SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang, Kamis (4/7/2024) menggelar panen bersama dengan Kelompok Wanita Tani (KWT) se-Kota Tangerang. Kegiatan dilakukan secara hibrid dan berpusat di Kampung Jimpitan Kelompok Berbagai Berkah (KB2), RW 03, Kelurahan Batu Jaya, Kecamatan Batuceper.
Panen dihadiri langsung oleh Pj Wali Kota Tangerang Nurdin. Acara ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dalam memperkuat produksi pertanian sebagai solusi pengendalian inflasi di daerah.“Saat ini, inflasi di Kota Tangerang mencapai 2,8 persen, yang mengindikasikan kenaikan harga beberapa komoditas. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap dapat menyediakan pasokan cabai dari produksi lokal, yang merupakan salah satu faktor kontributor inflasi,” jelas Nurdin.
Menurut Nurdin, gerakan menanam cabai secara massal ini melibatkan KWT dan kelompok tani lainnya, dengan total luasan tanam mencapai 3.000 meter persegi. “Sebagaimana cabai telah terbukti menjadi salah satu komponen penting dalam upaya pengendalian inflasi, mengingat signifikansinya dalam kebutuhan sehari-hari masyarakat. Ini menjadi langkah strategis dalam memastikan kebutuhan pangan masyarakat agar terpenuhi secara berkelanjutan,” ucapnya.
Tak hanya itu ujarnya, Pemkot Tangerang akan terus memberikan dukungan terhadap gerakan urban farming untuk memanfaatkan lahan kosong secara produktif. “Urban farming dan pengelolaan sampah oleh KWT menjadi model yang kami dorong, karena tidak hanya mendukung ekonomi lokal, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan di tingkat rumah tangga,” papar Nurdin.
Program ini juga, lanjut Pj, bertujuan untuk mendorong adanya studi tiru dan pengembangan lebih lanjut dalam pemanfaatan lahan terbatas untuk produksi pertanian, sebagai bagian dari sirkular ekonomi yang berkelanjutan.
“Komitmen Pemkot adalah memastikan masyarakat sehat dan memiliki tingkat hidup yang sejahtera, dengan cara memanfaatkan potensi ekonomi baru dari sektor pertanian. Kami percaya langkah-langkah ini merupakan bagian integral dari upaya bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Baca Juga: DKP Kota Tangerang Perkuat Upaya Cegah Stunting Lewat Bantuan Pangan Segar B2SA
Dalam kesempatan itu juga dia panen sayuran serentak yang diperkirakan sebanyak 2 ton. Nurdin, yang didampingi Kepala DKP juga turut menyerahkan bantuan 1.000 lubang tanam untuk 8 KWT. Dan sarana pertanian untuk 33 SMP di Kota Tangerang.
Kepala DKP Kota Tangerang Muhdorun mengatakan, panen yang dihasilkan dari KWT kali ini berupa sayur-sayuran dan buah-buahan. Nantinya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pangan.
“Kegiatan ini atas dasar kebutuhan pangan yang terus meningkat, sementara untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, kebutuhan pangan begitu penting. Tentunya diharuskan kelengkapan pangan yang bergizi, sehat dan berimbang,” ujarnya.
Ia pun mengungkapkan, hasil panen yang didapatkan dari KWT yang melakukan panen mencapai dua kuintal sayuran. Diharapkan kegiatan yang menjadi agenda rutin ini dapat membantu menekan inflasi pangan bagi masyarakat dengan melalui 119 KWT di Kota Tangerang.
Tak hanya itu, dalam kegiatan tersebut juga diadakan Gerakan Pangan Murah yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar. Di mana terdapat paket sembako senilai Rp90 ribu yakni beras 5 kg, minyak goreng 1 liter, serta gula 1 kg.
“Dalam kegiatan panen bersama KWT ini, kami juga menggelar Gerakan Pangan Murah yang menyiapkan 1 ton beras, 24 kg gula pasir, 20 kg tepung, serta 24 pouch minyak goreng 1 liter dan 24 pouch minyak goreng 2 liter. Pastinya harga yang dibanderol pun lebih terjangkau dari pasaran,” ucap Muhdorun. (made)
Baca Juga: Jelang Idulfitri Pemkot Tangerang Cek Parsel Lebaran hingga Keamanan Pangan
























