SATELITNEWS.COM, TANGSEL–Seorang pria berinisial A, alias Ijal dibekuk oleh jajaran Polsek Ciputat Timur. A yang ditangkap atas kasus pencurian dengan modus mengganjal ATM ini sudah ditetapkan sebagai tersangka. Kapolsek Ciputat Timur Kompol Kemas M. S. Arifin mengatakan, tersangka merupakan warga Lampung.
“Perkara terkait pasal 363 modus yang dilakukan dengan mengganjal mesin ATM, modus yang dilakukan tersangka adalah dengan ATM ketika ingin menggunakan ATM dikondisikan mesinnya seolah-olah bermasalah,” ujarnya, Sabtu, (27/4).
Setelah itu, kata Kamas, pelaku kembali mendatangi ATM yang sudah ia ganjal sebelumnya. Lalu, melakukan transaksi menggunakan kartu ATM korban.
“Setelah pemilik ATM tersebut tidak ada di lokasi baru tersangka datang, dan mengambil atau bertransaksi menggunakan kartu korban,” ucapnya.
Kemas menuturkan, tersangka menjalankan aksinya tidak sendiri. Dari pengakuannya kepada polisi, tersangka beraksi dengan dua orang lainnya yang saat ini masih dalam pengejaran.
“Berdasarkan pengakuan yang bersangkutan melibatkan ada tersangka lainnya. Namun dua orang tersangka masih dalam pengejaran,” jelasnya.
Baca Juga: Asyik Gendong Cucu, Nenek di Pondok Aren Tiba-tiba Ditusuk Tetangga
Kemas menyampaikan, komplotan itu sudah beraksi di tujuh tempat berbeda pada kurun waktu Maret hingga April 2024. Adapun lokasinya satu berada di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Cilegon Banten, dan enam lainnya masih di wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
“Menurut hasil penyidikan sudah dari sejak Maret sampai April di 7 TKP yaitu di SPBU Cilegon Banten, ATM Indomaret dekat jalan tol Pamulang, ATM BRI depan RS UIN Ciputat, ATM Indomaret dekat jalan tol Pamulang, ATM BRI di UIN, ATM Indomaret dekat tol Pamulang, lalu di ATM BRI Jalan Haji Juanda Ciputat Timur,” ungkapnya.
Kemas mengatakan, dari hasil penyidikan para tersangka bisa menggasak uang milik korbannya hingga Rp 6 juta rupiah. “Nominal berdasarkan dari hasil penyidikan bervariasi masing-masing korban, korban ada yang kurang lebih 6 juta,” katanya.
Sebagai informasi, para tersangka mengganjal ATM menggunakan barang lidi. Komplotan mereka juga lebih sering beraksi pada siang hari.
Saat dihadirkan pada konferensi pers di Mapolsek Ciputat Timur, Ijal mengaku mendapatkan keahlian tersebut dari temannya. Kata Ijal, setiap selesai beraksi, hasil uangnya langsung dibagi tiga. Uang yang ia dapatkan, disebut untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
“Yang ngajarin teman. Hasilnya dibagi bertiga. Uangnya buat makan sehari hari,” ucapnya. (eko)
Baca Juga: Polsek Ciputat Timur Apresiasi Saka Bhayangkara Lewat Penghargaan Karya Bhakti Lebaran 2026
