SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Pemkab Pandeglang mendapatkan suntikan anggaran sebesar Rp16 Miliar, dari Pemprov Banten melalui Bantuan Keuangan (Bankeu). Dana tersebut, sepenuhnya digunakan untuk membiayai pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur.
Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pandeglang, Ade Juliansyah mengaku,i pihaknya mendapatkan suntikan anggaran sebesar Rp16 Miliar dari Bankeu Pemprov Banten.
Awalnya, kata dia, dana itu akan digunakan untuk program kesehatan dan sosial, namun diperjalanan Gubernur Banten mengeluarkan kebijakan anggaran tersebut sepenuhnya digunakan untuk membiayai proyek pembangunan jalan dan jembatan.
“Jadi awalnya bukan untuk infrastruktur, tetapi lebih kepada kesehatan dan sosial. Tetapi, pak Gubernur mengeluarkan kebijakan penggunaan Bankeu untuk pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur,” kata Ade, Senin (1/7/2024).
Ade mengatakan, dana sebesar Rp16 Miliar itu digunakan untuk membiayai 16 paket proyek pembangunan jalan, dan dua paket proyek pembangunan jembatan. Rencananya, kegiatan pembangunan akan segera dilakukan apabila semua tahapan sudah selesai dilakukan.
“Pembangunan sarana itu, tersebar di 18 Kecamatan dengan total anggaran Rp16 Miliar. Sekarang belum dilakukan pengerjaannya, kalau tidak ada kendala bulan ini atau bulan depan sudah bisa dikerjakan,” tambahnya.
Baca Juga: Krisis Air Bersih Masih Melanda, Warga Desa Idaman Pandeglang Butuh Penanganan Serius
Ade mengatakan, belasan paket tersebut saat ini masih dalam proses lelang di Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) dan sudah ditayangkan di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).
“Sekarang masih proses tender atau lelang, setelah selesai lelang nanti kan ada masa sanggah. Kalau semuanya berjalan lancar, enggak lama lagi akan dikerjakan proses pengerjaan konstruksinya. Sekarang kita tunggu saja dulu sampai tahapan selesai,” tuturnya.
Dikonfirmasi terpisah, Wakil Ketua Komisi III DPRD Pandeglang Iing Andri Supriadi, menyarankan agar semua pihak ikut melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan yang didanai Bankeu tersebut, agar dikerjakan sesuai spesifikasi.
Dia juga menyarankan kepada Pemkab Pandeglang, untuk terus menjaga koordinasi dengan Pemprov Banten agar Bankeu untuk Pandeglang bisa ditambah.
“Tentunya kita harus ikut mengawal kegiatan pembangunan agar dilakukan dengan baik dan sesuai aturan. Pemkab juga harus bisa terus mengoptimalkan kegiatan pembangunan. Kalau bisa, disampaikan agar Bankeu untuk Pandeglang bisa bertambah,” imbuhnya. (adib)

















