SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Sepanjang satu kilometer lebih, ruas jalan di Desa Cikumbueun, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, bakal dibuka melalui program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD). Anggaran yang digunakan pada program tersebut, sebesar Rp1 Miliar pada pos APBD 2024.
Asda I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Pemkab Pandeglang, Doni Hermawan, mengakui akan segera dilakukannya pembukaan ruas jalan di Desa Cikumbueun, Kecamatan Mandalawangi tersebut.
Saat ini, kata dia, semua pihak terkait sedang melakukan pembahasan dan mematangkan program yang sudah dibuat itu.
“Lokasi TMMD tahun ini, ada di Desa Cikumbueun, Kecamatan Mandalawangi. Agendanya pra TMMD dilakukan 15 Juni nanti, kemudian pembukaannya 10 Juli, sedangkan penutupan 10 Agustus. Sekarang kita rapatkan dulu semuanya supaya enggal ada kesalahan,” kata Doni, Selasa (21/5/2024).
Doni mengatakan, pembukaan jalan tersebut diharapkan bisa mendatangkan banyak manfaat bagi masyarakat, terutama untuk mengangkut hasil pertanian dan perkebunan.
Oleh karena itu, kegiatan pembukaan jalan yang dilakukan, bisa menjadi salah satu sarana memudahkan akses perekonomian masyarakat setempat.
Baca Juga: TMMD Ke-129 Di Pandeglang Siap Bangun Negeri Dimulai Dari Desa
“Harapan kita, dengan dibukanya jalan di sana, itu bisa menjadi sarana memudahkan akses masyarakat. Sekarang begini, dengan adanya jalan baru itu, masyarakat bisa lebih mudah dan cepat mengangkut hasil bumi, akses masyarakat menjadi mudah, dan lainnya,” tambahnya.
Doni menerangkan, selain membuka ruas jalan, masih ada beberapa kegiatan lain yang dilakukan pada program TMMD tersebut, mulai dari bedah rumah, sarana air bersih, dan beberapa program lainnya. Secara keseluruhan, alokasi anggaran yang digunakan lebih dari Rp1,5 Miliar diluar APBD Pemkab Pandeglang.
“Panjang jalan yang akan dibuka 1.500 kali 6 meter, anggaran Rp1 Miliar, termasuk fisik Rp735 juta khusus jalan, MCK masjid Rp30 juta, penyuluhan, bedah rumah 4 unit dari Perkim, TPT kisaran Rp100 juta dari Pemprov Banten, kemudian dari desa paving blok 250 meter, jambanisasi 10 rumah dan pipanisasi 1000 meter, termasuk bantuan pangan,” ujarnya.
Dikonfirmasi terpisah, Ketua Komisi I DPRD Pandeglang Endang Sumantri, mendukung program TMMD tersebut karena dinilai banyak mendatangkan manfaat bagi masyarakat.
Oleh karena itu, dia mengajak kepada semua pihak bisa bekerja sama dengan baik agar program tersebut berjalan optimal dan lancar.
“Tentunya ini harus kita dukung bersama, karena kalau pembangunan itu dikerjakan oleh pihak lain belum tentu berjalan baik. Tetapi lada intinya, masyarakat setempat nanti bisa merasakan dampak dari pembangunan ini,” imbuhnya. (adib)
Baca Juga: Operasional Puluhan SPPG Di Pandeglang Dihentikan Sementara, Ini Penyebabnya
























