SATELITNEWS.COM, TANGSEL–Warga di Jalan Raya Serpong, Pakulonan, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengeluhkan adanya tumpukan sampah di tengah separator atau pembatas jalan.
Lokasi yang berada persis di depan RSU Serpong Utara itu rupa sudah berlangsung selama dua hari. Hal tersebut diungkapkan salah satu pedagang disekitar lokasi bernama Irfan (50).
“Sudah dua hari tidak diangkat. Sudah bau itu, apalagi kalau hujan ngalir kemari air sampahnya,” ujarnya saat ditemui, Jumat (7/2/2025).
Irfan mengatakan, seharusnya ada armada yang mengangkut sampah setiap hari. Namun, sudah dua tidak ada yang datang untuk mengangkut. Sampah itu, lanjut dia, dibuang oleh warga sekitar.
“Iya setiap hari sampah kan ada tiap hari. Mungkin ada masalah kali, biasanya mobil datang. Bau banget, apalagi buat orang dagang makanan. Pengaruhnya besar lah, apalagi sampahnya masakan semua gampang bau. Mungkin kali pembayaran ngga lancar, masa iya sih kalau misal orang dibayar kerjanya ngga bener,” jelasnya.
Irfan menyampaikan, kondisi itu sangat mengganggu lantaran menimbulkan aroma tak sedap. Apalagi, kata dia, jika hujan turun, air sampah mengalir ke tempat ia dan sang istri berjualan nasi. Terkadang, kondisi ini dikeluhkan orang pembeli yang makan.
Baca Juga: Perbaikan Jalan Husein Sastranegara Kota Tangerang Rampung Dikerjakan
“Sangat mengganggu, kemungkinan ini bukan masalah kendaraan tidak mungkin soalnya, mungkin masalah pembayaran. Soalnya tidak biasanya ampe dua hari. Sekarang musim hujan, airnya turun warga juga pada komplen soalnya sampah sepanjang jalan,” ucapnya.
Pantauan di lokasi, sampah didominasi oleh limbah rumah tangga. Buntalan plastik tersusun rapih ditengah jalan secara terpisah pisan pada beberapa titik.
Warga lainnya, Egy menyampaikan bahwa pemandangan itu tidak sedap dipandang. Apalagi, kata dia, lokasinya berapa didepan RSU dan Kantor Kelurahan Pakulonan.
“Tidak elok aja dilihatnya, apalagi ini jalan utama, jalan besar yang banyak dilewati kendaraan,” pungkasnya. (eko)
