SATELITNEWS.COM, LEBAK—Tak terima motor kesayangannya dirampas di tengah jalan yang diduga dilakukan oleh debt colector, Umin (66) warga Kampung Korehek, Desa Sindangsari, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak, melaporkan kejadian tersebut ke Polisi. Kasusnya kini tengah ditangani.
Berdasarkan pengakuan korban, peristiwa itu terjadi ruas jalan di wilayah Kecamatan Cikulur, Rabu (26/2/2025) saat dirinya hendak pulang dari acara resepsi pernikahan. Kala itu, beberapa orang yang diduga debt colector menghentikan laju sepeda motor yang dikendarainya.
Dirinya pun menghentikan laju kendaraannya. Tanpa banyak basa-basi, profesi yang sering dijuluki “mata elang” (matel) tersebut menyebutkan bahwa motor yang dikendararai belum membayar angsuran sesuai tanggal yang disepakati.
“Kejadiannya di Kecamatan Cikulur, matel tersebut langsung memberhentikan saya dan menanyakan jika sepeda motor tersebut telat membayar angsuran dan matel pun langsung membawa sepeda motor,” kata Umin saat dihubungi, Kamis (27/2/2025).
Tak terima atas kejadian tersebut, Umin pun melaporkan kejadian tersebut kepada aparat kepolisian. Bahkan, pengakuan dirinya sudah mengetahui identitas para debt colector itu setelah mendapatkan rekaman video CCTV dan keterangan sejumlah warga yang tahu identitas para penagih utang itu.
“Para debt colector sudah diketahui melalui rekaman CCTV yang berada di lokasi kejadian, saat ini peristiwa perampasan motor sudah dilaporkannya kepada pihak yang berwajib,” ujarnya.
Baca Juga: Polres Lebak Siagakan Satgas Karhutla
Di tangan kepolisian Umin berharap kasus yang menimpa bisa segera ditindaklanjuti agar kejadian serupa tidak menimpa orang lain. “Saya harap bisa segera ditindaklanjuti. Sebab, perampasan di tengah jalan sangat membahayakan bagi pemilik kendaran maupun pengendara lainnya,” tandasnya.
Kanit Kriminal Umum (Krimum) Polres Lebak Ipda Sutrisno membenarkan ada warga yang telah melaporkan kejadian perampasan motor yang diduga dilakukan oleh debt colector. “Benar, laporan sudah ada. Saat ini kita tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut,” ucap Sutrisno singkat. (mulyana)
























