SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Bakal calon gubernur Banten Arief Wismansyah, Kamis (23/5/2024) mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan Bakal Calon Kepala Daerah Banten yang diselenggarakan DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh No.9, Jakarta Pusat.
Salah satu alasan Arief Wismansyah ikut mendaftar di PKB adalah karena kader-kader PKB adalah juga kader-kader terbaik di Provinsi Banten. Sehingga kami berharap dapat bersama-sama untuk mewujudkan cita-cita masyarakat Banten. Dalam kesempatan itu, Arief menyampaikan visi apabila kelak diberi amanat memimpin warga Banten.
Punya pengalaman selama 15 tahun menata Kota Tangerang yakni 5 tahun sebagai wakil wali kota dan 10 tahun sebagai wali kota, Arief memahami betul apa yang dibutuhkan masyarakat. Untuk itu, dirinya telah menyiapkan berbagai program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Ini bertujuan agar Banten ke depan bisa berlari mengejar ketertinggalan, setara dengan provinsi lainnya di Indonesia, khususnya di Pulau Jawa.
Bukan cuma itu, segala potensi serta tantangan pun telah dipetakan demi mewujudkan masyarakat Banten yang maju, sejahtera dengan dilandasi akhlak mulia sebagaimana yang menjadi visinya pada Pilgub Banten 2024 ini.
Dimulai dari membenahi urusan pendidikan, kesehatan, infrastruktur hingga menekan angka pengangguran. Semua diurai secara gamblang, termasuk apa-apa saja yang akan dikerjakannya jika kelak diberi amanat oleh masyarakat untuk memimpin Provinsi Banten.
“Terkait pendidikan, seringkali kita mendengar adanya keluhan terkait sistem zonasi, banyak warga khawatir karena apabila anaknya tidak dapat sekolah negeri maka artinya siap-siap dipungut biaya untuk masuk sekolah swasta. Nah, di Kota Tangerang alhamdullilah kita bisa menggratiskan 146 sekolah swasta yang menjadi tambahan sekolah negeri. Jadi tidak ada lagi itu yang namanya keluhan zonasi karena masuk ke sekolah swasta pun tidak perlu pusing memikirkan biaya selayaknya masuk ke sekolah negeri,” ungkapnya.
Baca Juga: Muthmainah Tinggalkan Jabatan Ketua DPC PKB Tangsel Terpilih
Karena itu, program ini juga bakal dibawa ke Banten dengan tentu saja dengan tanpa membebani terlalu berat APBD Provinsi Banten serta dengan memperhatikan apa yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi.
Dalam urusan kesehatan, Arief menambahkan layanan kesehatan masih sulit dijangkau oleh masyarakat Banten, khususnya yang berada di wilayah terpencil. Kondisi itu salah satunya disebabkan oleh minimnya tenaga kesehatan yang bertugas di wilayah-wilayah seperti daerah pesisir yang sulit dijangkau. Padahal kehadiran tenaga kesehatan sangat diharapkan oleh masyarakat.
Untuk itulah Pemprov Banten harus hadir. “Maka ke depan, pemerintah harus hadir memberikan insentif kepada tenaga kesehatan agar mereka mau melayani saudara-saudara kita yang ada di wilayah terpencil,”ungkapnya.
Demikian halnya untuk penyediaan lapangan kerja, sejauh ini angka pengangguran menjadi momok paling besar dihadapi pemerintah. “Maka salah satu program saya adalah ingin menjadikan kantor desa, kantor kelurahan dan kantor kecamatan sebagai balai-balai latihan kerja, sehingga semuanya tak lagi terpusat, melainkan terdesentralisasi di semua wilayah, karena semua masyarakat membutuhkan lapangan kerja. Mudah-mudahan mereka ketika diberi skill, masyarakat bisa mandiri dan bisa mengembangkan diri, jadi tidak tergantung pada ijazah saja. Dan Insya Allah ketika misalnya nanti saya terpilih kita beri juga bantuan permodalan usaha,” ungkapnya.
Sementara terkait infrastruktur, Arief menyatakan bahwa hal itu merupakan salah satu tulang punggung peningkatan roda perekonomian masyarakat. Karena itu, pembangunan infrastruktur harus sampai ke desa-desa. “Makanya kita akan libatkan desa-desa, kelurahan semuanya ikut berpartisipasi dalam membangun. Jadi nggak cuma OPD saja,” ujarnya.
Lebih jauh diterangkannya, potensi Banten bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi, melainkan tanggung jawab 8 kabupaten/ kota. “Jadi kalau bicara Banten, kita harus sinergikan kabupaten/kota dan provinsi,” katanya. Selain di PKB, Arief sebelumnya juga telah mendaftarkan diri di sejumlah partai yang membuka tahapan penjaringan dan pencalonan kepala daerah seperti di PDI Perjuangan, Partai NasDem, PAN, PSI, PPP dan terakhir di Partai Demokrat. (made)
Baca Juga: Bukber dan Padel: Sore Santai Arief Wismansyah Bersama Wartawan Tangerang
