SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Pekan Paralympic Pelajar Daerah (Pepaperda) VIII Banten tahun 2024 resmi dibuka di Tangerang Convention Center (TCC) Kota Tangerang, Selasa (2/7). Sebanyak 276 atlet siap berkompetisi memperebutkan medali emas dalam ajang tersebut.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten, Ahmad Syaukani mengatakan Pepaperda ini merupakan ajang kanalisasi untuk mewadahi para atlet pelajar disabilitas guna menunjukan bakat dan prestasinya di bidang olahraga.
“Adanya Pepaperda ini karena para atlet disabilitas memiliki hak yang sama dengan atlet pada Popda kemarin. Jadi harus sepadan dan seimbang, sehingga mereka bisa menunjukan bakat dan minatnya,” ungkapnya usai pembukaan Pepaperda VIII Banten, Selasa (2/7).
Kemudian, kata Syaukani, event yang dilaksanakan 2 tahun sekali itu bertujuan menjaring para atlet disabilitas yang berprestasi untuk bisa mewakili Provinsi Banten di tingkat nasional.
“Event ini juga menjadi ajang silaturahmi antar atlet pelajar disabilitas. Karena mereka yang biasanya hanya bertemu dengan atlet di kotanya saja, kini bisa bertemu dengan atlet disabilitas di luar wilayahnya,” ucapnya.
Syaukani mengimbau kepada orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus agar menyekolahkannya di sekolah berkebutuhan khusus (SKH) agar anak-anak tersebut bisa terlihat bakat dan minatnya.
Baca Juga: Warga Banten Mulai Tak Takut Cek Kesehatan
“Saya kira masyarakat yang memiliki anak berkebutuhan khusus jangan minder, jangan di rumah saja. Akan tetapi masukkan ke SKH, sehingga mereka bisa bersosialisasi ataupun beraktivitas. Karena akan terlihat minat dan bakatnya dimana, sehingga sekolah bisa menyalurkannya,” terangnya.
Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Nurdin mengatakan Kota Tangerang sebagai tuan rumah Pepaperda tahun ini telah mempersiapkan fasilitas-fasilitas di beberapa venue yang akan digunakan dalam ajang tersebut. Adapun 6 venue yang digunakan yakni Stadion Benteng Reborn, Tirta Mas Modernland, GOR Dimyati, Yonif 203 Jatiuwung, GOR Koang Jaya, serta Hotel D’Prima.
“Fasilitas-fasilitas yang kita punya berada dalam kondisi ready, kapan pun siap digunakan dan itu sudah standar nasional. Kita juga mendorong agar fasilitas kita masuk standar internasional sehingga event-event yang sifatnya internasional bisa kita lakukan. Ini yang terus kita lakukan agar Kota Tangerang benar-benar menjadi kota tujuan untuk sport di Indonesia,” ucapnya.
Sebagai informasi, pertandingan Pepaperda VIII Banten mulai bergulir besok (3/7). Terdapat 7 cabor yang dipertandingkan diantaranya, atletik, catur, renang, bulu tangkis, bochia, tenis meja awas dan tenis meja tuna netra.
Sementara kontingen Kota Tangerang pada Pepaperda VIII Provinsi Banten ini akan melibatkan 70 orang. Dengan rincian, 30 atlet, 8 pelatih, 10 asisten pelatih, satu manager dan 21 official. (hafiz)
























