SATELITNEWS.COM,TANGERANG—Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang menuntaskan perbaikan sejumlah titik kerusakan di Jalan Husein Sastranegara, Kecamatan Benda, yang sebelumnya dikeluhkan warga karena memicu kecelakaan lalu lintas.
Kepala Bidang Operasional dan Pemeliharaan Dinas PUPR Kota Tangerang Iwan Nursyamsu mengatakan, perbaikan dilakukan dengan pengaspalan ulang dan penambalan lubang di sejumlah titik sepanjang ruas jalan tersebut.
“Kami bergerak cepat memperbaiki sejumlah titik kerusakan di Jalan Husein Sastranegara. Sepanjang ruas jalan di depan Kantor Kecamatan Benda sampai Puskesmas Benda semuanya sudah berhasil ditambal tadi malam,” ujar Iwan, Jumat (5/6).
Menurut dia, perbaikan dilakukan sebagai bagian dari komitmen Pemkot Tangerang dalam menjaga kualitas infrastruktur jalan agar tetap aman dan nyaman digunakan masyarakat.
Jalan Husein Sastranegara merupakan salah satu jalur strategis yang menghubungkan Jalan Raya Daan Mogot dengan Jalan Perimeter Selatan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta serta akses menuju Gerbang Tol Benda.
Iwan menuturkan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi jalan tersebut mengingat tingginya intensitas kendaraan yang melintas, termasuk kendaraan berat dari kawasan industri dan pergudangan di sekitar bandara.
Baca Juga: Layanan SIM Kota Tangerang Sabtu 6 Juni 2026, Cek Lokasinya
“Kami ke depannya terus melakukan pemantauan kondisi di lapangan, apalagi Jalan Husein Sastranegara ini banyak dilalui kendaraan berat karena memang menjadi akses industri dan pergudangan yang ada di sekitar bandara,” katanya.
Selain Jalan Husein Sastranegara, Dinas PUPR Kota Tangerang juga menyelesaikan perbaikan di sejumlah ruas jalan lain dalam sepekan terakhir, antara lain Jalan Taman Elang Periuk, Jalan Raden Saleh dan Jalan HOS Cokroaminoto di Karang Tengah, Jembatan Jalan Maulana Hasanudin di Cipondoh, serta Jalan Pajajaran di Jatiuwung.
Sebelumnya, kondisi Jalan Husein Sastranegara menjadi sorotan warga setelah sejumlah kecelakaan terjadi akibat jalan berlubang yang tertutup genangan air, terutama di kawasan tikungan jalan.
Pada Selasa (20/1/2026), sedikitnya dua pengendara sepeda motor dilaporkan terjatuh saat melintasi lokasi tersebut. Warga sekitar, Saroh atau yang akrab disapa Gobang, mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 10.30 WIB.
“Baru saja tadi ada dua motor jatuh. Kejadiannya sekitar setengah sebelasan,” kata Gobang saat ditemui di lokasi.
Menurut dia, kecelakaan di titik tersebut bukan kali pertama terjadi. Dalam kurun sepekan sebelum perbaikan dilakukan, sedikitnya lima pengendara dilaporkan terjatuh akibat kondisi jalan yang berlubang di bagian tengah maupun tepi jalan.
Baca Juga: Tiga Proyek Peningkatan Fasilitas TPA Rawa Kucing Mulai Direalisasikan
Kondisi itu semakin berbahaya saat hujan turun karena lubang-lubang tertutup genangan air sehingga sulit terlihat oleh pengendara.
“Kalau hujan banjir sampai segini. Lubangnya tidak kelihatan karena tergenang air,” ujarnya.
Warga juga mengeluhkan minimnya fasilitas keselamatan di lokasi tersebut, seperti penerangan jalan dan rambu peringatan. Menurut Gobang, persoalan itu telah beberapa kali disampaikan dalam forum warga maupun pertemuan dengan pihak terkait, namun saat itu belum ada tindak lanjut.
Dengan selesainya perbaikan jalan, warga berharap risiko kecelakaan dapat berkurang dan aktivitas lalu lintas di jalur penghubung kawasan industri, permukiman, serta akses menuju bandara dapat kembali berjalan lancar. (ari)
