SATELITNEWS.COM, TANGERANG –Dua anak laki-laki yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) berinisial MF (11) dan AIM (11) tewas tenggelam, saat berenang di danau bekas galian tanah, yang berada di Kampung Ranca Balok, Kelurahan Cukanggalih, Kecamatan Curug, Senin (4/11) sore lalu.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan, bahwa pihaknya mendapatkan laporan telah terjadi musibah tenggelamnya dua orang anak laki-laki berusia 11 tahun, berinisial MF dan AIM di sebuah danau bekas galian, pada Senin (4/11) sore lalu.
“Kami menerima laporan, korban tenggelam berinisial MF (11) dan AIM (11). Korban diduga tewas tenggelam,” kata Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi kepada Satelit News, Selasa (5/11).
Ade menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi yang juga teman kedua korban, yang berinisial M, bahwa awal mulanya MF, AIM dan M sedang bermain dipinggir danau bekas galian tanah, tepatnya di Kampung Ranca Balok, Kelurahan Cukanggalih, Kecamatan Curug.
Lalu, MF dan AIM mengajak M untuk berenang ke danau tersebut. Karena M takut dan tidak bisa berenang, M menolaknya dan hanya bermain di pinggir danau saja. Akhirnya, MF dan AIM langsung berenang ke danau.
“Namun saksi tidak mau berenang dan hanya bermain di pinggir galian saja. Tidak lama, kedua korban minta teriak minta tolong,” ungkapnya.
Baca Juga: Tenggelam di Danau Retensi KP3B, Jaka Wijaya Ditemukan Meninggal Dunia
Setelah mendengar korban meminta tolong, saksi awalnya merasa panik, namun berusaha memanggil warga setempat untuk menolong kedua temannya itu, MF dan AIM. Warga yang merespon permintaan M, langsung ke lokasi untuk menolong MF dan AIM yang tenggelam, dengan membawanya kepinggir danau.
“Namun, setelah korban berhasil diangkat oleh warga, saat dicek kedua anak tersebut sudah meninggal dunia,” pungkasnya. (alfian/aditya)

















