Minggu, 13 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Mudahkan Petani, Pemkab Pandeglang Tambah Kuota Pupuk Bersubsidi

Oleh Mardiana Tirtalaksana
Jumat, 8 Nov 2024 10:17 WIB
Rubrik Banten Region, Kabupaten Pandeglang
Mudahkan Petani, Pemkab Pandeglang Tambah Kuota Pupuk Bersubsidi
FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Pemkab Pandeglang menambah kuota pupuk bersubsidi, bagi para petani. Kebijakan itu diambil, sebagai upaya memudahkan para petani dalam mendapatkan pupuk ketika mulai menggarap sawah mereka.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Pandeglang, M. Nasir mengatakan, awalnya kuota pupuk Urea hanya sebanyak 17.248 ton, kemudian bertambah menjadi 29.481 ton. Sedangkan, untuk pupuk jenis Nitrogen, Fosfor, dan Kalium (NPK) awalnya tersedia 11.669 ton, bertambah menjadi 24.945 ton.

“Alokasi pupuk subsidi di Kabupaten Pandeglang yang awalnya sejumlah 17.248 ton Urea dan 11.669 ton NPK, dimana dengan adanya kebijakan penambahan pupuk bersubsidi tahun 2024 oleh Pemerintah Pusat, Kabupaten Pandeglang merespon cepat dengan menerbitkan SK Bupati pada tanggal 27 Mei 2024 untuk melakukan penyesuaian penambahan alokasi pupuk subsidi menjadi 29.481 ton Urea dan 24.946 ton NPK,” kata Nasir, Jumat (8/11/2024).

Nasir meluruskan, terkait persoalan belum adanya tambahan pupuk yang disampaikan kepada Menteri Pertanian beberapa waktu lalu oleh seorang Kepala Desa (Kades), sepenuhnya tidak benar.

Oleh karena, hal itu disebabkan ketidaktahuan kades yang bersangkutan terkait adanya penambahan kuota pupuk bersubsidi.

“Sehubungan dengan beredarnya berita tentang belum ada tambahan pupuk subsidi dan kesulitan memperoleh pupuk yang disampaikan oleh Kepala Desa Tugu, Kecamatan Cimanggu, pada forum Gerakan Pangan Merah Putih di Jakarta kepada Bapak Amran Sulaiman Menteri Pertanian, kita sudah tambahkan kuotanya, mungkin kadesnya yang belum tahu,” ujarnya.

Baca Juga: Sidak WP, DPRD Pandeglang Canangkan Revisi Perda Pajak Daerah

Nasir menerangkan, upaya penambahan kuota pupuk tersebut sebagai bentuk percepatan agar pupuk subsidi di Pandeglang tersedia. Dengan begitu, program-program swasembada pangan di Pandeglang diharapkan bisa berjalan dengan baik dan kesejahteraan para petani juga bisa terus meningkat, khususnya di Kecamatan Cimanggu.

“Petani di Kecamatan Cimanggu tepatnya di Desa Tugu juga memperoleh penambahan alokasi pupuk Subsidi, yang semula sejumlah 696 ton Urea dan 681 ton NPK bertambah menjadi 1.132 ton Urea dan 1.000 ton NPK,” tambahnya.

BeritaTerbaru

Maulid Ath-Thohariyyah, Bupati Dewi Doakan 8 Orang Hilang di Anak Krakatau

Sabtu, 12 Sep 2026 18:40 WIB

Koramil Cikeusik Dampingi Penyaluran Bantuan Pangan untuk 8.554 KPM

Sabtu, 12 Sep 2026 18:26 WIB

Bupati Pandeglang Jenguk Keluarga ABK yang Hilang Kontak Bersama Lima Jurnalis

Sabtu, 12 Sep 2026 14:19 WIB

Warga Kab Serang yang Tercebur Sumur Berhasil Diselamatkan

Sabtu, 12 Sep 2026 13:52 WIB

Nasir juga mengaku, pihaknya bersama tim sudah melakukan monitoring lapangan.

Hasilnya, para petani di Desa Tugu sampai dengan hari ini mayoritas sudah melakukan penebusan pupuk bersubsidi di Kios Resmi, yaitu Kios Sulung Tani 2. Kios tersebut membantu dalam penyaluran kepada tiga kelompok tani yang terdaftar dari Desa Tugu, Kecamatan Cimanggu.

“Sampai dengan 7 November 2024, Sebanyak 91 Ton Urea dan 20 Ton NPK telah ditebus oleh 542 petani yang tergabung dalam 16 kelompok tani. Kami lakukan pengecekan stok di wilayah kami, dimana pupuk bersubsidi baik itu Urea dan NPK semua tersedia baik di gudang produsen, distributor bahkan stok di kios,” pungkasnya.

Nasir menjelaskan, stok pupuk di Gudang Pupuk Indonesia di Kabupaten Pandeglang hingga hari ini tersedia sebanyak 2.788 ton Urea dan 2.632 ton NPK.

Baca Juga: UPT Puskesmas Bojong Pandeglang Bahas Kesehatan Masyarakat

Jumlah stok tersebut lebih besar 117 persen dari kewajiban pemenuhan ketentuan stok minimum Permendag sebesar 4.651 Ton

Upaya lain yang dilakukan DPKP Pandeglang bersama seluruh mitra dan instansi yang terlibat diantaranya, berperan aktif mendorong pendataan petani yang belum masuk di ERDKK pada setiap kesempatan pembukaan portal ERDKK atau setiap empat bulan sekali.

“Kaitan penambahan pupuk subsidi yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat itu sudah kami informasikan kepada Kelompok Tani, Petani dan KTNA di setiap pertemuan, kami juga menyampaikan bahwa penebusan cukup membawa KTP bagi petani yang terdaftar di ERDKK,” tuturnya.

“Kami pun terus menyisir petani yang memang belum terdaftar di ERDKK untuk dimasukan kedalam data ERDKK ujar Hikmah Yuniansih Koordinator Penyuluh Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang,” sambungnya.

Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Cimanggu, Ade mengatakan, terkait sulitnya mendapatkan pupuk di Cimanggu, hal tersebut tidak benar, karena sudah banyak petani yang mengambil kuota pupuk untuk digunakan.

Mungkin, lanjutnya, hal tersebut disebabkan oleh belum meratanya pembangunan infrastruktur dan menyebabkan akses menjadi sulit.

“Mungkin tantangan Petani dilapangan adalah karena akses infrastruktur jalan, ada juga petani yang menggarap diluar sembilan komoditi penerima subsidi. Seperti, petani kelapa sawit dan kelapa serta status petani yang menggarap lahan di Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) itu tidak bisa di masukan kedalam Simluhtan dikarenakan tidak ada status kepemilikan lahan garapan,” imbuhnya. (adib)

Tags: kabupaten pandeglangM. NasirPara Petani
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Banten Region

Helikopter HR-3604 Perluas Pencarian Rombongan Wartawan di Selat Sunda

Sabtu, 12 Sep 2026 13:04 WIB
Banten Region

Pencarian Jurnalìs yang Hilang Diperluas Melalui Udara dan Laut

Sabtu, 12 Sep 2026 12:34 WIB
Banten Region

Diduga Hirup Gas Beracun Saat Perbaiki Mesin Air, Warga Kab Serang Jatuh ke Sumur

Sabtu, 12 Sep 2026 11:53 WIB
Banten Region

Doa dari Ratusan Masyarakat Carita untuk Keselamatan Rombongan Jurnalis yang Hilang

Sabtu, 12 Sep 2026 09:01 WIB
MELAKUKAN PENCARIAN : Di hari keempat, tim SAR gabungan, melakukan pencarian rombongan wartawan yang dilaporkan hilang di perairan Selat Sunda. (ADIB FAHRI/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

Hari Keempat, Pencarian Rombongan Jurnalis yang Hilang di GAK Masih Nihil

Jumat, 11 Sep 2026 19:57 WIB
PENDAMPINGAN -- Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Banten, melakukan pendampingan terhadap keluarga dari Yudhistiro Pranoto, Jurnalis iNews yang hilang di perairan kawasan Gunung Anak Krakatau. (ISTIMEWA)
Banten Region

PMI Banten Dampingi Keluarga Jurnalis yang Hilang di Gunung Anak Krakatau

Jumat, 11 Sep 2026 18:56 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

CKG Digencarkan, Muhibbin : Bentuk Kehadiran Negara Jaga Kesehatan Rakyat

CKG Digencarkan, Muhibbin : Bentuk Kehadiran Negara Jaga Kesehatan Rakyat

Senin, 7 Sep 2026 17:07 WIB
PMI Banten Salurkan Ribuan Masker, Langkah Perlindungan Masyarakat Akibat Erupsi GAK

PMI Banten Salurkan Ribuan Masker, Langkah Perlindungan Masyarakat Akibat Erupsi GAK

Senin, 7 Sep 2026 17:00 WIB
Wali Kota Tangsel Evaluasi PJJ Satu Hari, Abu Vulkanik Masih Terdeteksi

Wali Kota Tangsel Evaluasi PJJ Satu Hari, Abu Vulkanik Masih Terdeteksi

Senin, 7 Sep 2026 14:14 WIB
Bantu Wilayah Terdampak Kekeringan, PMI Banten Salurkan 840 Ribu Liter Air Bersih

Bantu Wilayah Terdampak Kekeringan, PMI Banten Salurkan 840 Ribu Liter Air Bersih

Minggu, 6 Sep 2026 16:13 WIB

Polisi Tangkap 2 Tersangka Curanmor di Kontrakan, 7 Motor Dicuri

Jumat, 11 Sep 2026 18:59 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.