SATELITNEWS.COM, TANGERANG-Menteri Energi dan Sumber Daya Alam (ESDM) Bahlil Lahadalia mengunjungi pangkalan resmi gas elpiji Budi Setiawan yang berada di Jalan Palem Raya, Cibodasari, Cibodas, Kota Tangerang pada Selasa (4/2/2025).
Kunjunganya itu untuk mengecek ketersediaan stok gas elpiki 3 kg yang beberapa hari terakhir mengalami kelangkaan.
Bahlil tiba sekira pukul 10.40 WIB didampingi Wali kota Tangerang terpilih, yakni Sachrudin.
Bahlil kemudian masuk ke dalam pangkalan resmi tersebut untuk bertemu dan berdialog dengan sang pemilik untuk menanyakan ketersediaan stok gas 3 kg yang disubsidi Pemerintah.
Usai berdialog, Bahlil lalu keluar untuk melihat warga yang tengah mengantre gas 3 kg sejak pagi. Sesekali Bahlil berinteraksi dan mendengar keluhan warga, saat warga membeli gas 3 kg tersebut.
Kepada awak media, Bahlil mengaku bahwa terdapat penyalahgunaan gas subsidi 3 kg. Oleh karenanya, pihaknya akan memperbaiki terkait kegaduhan yang terjadi di kalangan masyarakat karena isu kelangkaan gas melon tersebut.
Baca Juga: Pemerintah Beri Sinyal Kenaikan Harga BBM RON 92
“Kita harus fair untuk memperbaiki. Tapi juga diakui kan bahwa ada yang menyalahgunakan subsidi yang harus kita perbaiki. Itu yang paling penting,” ungkapnya.
Bahlil menyebut bahwa para pengecer yang sebelumnya tidak boleh menjual gas subsidi tersebut, sudah boleh kembali menjual gas tersebut.
“Sudah mulai hari ini. Sudah mulai hari ini. Dinaikkan statusnya menjadi sub-pangkalan. Dengan harga yang kita kontrol, agar harganya tidak dinaikkan semau-maunya. Kalau harganya dinaikkan Rp25.000-Rp30.000 pergalon itu kan kasihan,” katanya.
“Harga kita minta, harga tidak boleh lebih dari Rp19 ribu. Maksimal Rp19 ribu. Ini kita akan lakukan terus-menerus,” sambungnya. (hafiz/made)
























