Rabu, 10 Juni 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Penolakan Proyek PIK 2 Terus Berlanjut, Mahasiswa Gelar Demo

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Kamis, 2 Jan 2025 06:32 WIB
Rubrik Banten Region, Headline, Kabupaten Serang
Penolakan Proyek PIK 2 Terus Berlanjut, Mahasiswa Gelar Demo

UNJUK RASA: Massa yang terdiri dari masyarakat dan mahasiswa menggelar aksi penolakan proyek PIK 2 di Jembatan Jenggot, Desa Tanara, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang pada Selasa (31/12). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, SERANG—Penolakan terhadap proyek Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 di wilayah pesisir pantai Banten Utara masih terus berlanjut. Kali ini, sejumlah mahasiswa dan masyarakat yang tergabung dalam koalisi Rakyat Banten Utara Melawan (Karbala) menggelar aksi demonstrasi penolakan di Desa Tanara, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang pada Selasa (31/12).

Mahasiswa yang tergabung dalam aksi penolakan itu berasal dari berbagai macam organisasi yang antara lain LMND, PMII, Gabungan Mahasiswa Serang Utara (Gamsut), BEM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah. Kemudian dari masyarakat, selain penduduk setempat, turut hadir pula Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tanara dalam aksi tersebut.

Sebelum menggelar aksi, massa berkumpul di Terminal Kecamatan Tanara sekitar pukul 10.00 WIB. Setelah itu barulah kemudian mereka berjalan kaki menuju Jembatan Jenggot dan berkumpul untuk menggelar aksi penolakan di sana. Dalam aksinya, mereka secara tegas menolak kehadiran proyek PIK di wilayah pesisir Banten Utara. Pasalnya, mereka menilai kehadiran proyek properti milik Agung Sedayu Group itu berpotensi banyak menimbulkan masalah, baik bagi masyarakat maupun lingkungan.

Bahkan, kata mereka, masalah yang muncul tidak hanya pada saat proyek tersebut sedang dilaksanakan namun, sejak dalam tahapan prosesnya pun juga berpotensi menimbulkan masalah konflik dengan masyarakat.

“Aksi ini kan bentuk dari respon masyarakat akan ketidak percayaannya terhadap proyek PIK 2,” kata koordinator aksi, Muhajir, Selasa (31/12).

Muhajir mengatakan saat ini, pihak pengembang proyek sudah mulai melakukan perluasan pembebasan lahan di wilayah Serang Utara seperti Kecamatan Tanara, Tirtayasa, dan Kecamatan Pontang. “Karena memang sudah terjadi sekarang pembebasan tanah. PIK 2 inikan banyak yang menggusur tanah-tanah masyarakat, tanah pemerintah,” ujarnya.

Baca Juga: Tiga Sekolah Negeri Baru di Banten Beroperasi Tahun Ini

Bahkan, berdasarkan informasi yang diperolehnya, rencana pembangunan kawasan PIK itu tidak hanya sampai di Kecamatan Pontang Kabupaten Serang saja melainkan ke Merak, Kota Cilegon. “Saya sudah mendapatkan informasinya bahwa perluasan PIK itu di sempadan garis (pantai) Banten Utara,” katanya.

“Berartikan kalau Banten Utara tentunya mulai dari Tangerang sampai ke Sawah Luhur, (kemudian) sampai ke Merak sana,” imbuhnya.

BeritaTerbaru

3 SPPG di Lebak Ditangguhkan, 4 Lainnya Kurang Dana

3 SPPG di Lebak Ditangguhkan, 4 Lainnya Kurang Dana

Selasa, 9 Jun 2026 18:02 WIB
SATGAS KETENAGAKERJAAN – Satuan Tugas Pungutan Liar (Satgas Pungli) Ketenagakerjaan Kabupaten Serang, mendatangi PT Lung Cheong Brothers Industrial di Kecamatan Kragilan dan PT Parkland World Indonesia (PWI 2) di Kecamatan Cikande, Selasa (9/6/2026). (ISTIMEWA)

Satgas Pungli Ketenagakerjaan Kabupaten Serang Datangi Dua Perusahaan, Ini Tujuannya

Selasa, 9 Jun 2026 17:00 WIB
Kebijakan Belanja Pegawai Maksimal 30 Persen Direlaksasi, Begini Respons Wali kota Tangerang

Kebijakan Belanja Pegawai Maksimal 30 Persen Direlaksasi, Begini Respons Wali kota Tangerang

Selasa, 9 Jun 2026 16:04 WIB
MENYAMPAIKAN KETERANGAN : Kepala Dinas PUPR Banten Arlan Marzan menyampaikan keterangan rencana revitalisasi Situ Cikedal kepada wartawan. (ADIB FAHRI/SATELITNEWS.COM)

Fantastis, Anggaran Revitalisasi Situ Cikedal Mencapai Rp9,7 Miliar

Selasa, 9 Jun 2026 15:56 WIB

Dia khawatir, jika hal itu dibiarkan maka akan berdampak pada hilangnya sumber pendapatan masyarakat setempat yang notabene adalah nelayan dan petani.

“Banyak petani di sini, banyak nelayan kalau misalnya tanahnya ini digusur dan diproyeksikan untuk PIK 2 mereka (masyarakat) mau kemana untuk menghasilkan nafkah anak-istrinya?,” ucapnya.

Oleh sebab itu dia berharap, persoalan yang terjadi di wilayah pesisir Banten Utara saat ini mendapat perhatian dari Presiden supaya rencana pembangunan kawasan PIK bisa dihentikan. “Semoga ada kepekaan dari pemerintah wabil khusus pak Presiden Prabowo untuk menyikapi tentang kegelisahan dari masyarakat sekitar,” harapnya.

Ketua BPD Desa Tanara, Jayadi, mengatakan bahwa upaya proses pembebasan lahan untuk pembangunan proyek PIK 2 di wilayah Kecamatan Tanara sudah mulai dilakukan oleh para calo tanah.

Baca Juga: 9 Jamaah Haji Banten Meninggal Dunia di Tanah Suci

“Sudah ada (proses pembebasan tanah) dari mulai si calo-calo tanah ini mengumpulkan data itu sudah. Walaupun mungkin di Tirtayasa, Pontang, belum ada jual beli secara resmi, tapi sudah ada pengumpulan data-data sertifikat dan lain-lain,” katanya.

Kemudian dia juga menuturkan, berdasarkan informasi dari masyarakat, pihak pengembang kerap menggunakan cara-cara intimidasi dalam melakukan upaya proses pembebasan lahannya. Masyarakat diancam tetap akan diurug lahannya, meskipun mereka tidak menjualnya.

“Contoh intimidasinya begini, kalau tidak dijual tetap diurug. Itukan intimidasi, itu saya tidak suka,” tuturnya.

Lalu harga beli tanah yang ditawarkan oleh pihak calo kepada masyarakat dalam proses pembebasan lahan bisa dibilang sangat lah murah. Jayadi menyebut, harga yang ditawarkan yakni sebesar Rp50 ribu per meter. Itu pun, kata dia, uang yang sampai ke tangan masyarakat tidak sesuai dengan harga yang ditawarkan karena adanya potongan di setiap proses pencairannya.

“Rp50 ribu dari sana dipotong Rp10 ribu katanya buat kegiatan mediator, dipotong lagi buat si calo-calo tanah. Ini sampai paling Rp30 ribu, Rp23 ribu sampai ke warga. Sama aja kita makan bakso dan teh botol,” terangnya.

Selain harga yang rendah, Jayadi pun juga menyoroti proses pembebasannya yang tidak transparan. Dan itu yang dia sangat sayangkan.

Baca Juga: Andra Soni Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Banten Tembus 5,9 Persen di Akhir 2026

“Karena itu biasanya senyap dia juga, tidak bisa terbuka. Itulah masalahnya, jual belinya senyap,” ucapnya. (tqs/rmg/gatot)

Tags: BantenmahasiswaPIK 2
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

DAPUR MBG : Salah satu dapur MBG di Kecamatan Labuan sepi. Lokasi itu sebelumnya rumah pribadi kemudian dijadikan dapur MBG dan tidak dilengkapi dengan IPAL. (ISTIMEWA)
Banten Region

SPPG Diduga Melanggar SOP, LIPP Banten Minta Pemerintah Segera Bertindak

Selasa, 9 Jun 2026 15:43 WIB
Ketua Satgas Pengawasan MBG Kabupaten Serang, Najib Hamas. (ISTIMEWA)
Banten Region

Satgas MBG Kabupaten Serang Akan Tindak Tegas SPPG Yang Melanggar

Selasa, 9 Jun 2026 15:34 WIB
5 Orang Pelaku Curanmor Dibekuk Polres Metro Tangerang Kota
Headline

5 Orang Pelaku Curanmor Dibekuk Polres Metro Tangerang Kota

Selasa, 9 Jun 2026 15:12 WIB
IMG_20260609_130155
Banten Region

PKL Dipindah ke Zona Terlarang, Kebijakan Pemkab Lebak Dipertanyakan

Selasa, 9 Jun 2026 13:05 WIB
Pemilihan Ketua RW 01 Cikokol Masih Berpolemik, Warga Demo ke Kelurahan
Headline

Pemilihan Ketua RW 01 Cikokol Masih Berpolemik, Warga Demo ke Kelurahan

Senin, 8 Jun 2026 20:05 WIB
IWAPI Banten Gandeng Tiga Kementerian untuk Perkuat Pengusaha Perempuan dan UMKM
Banten Region

IWAPI Banten Gandeng Tiga Kementerian untuk Perkuat Pengusaha Perempuan dan UMKM

Senin, 8 Jun 2026 19:29 WIB
PT LKM WTP KAB TANGERANG
WTP Kab Tangerang
Dinkes Tangsel Selamat Idul Adha
DAMKAR Tangsel Selamat Idul Adha
BKPSDM Tangsel Selamat Idul Adha
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

Sejumlah Kendaraan Tak Lolos Uji Emisi, DLH Kota Tangerang Ingatkan Agar Tak Terjaring Lagi

Sejumlah Kendaraan Tak Lolos Uji Emisi, DLH Kota Tangerang Ingatkan Agar Tak Terjaring Lagi

Rabu, 3 Jun 2026 14:36 WIB
Ini Prakiraan Cuaca di Kota Tangerang Sepekan Mendatang

Ini Prakiraan Cuaca di Kota Tangerang Sepekan Mendatang

Senin, 8 Jun 2026 14:10 WIB
IMG-20260606-WA0014

Satu Pelajar SMP Tewas Dalam Tawuran di Sindang Jaya, Polisi Tangkap Dua Terduga Pelaku

Sabtu, 6 Jun 2026 08:21 WIB
MENERIMA SERTIFIKAT : Pegawai BPKAD Banten menerima sertifikat usai mengikuti pelatihan Green Finance di Tiongkok. (ISTIMEWA)

Wakili Indonesia, Pegawai BPKAD Banten Ikuti Pelatihan Green Finance di Tiongkok

Kamis, 4 Jun 2026 16:38 WIB
IMG-20260606-WA0022

Hari Ketiga Pencarian, Remaja Tenggelam di Sungai Ciujung Lebak Ditemukan Meninggal

Sabtu, 6 Jun 2026 12:07 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.