SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mencatat sepanjang tahun 2024, sebanyak 8 anak-anak tewas tenggelam. Terakhir, pada Jumat (12/7) lalu, dua anak meninggal tenggelam di Kecamatan Sepatan.
Kepala Bidang Pemadam Penyelamatan pada BPBD Kabupaten Tangerang, Agun Guntara mengatakan, berdasarkan data BPBD selama tahun 2024 ini, kurang lebih anak-anak yang tewas tenggelam kurang dari 10 orang.
“Kurang lebih sebanyak 8 anak. Terakhir, di Sepatan, anak dua anak tewas tenggelam,” kata Agun Guntara kepada Satelit News, Minggu (14/7).
Agun menjelaskan, salah satu korban tewas korban terbaru adalah Fauzan (5) korban tenggelam di Kali Pondok Jaya, Kecamatan Sepatan, pada Jumat (12/7) lalu, sekitar pukul 14.30 WIB.
“Sudah ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian,” kata Agun Guntara kepada Satelit News, Minggu (14/7).
Lebih lanjut Agun mengatakan, kedua orang tua korban telah membuat pernyataan yang menyatakan bahwa kejadian yang menimpa anaknya itu merupakan sebuah musibah.
Baca Juga: Diterjang Angin Kencang, 8 Pohon Tumbang di Tangerang, Tiga Rumah Warga Tertimpa
“Tadi orang tuannya sudah membuat pernyataan bahwa itu adalah musibah, dan kami tidak mau mempersulit keluarga korban untuk memakamkan anaknya,” katanya.
Agun mengimbau kepada masyarakat Kecamatan Sepatan yang bertempat tinggal tidak jauh dari bantaran kali, agar selalu mengawasi anak-anaknya saat bermain.
“Bagi warga yang berada di sekitaran bantaran harus hati-hati dan mengawasi anaka-anaknya saat sedang bermain,” pungkasnya. (alfian/aditya)
