SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Nasib nahas dialami Saadiah (50), warga Kampung Gonggong RT/RW 003/004, Desa Cipicung, Kecamatan Cikedal, Kabupaten Pandeglang.
Setelah dilaporkan hilang dua hari, wanita paruh baya itu ditemukan tewas di dalam sumur, tak jauh dari tempat tinggalnya.
Anak korban, Nana Suryana (31) mengatakan, sejak dua hari ibunya hilang dan tidak diketahui keberadaannya, meski sudah dilakukan pencarian. Bahkan, dirinya sudah menanyakan keberadaan korban kepada kerabat dan tetangganya, namun tidak ada yang mengetahui.
“Sudah kurang lebih dua hari tidak d ketahui keberadaannya, tidak ada di rumah dan sudah di lakukan pencarian serta menanyakan kepada sanak saudara tidak ada yang mengetahui,” kata Nana, Kamis (20/2/2025).
Dia mengaku, jasad korban pertama kali ditemukan oleh dirinya ketika akan mandi. Pada saat itu, dia mencium bau tidak sedap dari dalam bak penampungan didalam sumur dan kondisi air sudah berbusa.
“Ketika melihat kedalam sumur ditemukan dalam kondisi meninggal. Kemudian saya kabarin semuanya, dan meminta bantuan untuk mengangkat jenazah,” tambahnya.
Kepala Sub Seksi (Kasubsi) Siaga dan Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Banten, Risky Dwianto mengatakan, pihaknya menerima laporan adanya seorang warga Pandeglang yang meninggal didalam sumur. Mengetahui hal itu, dia dan personel lainnya segera kelokasi kejadian dan melakukan evakuasi.
“Tim berhasil mengevakuasi korban pada pukul 18.37 wib dalam keadaan meninggal dunia yang selanjutnya korban langsung dibawa ke rumah duka untuk diurus dan dimakamkan oleh pihak keluarga,” ujarnya.
Dia mengatakan, korban ditemukan tidak sadarkan diri di dalam sumur belakang rumah dengan kedalaman sumur 15 meter dalam keadaan terlungkup. Untuk hal lain, pihaknya belum bisa memberikan komentar, karena hanya bertugas melakukan evakuasi.
“Segera kita bawa dan kita serahkan kepada pihak keluarga untuk diurus. Mengenai indikasi atau dugaan lainnya, kita belum bisa menyimpulkan, bisa saja karena terpeleset karena sudah tua,” imbuhnya. (adib)