SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Empat kampung di Desa Koranji, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, membutuhkan perhatian Pemkab Pandeglang. Karena, wilayah tersebut kerap mengalami krisis air bersih setiap tahunnya.
Sekretaris Camat (Sekmat) Cadasari Eka Rahma Wijaya mengakui, ada beberapa kampung di wilayahnya yang kerap mengalami krisis air bersih. Oleh karena, keempat kampung itu berada di daerah perbukitan, sehingga pasokan air bersih cepat habis.
“Ada empat kampung, yang selalu krisis air bersih. Yaitu Kampung Koranji, Kampung Kaduhejo, Kampung Kadungaleng, dan Kampung Koprah, semuanya ada di Desa Koranji. Karena memang adanya diatas bukit, di kaki Gunung Karang,” katanya, Selasa (28/5/2024).
Eka mengatakan, persoalan tersebut selalu menjadi keluhan masyarakat setempat, dan belum mendapatkan solusi sampai saat ini. Akibat hal itu, banyak warga yang harus pergi atau membeli air untuk mencukupi kebutuhannya.
“Banyak yang ngeluh, kalau selalu krisis air bersih, masyarakat juga selalu menanyakan apakah bisa dibantu solusinya bagaimana? karena setiap tahunnya masyarakat pasti selalu mengalami krisis air bersih,” tambahnya.
Eka mengaku, pihaknya sudah sering mengusulkan bantuan kepada Pemkab Pandeglang, melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan hingga kabupaten.
Akan tetapi, sampai saat ini belum ada tindak lanjut untuk mengatasi persoalan tersebut.
“Disampaikan sudah, kita usulkan bahwa masyarakat ini butuh bantuan pembangunan sumur bor, kalau pun enggak bisa, ya bisalah selang atau pipa buat ngalirin air dari gunung ke rumah-rumah warga,” pungkasnya.
Muhammad Romli, warga Desa Koranji mengaku kerap kesulitan mendapatkan air bersih, terutama ketika musim peralihan dari hujan ke musim kemarau. Oleh karena, sumber mata air atau sumur yang biasa dipakai mulai kering dan enggak bisa digunakan.
“Biasanya, enggak hujan dua minggu saja air sudah mulai susah. Kalau sudah begitu ya mau enggak mau, harus beli air atau nyari ke tempat lain. Setiap tahun, kami selalu mengalami krisis air bersih,” keluhnya.
Dia berharap, persoalan tersebut bisa segera terselesaikan, sehingga masyarakat tidak lagi kekurangan pasokan air bersih setiap tahunnya.
“Kita sih inginnya, Pemda ini bisalah mencari solusinya bagaimana, supaya air ini tetap ada dan bisa digunakan masyarakat,” imbuhnya. (adib)