SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Pemerintah Kota Tangerang Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop &UKM) Kota Tangerang melakukan inspeksi mendadak (sidak) parsel Lebaran di sejumlah ritel modern. Sidak dilakukan menjelang Hari Raya Idulfitri untuk memastikan produk yang dijual masih layak konsumsi. Kali ini, tim Disperindagkop UKM menyasar Hypermart Metropolis dan Indogrosir Cikokol, Kota Tangerang, Rabu (11/3/2026). Selain ke swalayan, pemeriksaan keamanan pangan juga dilakukan di pasar tradisional oleh Dinas Ketahanan Pangan.
Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Disperindagkop UKM Kota Tangerang Ali Furqon mengatakan pengawasan parsel menjadi kegiatan rutin setiap Ramadan. Pihaknya mengecek langsung isi parsel yang dijual di ritel modern.
“Pengawasan difokuskan pada kode produksi, tanggal kedaluwarsa, dan kondisi barang. Alhamdulillah sampai saat ini barang yang kami periksa masih dalam kondisi baik,” kata Ali di lokasi. Menurutnya, sidak ini akan terus dilakukan hingga mendekati Lebaran. Pengawasan juga akan diperluas ke ritel yang tersebar di 13 kecamatan di Kota Tangerang. Jika ditemukan produk yang tidak sesuai ketentuan, Disperindagkop UKM akan memberikan teguran kepada pengelola ritel.
“Barang yang tidak layak jual akan ditarik dari peredaran atau dipisahkan dari stok yang dijual. Misalnya yang sudah kedaluwarsa atau kemasannya rusak seperti kaleng penyok,” tegasnya.
Sementara, Divisi Manager Hypermart Metropolis Ishak menyambut baik sidak yang dilakukan pemerintah daerah. Ia menilai kegiatan tersebut membantu ritel menjaga kualitas produk yang dijual kepada konsumen.
“Kegiatan ini sangat membantu kami memastikan kualitas dan harga produk. Edukasi yang diberikan juga penting untuk menghindari produk cacat atau yang mendekati kedaluwarsa,” ujarnya. Pemerintah Kota Tangerang berharap pengawasan ini membuat masyarakat lebih tenang saat membeli parsel Lebaran, baik dari sisi kualitas produk maupun kewajaran harga di pasaran.
Baca Juga: DKP Kota Tangerang Perkuat Upaya Cegah Stunting Lewat Bantuan Pangan Segar B2SA
Selain ke ritel modern Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang juga memperketat pengawasan keamanan pangan yang beredar di masyarakat. Pemantauan dilakukan oleh tim gabungan yang melibatkan Badan Pangan Nasional (Bapanas), BPOM, Dinas Kesehatan, Polres Metro Tangerang Kota, serta Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten, di Pasar Anyar Tangerang, Rabu (11/3/2026).
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang Muhdorun mengatakan, pengawasan ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi meningkatnya kebutuhan dan peredaran pangan di masyarakat menjelang Idulfitri. “Lebih dari 200 sampel pangan diambil dari pedagang untuk dilakukan pengujian oleh tim gabungan. Selain itu, tim juga memeriksa kondisi kemasan produk serta memastikan tidak ada produk yang telah melewati masa kedaluwarsa,” papar Muhdorun.
Lanjutnya, tim melakukan pengujian terhadap dua kategori pangan, yaitu pangan segar dan pangan olahan. Untuk pangan segar, pengujian dilakukan pada komoditas seperti sayuran, daging sapi, daging ayam, ikan segar, serta bahan pangan lainnya.
Sementara untuk pangan olahan, melakukan pengujian terhadap produk seperti mi basah, nugget, tempe, tahu, ikan asin, dan berbagai pangan olahan lainnya yang dijual di pasar,” jelasnya. ”Hasilnya, pada pengujian di Pasar Anyar kali ini hampir 100 persen seluruh sampel dinyatakan aman. Namun, yang ditemukan zat berbahaya, Satpol PP bersama Polres Metro Tangerang Kota langsung melakukan pembinaan dan penindakan lebih lanjut,” jelas Muhdorun.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih teliti saat membeli pangan. Begitu juga para pedagang, untuk lebih waspada terhadap pangan-pangan yang diperjualbelikan untuk masyarakat Kota Tangerang. “Kami telah menyediakan 21 Pojok Uji Keamanan Pangan di pasar-pasar Kota Tangerang yang dapat dimanfaatkan masyarakat maupun pedagang untuk memastikan pangan yang dibeli atau dijual aman untuk dikonsumsi,” tutupnya. (ari/made)
























