SATELITNEWS.COM,TANGERANG—Real Madrid dan Barcelona dipastikan bakal berlangsung alot di Stadion Santiago Bernabeu, Minggu (27/10) pukul 02.00 WIB. Kedua tim sama-sama mengantongi bekal positif di Liga Champions saat keduanya dalam bentrok bertajuk El Clasico itu. Madrid menang telak 5-2 atas Borussia Dortmund, sementara Barca menggasak Bayern Munchen 4-1.
Laga El Clasio benar-benar menarik karena menampilkan performa top Vinicius Junior dan Raphinha. Dua pemain asal Brasil itu sama-sama bikin hat-trick di Liga Champions dan bakal bentrok akhir pekan ini.
Vinicius jadi bintang Real Madrid saat menjamu Borussia Dortmund di Santiago Bernabeu, Rabu (23/10/2024) dini hari WIB. Los Blancos menang 5-2 setelah tertinggal dua gol di babak pertama. Tiga gol disumbang Vinicius untuk Real Madrid di paruh kedua. Itu menjadi hat-trick pertama winger 24 tahun tersebut di panggung Liga Champions.
Pencapaian Vinicius disusul rekan setimnya di Timnas Brasil, Raphinha. Dia turut mencetak tiga gol saat Barcelona berpesta 4-1 saat bersua Bayern Munich di Estadi Olimpic Lluis Companys, Kamis (24/10) dini hari WIB.
Sama seperti Vinicius, Raphinha untuk pertama kalinya sukses mencetak hat-trick di Liga Champions. Dia juga jadi pemain keempat yang memborong tiga gol ke gawang Bayern Munich dalam satu pertandingan setelah Roy Makaay (2002), Sergio Aguero (2014), dan Cristiano Ronaldo (2017) dalam catatan Squawka.
Raphinha kini menempati posisi kedua daftar top skor sementara Liga Champions 2024/2025 dengan 4 gol. Pemain 27 tahun itu hanya kalah dari Harry Kane yang sudah bikin 5 gol.
Vinicius berada di tempat ketiga dengan 3 gol. Dia bersaing dengan 11 pemain lainnya yang sudah mencetak 3 gol di Liga Champions sejauh ini.
Kembali ke Liga Spanyol, saat ini Barcelona masih memegang rekor sebagai tim dengan laju tak terkalahkan terpanjang. Pada rentang April 2017 sampai Mei 2018, Blaugrana melaju 43 pertandingan tanpa tumbang.
Saat ini, Madrid masih menjadi tim yang tidak kalah sejak September 2023. Los Merengues mencatatkan 42 pertandingan tanpa meraih hasil negatif.
Oleh karena itu, Madrid jelas mempunyai motivasi berlipat saat melawan Barcelona pada akhir pekan ini. Kalau sampai meraih kemenangan atau hasil imbang, Madrid akan sejajar dengan Barcelona.
Dalam lima pertandingan terakhir, Madrid unggul atas Barcelona. Tim asuhan Carlo Ancelotti itu membukukan tiga kemenangan dan dua kekalahan.
Saat dijamu Madrid di Liga Spanyol musim lalu, Barcelona menelan kekalahan dengan skor akhir 2-3. Saat itu, gawang Barcelona dibobol oleh Vinicius Junior, Lucas Vazquez, dan Jude Bellingham.
Di sisi lain, kemenangan Barcelona atas Munchen mengakhiri rentetan kekalahan Barcelona dari Bayern. Sebelumnya, Barcelona selalu kalah dari Bayern dalam enam pertemuan terakhir secara beruntun.
Dalam rentetan kekalahan itu, terdapat hasil memalukan 2-8 yang ditelan Barcelona pada Agustus 2020. Terakhir kali Barcelona menang atas Bayern adalah pada Mei 2015.
Dari laga-laga itu, Raphinha memang baru merasakan dua kekalahan. Ia belum gabung Barcelona saat kekalahan telak 2-8. Namun, Raphinha mengaku ikut menderita sebagai fans. Oleh karena itu, ia menyebut kemenangan ini sebagai bentuk pembalasan untuk fans.
“Saya kira ini pembalasan untuk fans. Bagi kami, para pemain, kami tidak menengok ke belakang. Kami fokus ke pertandingan berikutnya. Tapi saya juga menderita di laga-laga itu sebagai fans,” ujar Raphinha seperti dilansir ESPN.
“Ini malam yang luar biasa, spesial, mencetak gol (hat-trick) di penampilan saya yang ke-100 untuk klub. Saya sangat senang dengan penampilan dan bagaimana kami bermain.”
“Sebagai tim, kami bermain sangat baik dan itulah yang paling penting buat saya. Mencatat kemenangan kedua di Liga Champions juga penting,” kata pemain yang mencetak hat-trick ke gawang Bayern itu. (dm)