SATELITNEWS.ID, SEPATAN—Satuan Gugus Covid-19 Kecamatan Sepatan, menggelar kegiatan pemeriksaan rapid test dan swab test kepada komunitas pendidikan tingkat Sekolah Dasar, Rabu (1/7). Kegiatan ini untuk memastikan kesehatan para dewan guru sebelum memasuki tahun pelajaran baru.
Pengawas SD Kecamatan Sepatan, Hidayat mengatakan rapid test dan swab ini merupakan tahap awal yang dilakukan kepada tenaga pengajar (Guru) tingkat Sekolah Dasar (SD). Menurut Hidayat, ada 815 guru dari 31 SD yang akan mengikuti pemeriksaan.
“Di Kabupaten Tangerang, baru Kecamatan Sepatan yang melaksanakan rapid test dan swab test bagi tenaga pengajar. Hari pertama ini sebanyak 300 guru yang melaksanakan rapid test dan swab test,” kata Hidayat, Rabu (1/7).
Hidayat menambahkan pelaksanaan rapid tes pada tenaga pengajar ini sesuai dengan program tim gugus tugas penanganan Covid-19 Kecamatan Sepatan serta Puskesmas Sepatan. Menurut Hidayat, sebelumnya telah disampaikan pemeriksaan terhadap tenaga pengajar termasuk program prioritas penggesaan rapid tes maupun tes swab demi mengantisipasi penyebaran Covid-19 dilingkungan pendidikan. Menurut Hidayat, kegiatan ini dilakukan tiga hari dimulai dari kemarin hingga Jumat.
Hidayatmenjelaskan rapid test dan swab test merupakan tanda keseriusan tenaga pengajar dalam menjaga kesehatan dan untuk memutus mata rantai Covid-19. Dia juga meminta kepada Bupati Tangerang, agar para guru diberikan izin untuk bertemu dengan murid-murid baru karena perlu adanya interaksi dan komunikasi antara murid baru, guru, dan wali murid.
“Wali murid dan anak didik ini perlu kenal dengan guru dan lingkungan sekolah, maka kami mohon kepada pemerintah daerah dalam hal ini Bupati Tangerang untuk memberikan ijin kepada tenaga pengajar untuk memberikan pemahaman terhadap siswa baru yaitu kelas 1,” ucapnya.
Kepala Puskesmas Sepatan, David Setiawan mengatakan, pemeriksaan kali ini khusus guru-guru untuk memastikan kesehatannya, mengingat sebentar lagi guru-guru melaksanakan kegiatan belajar mengajar di tahun pelajaran baru.
“Kita periksa langsung dengan swab agar memastikan bahwa guru-guru pada sehat, kita pun sebagai orang tua menitipkan anak tentunya tenang,” ungkapnya.
Menurut David, kalau guru-guru Se-Kabupaten Tangerang dirapid test dan swab test dan hasilnya bagus tentunya dengan pertimbangan pemerintah daerah kegiatan belajar mengajar bisa dilaksanakan.
“Saya yakin kalau hasil test bagus dan pertimbangan pemerintah daerah tahun pelajar baru bagi siswa bisa dilaksanakan,” ucapnya.
David menjelaskan hasil pemeriksaan akan dibawa terlebih dulu ke Provinsi Banten, dan nanti hasilnya akan keluar lima sampai tujuh hari.
“Kami berharap warga Sepatan semuanya pada sehat,” tandasnya.
Salah satu guru yang mengikuti rapid tes dan swab test Hikmawati mendukung tindakan komunitas pendidikan. “Mudah-mudahan semuanya guru-guru pada sehat, dan virus corona akan segera sirna dan kembali normal untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar,” tutupnya. (alfian/aditya)