SATELITNEWS.COM, SERANG – PT Bank Perekonomian Serang (BPR) Serang, berupaya menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, terkait sistem pembayaran gaji atau Payrol PPPK. Hal itu dilakukan, dalam upaya meningkatkan likuiditas.
Direktur Utama PT BPR Serang, Dadi Suryadi mengatakan, kepercayaan masyarakat terhadap BPR Serang saat ini sudah cukup baik. Ini terlihat, dari neraca sejak tahun 2023 ke 2024 menunjukkan laba yang diperoleh mengalami peningkatan cukup signifikan.
“Kepercayaan masyarakat Serang, Banten, Alhamdulillah untuk tabungan depositonya, termasuk rekanan kita dengan Bank UMKM Jawa Timur, dengan Sidoarjo yang menyimpan uang di kita,” kata Dadi, Selasa (11/2/2025).
Namun demikian, kata Dadi, pihaknya terus berupaya untuk meningkatkan likuiditas. Upaya yang tengah dilakukan antara lain menjalin kerjasama dengan Pemkab Serang agar Payroll PPPK dialihkan ke BPR.
“Saya sudah mengajukan surat ke Pemerintah Daerah, ke Ibu Bupati, dan untuk meningkatkan likuiditas saya juga ada beberapa poin yaitu sekolah SD sudah di BPR semua, tinggal SMP, saya sudah minta permohonan Bupati untuk menyimpan di BPR, termasuk ASN agar tabungan hari pensiunnya ada di BPR,” ujarnya.
Menurut Dadi, jika Payroll PPPK dikembalikan ke PT BPR Serang, maka NPL-⁴nya bisa dibawah 5 persen. Karena BPR lain pun contoh seperti di Tangerang dan Pandeglang Payroll nya di BPR bahkan Jawa Timur dan Jawa Tengah juga rata rata begitu.
Terkait dengan penyertaan modal dari Pemkab Serang untuk PT BPR Serang, Dadi mengungkapkan, pihaknya pada tahun ini telah mengajukan sebesar Rp 5 miliar untuk penyertaan modal.
“Tapi saya kurang tahu prosesnya, itu ada di DPRD,” pungkasnya. (sidik)