SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Dua pasangan calon wali kota-calon wakil wali kota Tangerang Selatan mendaftarkan diri untuk mengikuti pilkada Kota Tangerang Selatan pada hari terakhir pendaftaran, Kamis (29/8). Pasangan petahana Benyamin-Pilar datang ke gedung KPU Tangsel dengan didampingi 16 partai politik. Sedangkan sang penantang, Ruhamaben-Shinta Wahyuni dikawal PKS.
Pasangan Benyamin-Pilar menjadi pasangan pertama yang mendaftar ke KPU Tangsel. Mereka tiba di gedung KPU, Jalan Raya Serpong, Kelurahan Setu, Kecamatan Setu, sekitar pukul 14.56 WIB. Keduanya terlihat diantar oleh jajaran partai politik pengusung hingga para pendukung. Calon gubernur Banten Airin Rachmi Diany juga mendampingi pendaftaran itu.
Keduanya kemudian langsung masuk ke dalam kantor KPU dan melakukan pendaftaran. Proses itu berlangsung di lantai dua.
“Saya bersama pasangan saya sebagai calon wakil walikota Pilar Saga Ichsan, saya Benyamin Davnie sebagai calon wali kota Tangsel sudah menyelesaikan pendaftaran ke KPU Tangsel dengan seluruh persyaratan yang sudah kami persiapkan. Hari ini saya didampingi oleh kurang lebih 16 partai politik,” ujarnya.
Benyamin menyampaikan, seluruh persyaratan berkas pencalonan sudah dipenuhi. Kata dia, berkas yang diverifikasi oleh KPU diharapkan dapat memenuhi persyaratan yang telah ditentukan.
“Kami berharap bahwa dapat memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh perundangan-undangan yang nanti dinyatakan oleh KPU,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Benyamin-Pilar menyampaikan visi yakni terwujudnya Tangsel yang unggul dan inovatif. Visi tersebut merupakan bagian dari menuju kota lestari.
“Ini merupakan staging pertama dari rencana jangka panjang 2025-2045, yang visinya adalah Tangsel sebagai kota yang nyaman untuk dihuni kemudian maju dan sejahtera dan berkelanjutan. Saya itu visi dengan lima misi yang memberikan tekanan kepada pengembangan sumber daya manusia ekonomi kreatif digitalisasi pelayanan publik dan beberapa misi-misi yang lain,” ungkapnya.
Baca Juga: KPU Lebak Evaluasi Celah Sengketa Pilkada 2024
Benyamin menyampaikan, setelah melakukan pendaftaran pihaknya bakal melakukan rapat dengan partai politik koalisi untuk membentuk tim kampanye yang nantinya bakal didaftarkan ke KPU.
“Setelah pendaftaran ini kami tentu bersama partai koalisi akan melanjutkan rapat-rapat berikutnya untuk membentuk tim kampanye yang nanti akan didaftarkan ke KPU yang akan menjadi instrumen bagi pasangan kami untuk terjun ke bawah, secepatnya tentu bersama partai koalisi segera bentuk,” ucapnya.
Ia menambahkan, untuk melakukan cek kesehatan KPU Tangsel merencanakan pada 1 September 2024 mendatang. Kata Benyamin, ia dan Pilar bakal menjalani puasa menjelang pemeriksaan.
“Untuk cek kesehatan akan dilaksanakan tanggal 1 September di RSU Sitanala, persiapan khususnya kami harus berpuasa saja, sejak malam harinya hanya boleh minum air putih. Optimis sehat,” katanya.
Sementara, pasangan Ruhamaben-Shinta datang ke kantor KPU Tangsel pada pukul 17.07 WIB. Kedatangan mereka membawa pemain kesenian palang pintu diikuti oleh sejumlah pendukung. Rintik hujan tidak menyurutkan semangatnya. Terdengar juga alat musik qasidah mengiringi kedatangannya.
Aksi kesenian itu pun tidak berlangsung lama, sekitar 5 menit. Mereka berdua nampak menggunakan pakaian bernuansa warna putih dan corak batik. Setelah memasuki ruang pendaftaran, pasangan itu selesai pada 17.50 WIB.

Dalam konferensi pers yang berlangsung di depan gedung KPU Tangsel, Ruhamaben menuturkan bahwa ia dikawal oleh struktur PKS. Ia menyampaikan, belakang waktu terjadi banyak dinamika politik itu merupakan gambaran bahwa demokrasi sudah matang.
“Kami mewakili yang diusung PKS insya Allah ingin menghadirkan kota Tangsel jauh lebih baik dari yang ada saat ini. Mudah-mudahan jika kita diberikan kesempatan kami berdua sudah pernah di legislatif, saya sudah mengetahui juga apa apa yang dibutuhkan oleh rakyat Tangsel. Kita masih banyak melihat celah-celah yang luput dari perhatian atau belum dilaksanakan dengan baik,” paparnya.
Baca Juga: Kajian Sistem Pilkada Masuk Istana, DPR Belum Bergerak
Untuk itu, kata dia, hadirnya mereka diklaim untuk memperbaiki yang kurang. Mereka ingin motto cerdas modern dan religius dapat terwujud dalam segala aspek.
“Tingkat kesejahteraan harus juga dirasakan tumbuh di Tangsel, infrastruktur merata, kesehatan maupun pendidikan dan mudah-mudahan jika Allah berkehendak dan warga Tangsel memilih kami maka insyaallah kita akan wujudkan untuk kebaikan kota Tangsel. Maju kotanya, sejahtera warganya,” katanya.
“Jadi yang pertama harus kita perhatikan adalah data angka kemiskinan yang ada di Tangsel. Ini menjadi perhatian khusus kita sementara ini memang BPS itu dalam menentukan angka kemiskinan kalau menurut saya UMK/UMR itu masih terlalu rendah, sehingga kalau ukurannya itu angka kemiskinan kecil. Padahal kenyataannya itu hidup sulit rasanya di Tangsel,” pungkasnya.
Sementara itu Ketua KPU Tangsel Muhamad Taufik Mizan menyampaikan bahwa pihaknya bakal tetap membuka proses pendaftaran sampai pukul 23.59 WIB. Walaupun, jika mengacu pada jumlah partai politik yang ada hanya tersisa partai Garuda.
“Kita akan tetap tunggu 23.59 WIB walaupun ada 16 koalisi partai politik dan kemudian satu partai politik di satu pasangan calon, bagi kami karena tahapan calon ada di pukul 23.59 WIB kami akan menunggu. Anda bisa simpulkan, hanya dua yang kami terima pendaftarannya diusung koalisi 16 parpol, yang satu diusung partai politik PKS,” katanya.
Selanjutnya, setelah keduanya resmi mendaftar maka pada hari selanjutnya dilakukan verifikasi data dan faktual. Lalu, ditanggal 21 September dilakukan penetapan data pemilih tetap (DPT) dan dilanjutkan penetapan pasangan calon pada 22 September.
“Kita akan verifikasi pasangan calon ini berkas keduanya bahkan nanti kita faktual. Yang pasti di tanggal 22 September itu penetapan pasangan calon dari dua ini terpenuhi,” bebernya. (eko)
























