SATELITNEWS.ID, RANGKASBITUNG—Imbas pelayanan air bersih oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Multatuli yang dianggap tak baik membuat Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebak, Agus Suhendra angkat bicara. Wakil rakyat ini pun menilai suatu kewajaran terkait tuntutan masyarakat yang meminta Direktur PDAM Tirta Multatuli , Oya Masri mundur dari jabatannya.
Menurut Agus, persoalan kerap dikeluhkannya pelayanan yang diberikan PDAM kepada pelanggan bukan pertama kali, melainkan sudah beberapa kali. Bahkan DPRD pun sudah memanggil pihak manajemen PDAM serta mendesak untuk meningkatkan pelayanannya. “Persoalan ini kan sering terjadi, masyarakat juga sering mengeluh, tapi tidak pernah ada solusi. Jadi ini ketidakprofesionalan dari PDAM Tirta Multatuli,” kata Agus Suhendra, kemarin.
Ia juga mengaku, Komisi II sering memanggil pimpinan perusahaan pelat merah itu, tapi alasannya selalu tidak masuk akal. “Setiap ada aduan dari masyarakat kami panggil manajemennya, tetapi jawabnnya klasik, paling masalah pompa rusak dan kekeringan. Padahal setiap tahunnya selalu di-support anggaran paling besar setiap tahunnya, namun hasilnya selalu rugi,” ujarnya.
Nah dengan kondisi seperti ini, Agus berharap, Direktur PDAM Tirta Multatuli, Oya Masri untuk segera mundur. “Yah kalau tidak mampu lagi, kenapa tidak mundur aja sebagai direktur, cari yang kompeten dan profesional,” tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, para pelanggan PDAM Tirta Multatuli Lebak, mengeluhkan pendistribusian air bersih yang kerap mati, tidak hanya mati belakangan kualitasnya juga buruk. Sehingga dengan kondisi tersebut aktivitas khususnya pelanggan terganggu.
Enjang, salah satu pelanggan PDAM Tirta Multatuli Lebak mengatakan, distribusi air bersih PDAM kerap mati. Kondisi tersebut bukan yang pertama kali terjadi. Dua pekan terakhir sudah tiga kali air PDAM tidak ngocor. “Sudah sering mati, ketika ada kualitas airnya juga buruk. Tidak layak dikonsumsi,” katanya.
Baca Juga: Massa Desak Juwita Mundur dari Ketua DPRD Lebak
Saat itu juga Direktur PDAM Tirta Multatuli Lebak, Oya Masri membenarkan adanya gangguan distribusi air bersih. Penyebabnya, kata Oya, diakibatkan adanya penurunan daya listrik sehingga intake tidak bisa mengangkat air produksi.”Mohon maaf kepada pelanggan atas gangguannya, karena ada penurunan spaning listrik mengganggu kegiatan produksi,” ujarnya. (mulyana/made)
























