SATELITNEWS.COM, LEBAK—Aparat Kepolisian berhasil mengungkap identitas mayat pria yang ditemukan terdampar di persawahan tidak jauh dari aliran Sungai Cisangu di Kampung Keong, Desa Malabar, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, beberapa hari lalu. Hasil identifikasi, jasad tersebut bernama Basri (78). Basri sebelumnya diduga hanyut terbawa derasnya sungai tersebut.
Berdasarkan keterangan kepolisian, hasil indentifikasi Polres Lebak terhadap mayat tersebut bahwa didapatkan hasil identitas mayat tersebut bernama Basri (78) warga Kampung Pasir Awi RT 026/003 Desa Sukaraja, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak.
“Diduga akan mandi lalu hanyut terbawa arus sungai, karena udah lansia dan udah pikun,” kata Kanit Reskrim Polsek Cibadak, Iptu Danang saat dihubungi melalui telepon selulernya oleh SatelitNews.Com, Minggu (20/4/2024).
Kata Danang, berdasarkan keterangan pihak keluarga, pria tersebut sudah dua hari tidak pulang ke rumah. Pihak keluarga pun sudah mencarinya kemana-mana namun tidak membuahkan hasil, hingga akhirnya mendapat kabar ditemukan mayat seorang laki-laki di persawahan yang tidak jauh dari aliran Sungai Cisangu. “Jadi korban pergi dari rumah dua hari sebelum ditemukan, itu keterangan keluarga. Tahu- tahu udah meninggal hanyut,” ujarnya.
Saat disinggung selain dugaan hanyut dari hasil pemeriksaan medis RDUD Adjidarmo apakah ada luka atau benda tumpul lainnya di tubuh korban. Danang mengaku, tidak ada. “Tidak ada. Itu hanyut,” tandanya.
Diberitakan sebelumnya, Warga Desa Malabar, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, dikejutkan dengan ditemukannya sesosok mayat tanpa identitas terdampar di persawahan. Mayat tanpa identitas pertama kali ditemukan oleh seorang petani di persawahan tepatnya di Kampung Koeng, Desa Malabar, Kecamatan Cibadak, sekitar pukul 06.30 WIB. Posisi mayat telungkup dengan kondisi sudah membusuk dan mengeluarkan bau tak sedap tidak jauh dari aliran Situ Cilembun. (mulyana)
Baca Juga: El Nino Mengancam, Polres Lebak Siapkan Sumur Bor
























