SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Persikota Tangerang berhasil curi poin dari Persibangga Purbalingga dalam lanjutan laga babak 32 besar liga 3 nasional yang digelar di Stadion Benteng Reborn, Kota Tangerang, Sabtu (11/5/2024) malam. Namun sayang, kemenangan Persikota Tangerang dinodai dengan aksi ricuh usai pertandingan.
Diketahui jadwal laga yang berlangsung pada pukul 13.00 WIB itu sempat tertunda lantaran hujan lebat mengguyur di beberapa wilayah Kota Tangerang yang mengakibatkan kondisi lapangan Stadion Benteng Reborn menjadi tergenang. Pertandingan kembali dilaksanakan pada pukul 19.00 WIB.
Jalannya pertandingan di babak pertama cukup sengit hingga kedua tim kesulitan untuk mencetak gol. Baru di menit ke 45 +4, Persikota berhasil unggul setelah striker dengan nomor punggung 9 Luthfi El Hakim Saragih mampu merobek jala gawang lawan dari titik putih. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, Luthfi kembali mencetak gol keduanya bagi Persikota usai sontekannya tak mampu ditepis oleh penjaga gawang Persibangga Purbalingga. Di menit 63, Persikota harus bermain dengan 10 pemain setelah center back Fatih Azis Arifi mendapatkan kartu kuning kedua.
Meski bermain dengan 10 pemain, Persikota Tangerang berhasil mempertahankan keunggulannya hingga laga usai dengan skor 2-0. Namun, setelah wasit meniup pluit panjang, terjadi gesekan antar pemain yang membuat suasana menjadi ricuh. Hingga beberapa suporter yang geram pun sempat masuk ke area lapangan namun berhasil diamankan oleh petugas.
Pelatih Persikota Tangerang, Moch Fachrudin menyebut pascakartu merah dilayangkan ke Persikota Tangerang, strategi diubah menjadi bertahan tanpa penyerangan yang berlebihan. “Karena kami kehilangan pemain, kami berupaya bertahan dengan skor yang sudah unggul. Semua pemain telah memberikan yang terbaik, kita lanjutkan dengan aksi-aksi yang lebih baik lagi,” ujar Fachrudin usai pertandingan.
Baca Juga: Ketua DPRD Rusdi Alam: Persikota Harus Bangkit, Saatnya Kembali ke Puncak
Sementara Pelatih Persibangga Purbalingga, Agus Riyanto mengatakan permainan yang disajikan oleh kedua tim cukup menarik dengan tempo yang sangat tinggi. Namun pihaknya menyayangkan keputusan wasit yang dinilai kontroversial dalam pertandingan tersebut.
“Bukan kami mencari-cari alasan, tapi kita semua menyaksikan wasit seperti apa, biar teman-teman yang menilai. Kami mengharapkan adanya fair play, tapi kenyataan di lapangan tidak sesuai yang kita harapkan,”ucapnya. “Sekali lagi, saya sangat kecewa dengan kepemimpinan wasit dan selamat bagi Persikota untuk tiga poinnya,”pungkasnya. Dengan hasil ini, Persikota Tangerang berhasil menduduki puncak klasemen sementara Liga 3 Nasional di grup 1. Berikutnya, Persikota Tangerang akan melawan Persika 1951 Karawang pada Senin (13/5/2024). (mg05)
