SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Sesuai instruksi Presiden Prabowo Wubianto, Pemerintah Kabupaten Tangerang melakukan efisiensi anggaran pada APBD 2025. Dari kebijakan tersebut, Pemkab menghemat 171 miliar rupiah.
Sekda Kabupaten Tangerang yang juga Plh Bupati Tangerang Soma Atmaja mengatakan pemangkasan anggaran paling besar dilakukan terhadap perjalanan dinas. Selain itu biaya rapat di hotel pun dikurangi.
“Efisiensi yang lumayan besar dari pemangkasan SPPD, pengurangan biaya rapat-rapat di hotel, perjalanan dinas keluar kota, ataupun luar negeri,” kata Soma Atmaja, Rabu (26/2).
Soma mengatakan anggaran yang berhasil diefisiensikan Rp 171 miliar. Anggaran tersebut akan dialihkan ke lima hal pokok yang diutamakan. Yaitu, bidang pendidikan, kesehatan, penanganan stunting, penanganan kemiskinan ekstrem dan meningkatkan ketahanan pangan.
“Anggaran itu, akan kita larikan pemanfaatkan itu kelima hal pokok utama, yaitu pendidikan, kesehatan, stunting, kemiskinan, esktrem, dan ketahanan pangan, ” katanya.
Menurut Soma, pengalihan anggaran itu diyakini berdampak positif. Dengan bertambahnya anggaran diharapkan kualitas pendidikan dapat lebih ditingkatkan. Rencananya sebagian anggaran tersebut akan digunakan untuk memberikan subsidi kepada sekolah swasta. Sedangkan untuk kesehatan, anggaran digunakan untuk meningkatkan pelayanan di seluruh RSUD di Kabupaten Tangerang, dan beberapa Puskesmas.
“Tentunya, ini keberkahan untuk pendidikan, kesehatan, dan masyarakat. Karena, rasionalisasi ini sesuai dengan arahan pak presiden, untuk mengurangi pengeluaran biaya-biaya yang tidak begitu penting. Dan, diarahkan ke suatu hal yang lebih penting,” tandasnya.
Baca Juga: Proyek Hutan Bambu Dianggap Mubazir, Ini Penjelasan Pemkab Tangerang
Untuk ketahanan pangan, kata Soma Atmaja, nanti lahan-lahan kosong di Kabupaten Tangerang akan ditanami, tanaman-tanaman yang nantinya dari hasil panen tersebut bisa dikonsumsi oleh masyarakat di Kabupaten Tangerang sendiri. Semisal, cabai, sayur mayur, dan sebagainya. Dia juga berharap, dengan adanya program tersebut Kabupaten Tangerang akan menjadi semakin gemilang, dan terciptanya Indonesia emas di tahun 2045 mendatang.
“Tentunya, semua ini dilakukan untuk menciptakan Indonesia Emas dan Kabupaten Tangerang semakin gemilang, ” katanya. (alfian)
























