Minggu, 18 Oktober 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Promo Oktober Honda Wahana Artha

Penolakan Proyek PIK 2 Terus Berlanjut, Mahasiswa Gelar Demo

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Kamis, 2 Jan 2025 06:32 WIB
Rubrik Banten Region, Headline, Kabupaten Serang
Penolakan Proyek PIK 2 Terus Berlanjut, Mahasiswa Gelar Demo

UNJUK RASA: Massa yang terdiri dari masyarakat dan mahasiswa menggelar aksi penolakan proyek PIK 2 di Jembatan Jenggot, Desa Tanara, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang pada Selasa (31/12). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, SERANG—Penolakan terhadap proyek Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 di wilayah pesisir pantai Banten Utara masih terus berlanjut. Kali ini, sejumlah mahasiswa dan masyarakat yang tergabung dalam koalisi Rakyat Banten Utara Melawan (Karbala) menggelar aksi demonstrasi penolakan di Desa Tanara, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang pada Selasa (31/12).

Mahasiswa yang tergabung dalam aksi penolakan itu berasal dari berbagai macam organisasi yang antara lain LMND, PMII, Gabungan Mahasiswa Serang Utara (Gamsut), BEM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah. Kemudian dari masyarakat, selain penduduk setempat, turut hadir pula Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tanara dalam aksi tersebut.

Sebelum menggelar aksi, massa berkumpul di Terminal Kecamatan Tanara sekitar pukul 10.00 WIB. Setelah itu barulah kemudian mereka berjalan kaki menuju Jembatan Jenggot dan berkumpul untuk menggelar aksi penolakan di sana. Dalam aksinya, mereka secara tegas menolak kehadiran proyek PIK di wilayah pesisir Banten Utara. Pasalnya, mereka menilai kehadiran proyek properti milik Agung Sedayu Group itu berpotensi banyak menimbulkan masalah, baik bagi masyarakat maupun lingkungan.

Bahkan, kata mereka, masalah yang muncul tidak hanya pada saat proyek tersebut sedang dilaksanakan namun, sejak dalam tahapan prosesnya pun juga berpotensi menimbulkan masalah konflik dengan masyarakat.

“Aksi ini kan bentuk dari respon masyarakat akan ketidak percayaannya terhadap proyek PIK 2,” kata koordinator aksi, Muhajir, Selasa (31/12).

Muhajir mengatakan saat ini, pihak pengembang proyek sudah mulai melakukan perluasan pembebasan lahan di wilayah Serang Utara seperti Kecamatan Tanara, Tirtayasa, dan Kecamatan Pontang. “Karena memang sudah terjadi sekarang pembebasan tanah. PIK 2 inikan banyak yang menggusur tanah-tanah masyarakat, tanah pemerintah,” ujarnya.

Baca Juga: Pengamat Dukung Gaji PPPK Paruh Waktu Dianggarkan Pemprov Banten pada 2027

Bahkan, berdasarkan informasi yang diperolehnya, rencana pembangunan kawasan PIK itu tidak hanya sampai di Kecamatan Pontang Kabupaten Serang saja melainkan ke Merak, Kota Cilegon. “Saya sudah mendapatkan informasinya bahwa perluasan PIK itu di sempadan garis (pantai) Banten Utara,” katanya.

“Berartikan kalau Banten Utara tentunya mulai dari Tangerang sampai ke Sawah Luhur, (kemudian) sampai ke Merak sana,” imbuhnya.

BeritaTerbaru

BERKUNJUNG -- Sejumlah pelaku bisnis dari Papua Nugini, berkunjung ke Wisata Bukit Sinyonya, serta berfoto bersama dengan Kades Bandung, Kecamatan Banjar Kabupaten Pandeglang, belum lama ini. (ISTIMEWA)

Desa Bandung Pandeglang Siap Export Ikan Mas Sinyonya dan Udang Sawah ke Papua Nugini

Minggu, 18 Okt 2026 16:55 WIB
Polisi Temukan Gudang Miras di Pasar Cimanggis, Pemkot Tangsel Diminta Tegas

Polisi Temukan Gudang Miras di Pasar Cimanggis, Pemkot Tangsel Diminta Tegas

Minggu, 18 Okt 2026 16:24 WIB
Kampus URI Kandas di Lebak, Eks HGU Sawit Kini Diincar Brimob

Kampus URI Kandas di Lebak, Kawasan Eks HGU Sawit Kini Diincar Brimob

Minggu, 18 Okt 2026 16:19 WIB
Tekan Biaya Operasional, OPD Lebak Bakal Dirampingkan

Tekan Biaya Operasional, OPD Lebak Siap Dirampingkan

Minggu, 18 Okt 2026 15:06 WIB

Dia khawatir, jika hal itu dibiarkan maka akan berdampak pada hilangnya sumber pendapatan masyarakat setempat yang notabene adalah nelayan dan petani.

“Banyak petani di sini, banyak nelayan kalau misalnya tanahnya ini digusur dan diproyeksikan untuk PIK 2 mereka (masyarakat) mau kemana untuk menghasilkan nafkah anak-istrinya?,” ucapnya.

Oleh sebab itu dia berharap, persoalan yang terjadi di wilayah pesisir Banten Utara saat ini mendapat perhatian dari Presiden supaya rencana pembangunan kawasan PIK bisa dihentikan. “Semoga ada kepekaan dari pemerintah wabil khusus pak Presiden Prabowo untuk menyikapi tentang kegelisahan dari masyarakat sekitar,” harapnya.

Ketua BPD Desa Tanara, Jayadi, mengatakan bahwa upaya proses pembebasan lahan untuk pembangunan proyek PIK 2 di wilayah Kecamatan Tanara sudah mulai dilakukan oleh para calo tanah.

Baca Juga: Anggaran Porprov Banten Belum Juga Cair

“Sudah ada (proses pembebasan tanah) dari mulai si calo-calo tanah ini mengumpulkan data itu sudah. Walaupun mungkin di Tirtayasa, Pontang, belum ada jual beli secara resmi, tapi sudah ada pengumpulan data-data sertifikat dan lain-lain,” katanya.

Kemudian dia juga menuturkan, berdasarkan informasi dari masyarakat, pihak pengembang kerap menggunakan cara-cara intimidasi dalam melakukan upaya proses pembebasan lahannya. Masyarakat diancam tetap akan diurug lahannya, meskipun mereka tidak menjualnya.

“Contoh intimidasinya begini, kalau tidak dijual tetap diurug. Itukan intimidasi, itu saya tidak suka,” tuturnya.

Lalu harga beli tanah yang ditawarkan oleh pihak calo kepada masyarakat dalam proses pembebasan lahan bisa dibilang sangat lah murah. Jayadi menyebut, harga yang ditawarkan yakni sebesar Rp50 ribu per meter. Itu pun, kata dia, uang yang sampai ke tangan masyarakat tidak sesuai dengan harga yang ditawarkan karena adanya potongan di setiap proses pencairannya.

“Rp50 ribu dari sana dipotong Rp10 ribu katanya buat kegiatan mediator, dipotong lagi buat si calo-calo tanah. Ini sampai paling Rp30 ribu, Rp23 ribu sampai ke warga. Sama aja kita makan bakso dan teh botol,” terangnya.

Selain harga yang rendah, Jayadi pun juga menyoroti proses pembebasannya yang tidak transparan. Dan itu yang dia sangat sayangkan.

“Karena itu biasanya senyap dia juga, tidak bisa terbuka. Itulah masalahnya, jual belinya senyap,” ucapnya. (tqs/rmg/gatot)

Tags: BantenmahasiswaPIK 2
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

MENYAPA ANAK : Gubernur Banten Andra Soni, menyapa anak penerima bantuan Sekolah Rakyat di Kabupaten Lebak, beberapa waktu lalu. Di tahun depan, Pemprov Banten menambah anggaran untuk sekolah gratis hingga Rp520 Miliaran. (ISTIMEWA)
Banten Region

Tahun 2027, Anggaran Sekolah Gratis di Banten Bertambah Rp220 Miliar

Minggu, 18 Okt 2026 14:47 WIB
MENYAMPAIKAN SAMBUTAN : Gubernur Banten Andra Soni, menyampaikan sambutan pada momen perayaan Hari Santri Nasional. (ISTIMEWA)
Banten Region

Refleksi HSN, Andra: Santri Garda Terdepan Pembangunan di Banten

Minggu, 18 Okt 2026 14:16 WIB
Polda Banten Periksa 70 Pengunjung THM, Amankan 914 Botol Miras
Banten Region

Polda Banten Periksa 70 Pengunjung THM, Amankan 914 Botol Miras

Sabtu, 17 Okt 2026 16:18 WIB
Andra Soni Ajak Al Khairiyah Perkuat Pendidikan Banten, Sekolah Gratis Jadi Sorotan
Banten Region

Andra Soni Ajak Al Khairiyah Perkuat Pendidikan Banten, Sekolah Gratis Jadi Sorotan

Sabtu, 17 Okt 2026 11:12 WIB
Wajib Mengaji Bakal Jadi Muatan Lokal di Sekolah Banten
Banten Region

Wajib Mengaji Bakal Jadi Muatan Lokal di Sekolah Banten

Sabtu, 17 Okt 2026 11:07 WIB
Kabel Internet Semrawut di Pandeglang Bakal Ditertibkan Sepanjang 14 Km, Ini Skemanya
Banten Region

Kabel Internet Semrawut di Pandeglang Bakal Ditertibkan Sepanjang 14 Km, Ini Skemanya

Sabtu, 17 Okt 2026 10:52 WIB
Promo Oktober Honda Wahana Artha Promo Oktober Honda Wahana Artha
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja
500 th Kabupaten Serang Ahmad Muhibbin DPC Gerindra Kab Serang
Selamat Hari Jadi Ke 26 Provinsi Banten DPD HKTI Prov. Banten
Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni

Berita Pilihan

MEMBERIKAN KETERANGAN : Wagub Banten Achmad Dimyati Natakusumah, menyampaikan keterangan kepada wartawan, terkait investasi di Banten. (ISTIMEWA)

Wagub Dimyati Paparkan Investasi Banten, Pengamat: Harus Berdampak kepada Masyarakat

Selasa, 13 Okt 2026 10:35 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Jumat 9 Oktober, Cek Lokasinya

Layanan SIM Keliling Jakarta Rabu 14 Oktober, Cek Lokasinya

Rabu, 14 Okt 2026 07:17 WIB
Ketua PSSI Erick Thohir Fokus Bawa Timnas ke Piala Dunia 2030

Ketua PSSI Erick Thohir Fokus Bawa Timnas ke Piala Dunia 2030

Rabu, 14 Okt 2026 07:10 WIB
Peringati HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, EcoSuLe dan Scooterist Tangerang Tuangkan 10.000 Liter Eco Enzyme

Peringati HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, EcoSuLe, Relawan dan Scooterist Tangerang Tuangkan 10.000 Liter Eco Enzyme

Selasa, 13 Okt 2026 16:58 WIB
Kasus Campak di Lebak Meningkat, Dinkes Imbau Imunisasi Balita Tak Ditunda

Stunting Masih Menghantui Lebak, 4.923 Balita Terdampak

Selasa, 13 Okt 2026 12:17 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.