:55 WIB
IMG_20260513_162637
Banten Region

Isu Titip Jabatan ASN di Lingkup Pemprov Banten, Begini Komentar Pengamat

Rabu, 13 Mei 2026 16:30 WIB
IMG_20260513_135759
Banten Region

Pelaku Tabrakan Maut di SDN Sukaratu 5 Masih Jabat Kepala DPMPTSP Pandeglang, Keluarga Korban Tuntut Keadilan

Rabu, 13 Mei 2026 14:01 WIB
IMG_20260513_130127
Banten Region

SMA CMBBS Disiapkan Jadi Percontohan Kurikulum Cambridge

Rabu, 13 Mei 2026 13:04 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

MENANAM PADI : Dinas Pertanian Provinsi Banten bersama instansi terkait melakukan penanaman padi pada program LTT di Kota Cilegon. (ISTIMEWA)

Percepat Luas Tambah Tanam, Ratusan Ribu Hektare Sawah Di Banten Mulai Digarap

Minggu, 10 Mei 2026 18:15 WIB
Pemkab Tangerang-Baznas Bedah Rumah Warga Sindang Jaya

Pemkab Tangerang-Baznas Bedah Rumah Warga Sindang Jaya

Selasa, 12 Mei 2026 19:50 WIB
beebf346-c814-4de6-b0f9-236fa2e9cf04

KORMI Kota Tangerang Siapkan Ekskul Olahraga Tradisional di Sekolah

Sabtu, 9 Mei 2026 13:21 WIB
Dipimpin Kapolresta, Arena Judi Sabung Ayam di Jayanti Digulung Polisi

Dipimpin Kapolresta, Arena Judi Sabung Ayam di Jayanti Digulung Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 21:17 WIB
Sekda Lebak Beberkan Kendala Naiknya Gaji PPPK Paruh Waktu

Sekda Lebak Beberkan Kendala Naiknya Gaji PPPK Paruh Waktu

Selasa, 12 Mei 2026 18:29 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.